Suka Berbohong? Hati-hati! Ini Akibatnya Menurut Pandangan Islam

0
36
Suka Berbohong 1

Suka berbohong – Berbohong adalah tindakan yang tidak terpuji. Baik untuk kebohongan kecil maupun kebohongan yang besar sekalipun. Bahkan seringkali alasan demi kebaikan juga digunakan untuk membenarkan kebohongan. Ini adalah tindakan yang tidak dibenarkan. Sikap suka bohong tentu saja menjadi karakter yang tidak baik. Itu sebabnya, alangkah lebih baik jika sikap seperti ini tidak dipelihara.

Suka Berbohong 1

Lisan adalah salah satu bagian penting yang harus dijaga. Apalagi ucapan bisa menjadi ladang kebaikan atau bahkan sebaliknya. Dalam islam sendiri, seorang muslim diajarkan untuk bisa menjaga lisan. Itu sebabnya, perbuatan seperti berbohong bukanlah sikap seorang muslim. Ini bahkan tidak dibenarkan juga dalam ajaran agama islam.

Suka Berbohong? Begini Akibatnya Menurut Pandangan Islam

Suka Berbohong 2

Suka berbohong merupakan tindakan yang tidak terpuji. Islam juga tidak membenarkan kaum muslimin yang berbohong apapun alasannya. Tahukah sobat CahayaIslam, bahwasanya lisan bisa menjadi ladang pahala bagi kita. Namun juga bisa menjadi sebab dosa jika tidak mengendalikannya dengan bijak. Itulah kenapa banyak ayat Al Quran yang mengatur tentang bagaimana menjaga lisan.

Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.(1)

Ini merupakan salah satu ayat dalam Al Quran yang menegaskan bahwa berbohong adalah perbuatan yang dilarang dalam islam. Kebohongan adalah perilaku orang-orang yang tidak beriman dan juga termasuk seorang pendusta. Sebagai seorang muslim, kita juga diajarkan untuk berkata yang jujur. Ini termasuk salah satu bentuk menjaga lisan serta kebaikan bagi diri sendiri.

Lalu apa akibatnya bagi golongan orang yang suka berucap bohong menurut islam?

Tidak Mendapat Kepercayaan

Suka Berbohong 3

Orang yang suka bohong tentu saja tidak akan mendapatkan kepercayaan. Dalam islam sendiri, orang yang amanah adalah orang yang bisa dipercaya. Dan yang bisa dipercaya adalah orang yang jika berkata tidak berdusta. Itu artinya, kebohongan adalah salah satu ciri orang yang tidak amanah dan tidak bisa dipercaya. Maka akibat berbohong adalah sulitnya mendapat kepercayaan dari orang lain.

Menjadi Sebab Dosa

Berbohong menjadi sebab perbuatan dosa, itulah kenapa islam melarang kebohongan. Berbohong sendiri akan mengakibatkan keburukan. Bukan hanya menanggung dosa, namun juga berdampak pada orang lain. Kebohongan bisa menjadi ujaran kebencian, atau bahkan menyebabkan fitnah. Dan akhirnya membuat diri sendiri terjerumus dalam perbuatan dosa.

Balasan di Akhirat

Salah satu akibat dari berbohong adalah balasan di akhirat. Lisan adalah salah satu yang akan dimintai pertanggung jawabannya. Dan lagi apapun yang kita ucapkan tidak akan luput dari pengawasan Allah SWT. Maka dari itu, ketika kita membuat kebohongan apalagi merugikan bagi orang lain juga. Maka sudah pasti ada balasan Allah di akhirat nanti, dan balasan Allah sangatlah pedih.

Suka berbohong – merupakan tindakan yang menyimpang dari ajaran islam. Allah sendiri menyukai orang-orang yang jujur. Maka dari itu sobat CahayaIslam, semoga kita dijauhkan dari perbuatan dosa seperti lisan yang gemar berbohong. Dan alangkah lebih baiknya kita selalu berlaku jujur agar senantiasa dekat dengan cinta Allah SWT.


Catatan Kaki:

(1) – Surat An-Nahl Ayat 105

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY