Kewajiban Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama

0
51
Kerukunan Antar Umat Beragama

Kerukunan Antar Umat Beragama – Indonesia adalah negara majemuk yang masyarakatnya memeluk agama Berbeda-beda. Untuk menjaga keharmonisan dalam berbangsa, wajib bagi kita semua untuk menjaga kerukunan di tengah perbedaan keyakinan agama. Pasalnya, Islam sendiri mengajarkan toleransi dalam bermasyarakat.

Islam Mengajarkan Toleransi

Dalam banyak hadits, Rasulullah mengisyaratkan tentang anjuran toleransi. Salah satunya adalah hadits dari Ibnu Abbas di bawah ini:

‏ أَيُّ الأَدْيَانِ أَحَبُّ إِلَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ‏؟‏ قَالَ‏:‏ الْحَنِيفِيَّةُ السَّمْحَةُ

“Agama mana yang paling Allah cintai?” Rasulullah menjawab: “Al-Hanafiyyah As-Samhah (yang lurus lagi toleran).” (1)

Maksud dari agama yang lurus dan toleran adalah Islam itu sendiri. Jadi, Islam adalah agama yang benar dan mengajarkan toleransi. Meski penduduk Indonesia memeluk agama yang Berbeda-beda, kita tetap harus menjaga toleransi dan kerukunan seperti yang agama Islam ajarkan.

Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama dan Batasan Toleransinya

Meski Islam menganjurkan toleransi antar umat beragama, namun ada Batasan toleransinya yang harus kita pahami. Itulah kenapa dalam Al-Qur’an ada ayat:

لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ

“Bagimu agamamu, dan bagiku agamaku.” (2)

Ayat di atas menjelaskan bolehnya toleransi selama tidak menyangkut ritual peribadatan agama lain. Pasalnya, Islam sangat menghargai agama lain. Tapi, jangan sampai toleransi menjadikan umat muslim mengikuti ibadah umat agama lain.

Artinya, menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama hanya dalam perkara duniawi yang merupakan prinsip muamalah. Bahkan, tidak ada larangan bagi umat muslim untuk bertransaksi dan tolong-menolong dengan pemeluk agama lain.

Kesimpulan

Perbedaan agama tidak seharusnya membuat kita berhenti berbuat baik serta berlaku adil. Dalam sebuah ayat Al-Qur’an, Allah berfirman:

لَا يَنْهٰىكُمُ اللّٰهُ عَنِ الَّذِيْنَ لَمْ يُقَاتِلُوْكُمْ فِى الدِّيْنِ 

“Allah tidak melarangmu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan agama.” (3)

Jadi, selama orang lain tidak mengusik agama Islam, kita sebagai seorang muslim harus tetap berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang lain, meskipun mereka non-muslim.

Kesimpulannya, toleransi bukan berarti mendukung ibadah dan ajaran non-muslim. Namun, hanya sekedar membiarkan atau tidak ikut campur pada kepercayaan dan ritual peribadatan mereka. Dengan saling menghargai, maka akan tercipta kerukunan dalam bermasyarakat.

Begitu juga konsep Bhinneka Tunggal Ika (meskipun Berbeda-beda, tapi tetap satu) yang sejalan dengan ajaran Islam, adalah kewajiban setiap warga negara Indonesia untuk turut mewujudkan kerukunan. Dengan begitu, Indonesia akan menjadi negara yang aman dan damai. Aamiin.


Referensi:

(1) Al-Adab Al-MufradHadits 287

(2) Q.S. Al-Kafirun Ayat 6

(3) Q.S. Al-Mumtahanah Ayat 8

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY