Pengingat Kepada Kaum Muda Untuk Menghormati Orang Yang Dituakan

0
117

Kehidupan Islami – Di zaman yang semakin maju ini perubahan banyak terjadi baik berupa kelakuan atau pun pemikiran. Manusia tidak lagi menjadi generasi yang sepenuhnya sama dengan pendahulunya terlebih kepada kaum anak muda yang menghormati orang yang dituakan.

Pengingat Kepada Kaum Muda Untuk Menghormati Orang Yang Dituakan

Saat ini, kesopanan kepada orang lain lebih – lebih kepada orang yang lebih tua perlahan mulai luntur. Hanya sebagian keluarga saja yang masih mengajarkan tentang tata sopan dan tutur kata baik kepada orang tua. Hal seperti ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama Sobat Cahaya Islam.

Sebagai seorang muslim – muslimah yang baik sudah seharusnya kita menghormati para sesepuh dan orang yang lebih tua. Hal ini tidak hanya berlaku kepada sesama umat islam melainkan kepada semua orang sepuh yang wajib dihormati. Menghormati orang tua telah banyak disebutkan di beberapa hadist seperti yang ada di bawah ini.

Tuntunan Menghormati Orang Tua

Pengingat Kepada Kaum Muda Untuk Menghormati Orang Yang Dituakan2

Menghormati orang yang dituakan merupakan salah satu ajaran agama yang harus dilakukan. Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk meletakkan sujud ke bawah telapak kaki ibu dalam artian menghormati beliau. Rasa hormat ini tidak hanya ditujukan kepada ibu saja melainkan kepada ayah.

Bertingkah laku yang baik dan takdim kepada orang tua sudah merupakan hal yang wajib dilakukan oleh seorang anak manusia. Meski demikian, hal ini tidak saja hanya berlaku kepada orang tua saja melainkan juga kepada orang lain khususnya yang sudah sepuh.

Selain itu, rasa sayang juga harus timbul baik kepada yang lebih tua maupun kepada yang muda. Adapun ayat tentang menghormati orang yang lebih tua yaitu :

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. [1]

Sebagai seorang muslim dan muslimah yang masuk dalam golongan yang beriman adalah orang – orang yang mampu menyayangi anak kecil serta menghormati orang sepuh. Sebagai seorang beriman sudah seharusnya seseorang melaksanakan ajakan berbuat kebaikan tersebut. Memperlakukan orang yang lebih tua serta menghormati orang yang dituakan tersebut merupakan sebuah tindakan mulia. Melakukan sebuah kebaikan hendaknya dilihat sebagai sesuatu hal yang positif dan bukan menjadi hal yang membebani. Menyayangi dengan sepenuh hati yang diperlihatkan baik secara tindakan maupun perkataan adalah hal yang baik.

Orang – orang yang dianggap masuk ke dalam golongan kaum Rasulullah adalah orang – orang yang memiliki kebaikan hati. Mau menghormati orang yang dituakan dan memperlakukannya dengan baik. Selain itu, menunjukkan rasa sayang kepada orang yang jauh lebih muda juga merupakan sifat kaum Rasulullah. Bentuk rasa sayang tersebut bisa berupa banyak hal seperti yang ditunjukkan dalam bentuk tutur kata atau pun perilaku. Hal itu bisa dibilang merupakan adab menghormati orang yang lebih tua. Sebagai contohnya, bertutur kata menggunakan bahasa sopan. Bahasa yang sopan artinya tidak menggunakan kata – kata kasar atau tidak pantas. Tidak diutarakan ketika dalam keadaan kesal. Tidak menggunakan nada tinggi melainkan menggunakan nada yang menenangkan. Menghormati orang yang dituakan harus dilakukan sebagai sebuah sikap yang dimiliki oleh seorang muslim dan muslimah.

Sedangkan dalam hal tindakan, hal yang bisa dilakukan kepada orang tua adalah membantu kebutuhan beliau setiap hari seperti membantu menuntun ketika beliau sudah kesusahan berjalan, atau membantu membawakan barang. Mempersilahkan beliau duduk ketika tengah menunggu antrian, membantu menyebrang jalan, atau hal – hal kecil lain yang nampak sepele. Meski hanya berupa hal – hal ringan akan tetapi bila dilakukan maka pengaruhnya akan sangat luar biasa. Menghormati orang yang dituakan merupakan sebuah ajaran yang tertulis dalam hadist, sebuah panutan yang bila dikerjakan maka akan memberikan kebaikan luar biasa kepada orang yang melakukan. Hal ini merupakan tanda bahwa seseorang merupakan golongan Rasulullah SAW.


Catatan Kaki :

[1] Q.S. Al-Isra’ (17) ayat 23

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!