Antara Benar dan Merasa Benar

0
3808
benar atau merasa benar, pilih yang mana?

Menjadi Benar itu Penting, namun Merasa Benar itu Tidak Baik.

Kearifan akan membuat seseorang menjadi benar, bukan merasa benar. Berikut adalah perbedaan orang yang benar dan merasa benar:

  • Orang benar tidak akan berpikiran bahwa ia adalah yang paling benar.
  • Sebaliknya, orang yang merasa benar, di dalam pikirannya hanya dirinyalah yang paling benar.
  • Orang benar bisa menyadari kesalahannya.
  • Sedangkan, orang yang merasa benar, merasa tidak perlu untuk mengaku salah.
  • Orang benar setiap saat akan intropeksi diri dan bersikap rendah hati.
  • Tetapi, orang yang merasa benar, merasa tidak perlu intropeksi. Karena merasa sudah benar, mereka cenderung tinggi hati.
  • Orang benar memiliki kelembutan hati. Ia dapat menerima masukan dan kritikan dari siapa saja, sekalipun itu dari anak kecil.
  • Orang yang merasa benar, hatinya keras. Ia sulit untuk menerima nasihat dan masukan apalagi kritikan.
  • Orang benar akan selalu menjaga perkataan dan perilakunya, serta berucap penuh kehati-hatian.
  • Orang yang merasa benar, berpikir, berkata, dan berbuat kesehendak hatinya, tanpa pertimbangan/pedulikan perasaan orang lain.

pada akhirnya orang benar akan dihormati, dicintai, dan disegani oleh semua orang.

Sedangkan orang yang merasa benar sendiri hanya akan disanjung oleh mereka yang berpikiran sempit dan yang sepemikiran dengannya, atau mereka yang hanya sekedar ingin memanfaatkan dirinya.

Mari terus memperbaiki diri untuk bisa menjadi benar, agar tidak selalu merasa benar. Bila kita sudah termasuk tipe Orang Benar, bertahanlah dan tetaplah dalam kebenaran dan kerendah-hatian.

“Dengan iman dan akhlak saya menjadi kuat, tanpa Iman dan akhlak saya menjadi lemah, Laa Hawla Wa Laa Quwwata Illa Billah

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!