Yuk Belajar Kreativitas dari Nabi!

0
78
kreativitas

Motivasi islam – Jika kita ditanya, sobat cahayaislam, siapakah orang yang paling kreatif dalam sejarah Islam, maka kita bisa menjawab dengan mudah: Nabi Muhammad. Mengapa demikian? Kreativitas berhubungan dengan tindakan menciptakan sesuatu yang sebelumnya tidak ada. Bukankah Nabi Muhammad adalah sosok yang dengan kreatifnya mengenalkan masyarakat Arab Jahiliyah kepada konsep ketuhanan? Oleh karena itu, sebagai umat islam kita supaya belajar kreativitas dari nabi. Tapi bagaimana? yuk simak!

Yuk Belajar Kreativitas dari Nabi!

Pada saat itu mereka mengenal dewa-dewa yang banyak yang mereka sembah dalam bentuk patung. Dengan demikian, jika ada sosok tauladan yang bisa menjadi sumber motivasi islam tanpa henti maka sosok itu adalah Nabi Muhammad.

Kreatif dalam Keimanan

Kreativitas dalam konsep ketuhanan itu sesuai dengan konsep dasar kreatif. Seseorang bisa dikatakan kreatif ketika konsep baru yang dia sodorkan itu lebih baik dari konsep lama. Jelas konsep ketuhanan yang ditawarkan islam berupa tauhid lebih baik dari konsep dewa-dewa yang banyak dan disembah dalam bentuk patung. Sebagai umat islam, kisah Nabi Muhammad ini bisa menjadi pegangan utama motivasi islam yang mendorong kita untuk ikut kreatif juga, tentunya dalam hal-hal yang sesuai dengan ajaran islam.

Tentu saja harus diwaspadai juga bahwa sesuatu yang baru, ide-ide kreatif, selalu mendapatkan tentangan. Hanya sedikit biasanya orang berpikiran terbuka yang mau menerimanya. Nabi Muhammad dulu mengajarkan islam pertama-tama secara sembunyi-sembunyi. Baru kemudian setelah itu turun Surat Al-Hijr Ayat 94:

فَاصْدَعْ بِمَا تُؤْمَرُ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ

Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. [1]

Dalam ayat ini ditegaskan bahwa nabi diperintahkan menyampaikan ajaran-ajaran islam secara terang-terangan. Nah, saat itulah kemudian Nabi Muhammad mendapatkan tentangan berat dari para penganut konsep lama. Bukan hanya itu, Nabi Muhammad bahkan mendapatkan intimidasi juga supaya beliau menghentikan dakwahnya itu.

Ini bisa menjadi sumber teladan kita, suatu motivasi islam, bahwa ketika ide kreatif kita mendapatkan tentangan, jangan langsung mundur, teruslah berusaha supaya ide kreatif kita kemudian bisa diterima orang banyak.

Kreatif dalam Kehidupan Sehari-hari

Bukan hanya itu saja, sobat cahayaislam. Nabi Muhammad juga kreatif dalam kehidupan sehari-hari. Beliau misalnya dalam kehidupan sehari-hari seringkali melaksanakan puasa sunnah. Hal ini kemudian ditiru juga oleh banyak sahabat. Dalam sejarah islam, masyarakat Arab Jahiliyah tidak dikatakan biasa melaksanakan puasa sunnah.

Dengan demikian, hal tersebut merupakan hal baru yang dilaksanakan oleh nabi sesuai tuntunan ajaran Islam kemudian diterima dan ditiru oleh sahabat-sahabat dan para penganutnya sampai sekarang. Itu adalah gambaran pula yang mendorong motivasi islam pada kita bahwa ketika satu ide kreatif sudah diterima orang, maka biasanya akan sukar ide tersebut dihilangkan.

Lalu bagaimana dalam bidang-bidang lain? Dalam bidang politik, Nabi Muhammad juga menunjukkan kepiawaiannya membereskan permasalahan yang dihadapi Kaum Muhajirin ketika behijrah ke Medinah. Ini memberikan motivasi islam kepada kita bahwa kreativitas itu tidak dibatasi oleh status kita sebagai pendatang ataupun pribumi.

Setiap orang punya hak untuk mengungkapkan ide kreatifnya tanpa memperhitungkan permasalahan ras. Kreativitas lahir dari ketekunan kita mengembangkan ide-ide kita. Tentu saja ide-ide tersebut harus selalu berolak dari niatan menghasilkan kemaslahatan umat, bukan menciptakan kondisi yang lebih buruk.

Melihat contoh-contoh yang sudah ditunjukkan oleh Nabi Muhammad itu, sudah sewajarnya jika kita sebagai umat islam memiliki motivasi islam yang kuat untuk meneladani beliau. Ada banyak bidang yang sampai sekarang membutuhkan ide-ide kreatif kita. Masih ada banyak masalah yang dihadapi baik oleh kaum Muslimin secara khusus maupun oleh rakyat Indonesia secara umum. Sumbangsih kreativitas umat islam jelas sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut.


Catatan Kaki

[1] Q.S. Al-Hijr (15) Ayat 94

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY