Taubat Tanpa Menunggu Dosa

0
43
Taubat Tanpa Menunggu Dosa

Taubat Tanpa Menunggu Dosa – Taubat biasanya identik dengan pendosa. Padahal, manusia tak bisa lepas dari dosa. Oleh sebab itu, hendaknya kita sebagai umat muslim bertaubat tanpa harus menunggu berbuat dosa dulu. Bahkan, terkadang Masyarakat awam mengira bahwa taubat hanyalah untuk orang-orang yang berbuat dosa besar.

Tingkatan-tingkatan Taubat

Abdul Wahhab As-Sya’roni menjelaskan bahwa ada beberapa tingkatan taubat. Tingkatan pertama adalah yang paling dasar, yaitu bertaubat dengan tidak mengulangi perbuatan dosa, baik besar maupun kecil.

Kemudian, tingkatan kedua ialah bertaubat dari merasa diri sebagai orang baik, atau merasa dirinya sudah mampu bertaubat. Pasalnya, perasaan semacam ini adalah kesalahan besar dan termasuk penyakit hati yang halus.

Lalu, tingkatan ketiga adalah yang paling puncak, yakni bertaubat dengan kembali mengingat Allah dari kelalaian mengingat-Nya meski hanya sekejap. Pasalnya, melupakan Allah jelas merupakan dosa besar. Sekarang, tinggal kita sendiri yang meraba diri masing-masing, di mana posisi kita dalam 3 tingkatan itu.

Taubat Tanpa Menunggu Dosa

Dalam hidup ini, kita harus selalu berhati-hati karena setan terus mengintai dan menunggu manusia lengah. Jika sudah lengah, setan siap menjerumuskan manusia ke dalam jurang dosa. Itulah kenapa Allah berfirman:

فَٱستَقِم كَمَآ أُمِرتَ وَمَن تَابَ مَعَكَ

“Maka tetaplah kamu di jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan orang-orang yang telah bertaubat bersamamu.” (1)

Jadi, bertaubat tak harus menunggu berbuat dosa dulu. Tapi, setiap dosa harus ditaubati sesegera mungkin. Karena manusia pada dasarnya hidup dalam kubangan dosa, baik sengaja maupun tidak, baik dhahir maupun batin.

Allah Menyukai Orang-orang yang Bertaubat

Taubat adalah kesempatan yang Allah berikan kepada hamba-Nya yang berbuat dosa. Dengan kata lain, bertaubat merupakan peluang emas untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Maka, segeralah bertaubat jika ingin disayang Allah. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

إن الله يحب التوابين

“Sungguh Allah mencintai orang-orang yang bertaubat.” (2)

Ayat di atas memperlihatkan bahwa Allah mengistimewakan orang-orang yang bertaubat. Orang yang tidak mau bertaubat artinya merasa bersih dari dosa. Padahal, terkadang manusia tidak sadar bahwa mereka berlumuran dosa.

Itulah kenapa hendaknya kita bertaubat selagi masih sempat. Tak perlu menunggu berbuat dosa, karena manusia bisa dan boleh bertaubat kapan saja selama ajalnya belum tiba. Dengan memperkuat Taubat, Allah pasti akan menjaga kita dari hal-hal yang dapat merusak amal. Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang bertaubat dan semoga Allah menyelamatkan kita semua dari kemaksiatan. Aamiin.


Referensi:

(1) Q.S. Hud Ayat 112

(2) Q.S. Al-Baqarah Ayat 222

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY