Hari Anak Nasional 2024 – Peringatan ini menjadi salah satu peringatan yang diperingati secara rutin. Peringatan Hari Anak Nasional 2024 sendiri berlangsung pada besok tepatnya 23 Juli 2024. Peringatan Hari Anak setiap tahunnya memiliki makna dan tema tersendiri.
Dengan Hari Anak Nasional, besar harapan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia bangkit dalam hal pemenuhan hak anak. Selain itu, Hari Anak juga menjadi pengingat tentang pentingnya peranan anak sebagai penerus bangsa yang unggul.
Peringatan Hari Anak Nasional 2024
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Anak Nasional 2024 juga memiliki tema tersendiri. Di tahun ini, tema Hari Anak Nasional yaitu Anak Terlindungi, Indonesia Maju. Makna tema tersebut yakni menekankan pentingnya menjaga serta memenuhi semua hak anak.
Penyelenggaraan peringatan Hari Anak Nasional pertama kali berlangsung di tanggal 23 Juli 1984. Sejak saat itu, peringatan Hari Anak Nasional secara rutin dilakukan dengan bermacam kegiatan yang melibatkan masyarakat, pemerintah, dan anak-anak.
Perayaan tersebut bertujuan memberikan kesempatan untuk anak-anak agar dapat berpartisipasi, berekspresi, serta merasakan kebahagiaan. Masyarakat pun sering memperingati Hari Anak Nasional dengan menggelar kegiatan-kegiatan yang seru.
Kegiatan tersebut di antaranya:
– Upacara bendera
– Lomba untuk anak-anak
– Membaca dongeng atau cerita
– Melukis
– Mewarnai, dan masih banyak lagi
Anak di Mata Agama
Sobat Cahaya Islam, Hari Anak Nasional 2024 menjadi salah satu wujud begitu pentingnya keberadaan anak. Dalam agama islam sendiri, anak merupakan amanah dari Allah SWT untuk orang tua.
Setiap anak yang terlahir di dunia ini Allah SWT jadikan dalam kondisi suci. Kemudian tugas orang tua yang menuntun mereka selama di dunia. Jika orang tua mendidik anaknya dengan baik, maka keberkahan dan kebahagiaan akan datang.
Kedudukan Anak dalam Al Quran
Menjadi salah satu amanah dari Allah untuk orang tua, agama islam pun memberikan kedudukan tersendiri bagi anak-anak. Terdapat beberapa kedudukan anak di dalam Al Quran, yaitu:
1. Nikmat dan Anugerah
Kehadiran buah hati akan memberikan kebahagiaan tersendiri bagi kedua orang tuanya. Karena itu, kedudukan anak yang pertama adalah anugerah dan nikmat dari Allah SWT. Hal ini sebagaimana yang tertulis dalam,
لِلّٰهِ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ يَخْلُقُ مَا يَشَاۤءُ ۗيَهَبُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ اِنَاثًا وَّيَهَبُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ الذُّكُوْرَ ۙ – ٤٩ اَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَّاِنَاثًا ۚوَيَجْعَلُ مَنْ يَّشَاۤءُ عَقِيْمًا ۗاِنَّهٗ عَلِيْمٌ قَدِيْرٌ – ٥٠
Artinya: “Milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi; Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, memberikan anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki, atau Dia menganugerahkan jenis laki-laki dan perempuan, dan menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Dia Maha Mengetahui, Mahakuasa.” (QS. asy-Syura: 49-50)


2. Cobaan dan Ujian
Tak jarang anak juga bisa membuat orang tua berubah menjadi angkuh dan tak bersyukur atas nikmat Allah SWT. Oleh karenanya, kedudukan anak di dalam Al Quran juga sebagai cobaan dan ujian. Allah SWT berfirman,
اِنَّمَآ اَمْوَالُكُمْ وَاَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ ۗوَاللّٰهُ عِنْدَهٗٓ اَجْرٌ عَظِيْمٌ – ١٥
Artinya: “Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah pahala yang besar.” (QS. At-Taghabun: 15)
3. Penerus Keturunan
Tentu saja anak adalah keturunan dari orang tuanya. Kelahiran anak di dunia juga menjadi penerus cita-cita dan kelestarian garis keturunan orang tuanya. Maka dari itu, sangat penting bagi orang tua mendidik anaknya sebaik mungkin.
Dalam Al Quran, Allah SWT berfirman,
اَمْ كُنْتُمْ شُهَدَاۤءَ اِذْ حَضَرَ يَعْقُوْبَ الْمَوْتُۙ اِذْ قَالَ لِبَنِيْهِ مَا تَعْبُدُوْنَ مِنْۢ بَعْدِيْۗ قَالُوْا نَعْبُدُ اِلٰهَكَ وَاِلٰهَ اٰبَاۤىِٕكَ اِبْرٰهٖمَ وَاِسْمٰعِيْلَ وَاِسْحٰقَ اِلٰهًا وَّاحِدًاۚ وَنَحْنُ لَهٗ مُسْلِمُوْنَ – ١٣٣
Artinya: “Apakah kamu menjadi saksi saat maut akan menjemput Yakub, ketika dia berkata kepada anak-anaknya, “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab, “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yaitu Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami (hanya) berserah diri kepada-Nya.” (QS. Al Baqarah: 133)
Sobat Cahaya Islam, ternyata begitu penting keberadaan anak di dalam kehidupan manusia. Lewat peringatan Hari Anak Nasional 2024 ini, besar harapan hak-hak mereka terpenuhi. Dengan begitu, anak-anak dapat tumbuh sebaik mungkin dan menjadi penerus yang bermanfaat.
































