Membina komunikasi dengan remaja – Komunikasi adalah hal yang begitu penting dalam kehidupan manusia terutama di keluarga. Pasalnya manusia adalah makhluk sosial yang tak mampu hidup sendiri. Namun tidak jarang orang tua atau orang dewasa kerap merasa kesulitan untuk membina komunikasi dengan remaja.
Bukan tanpa sebab, seiring bertambahnya usia, besar kemungkinan jarak yang ada di antara anak dan orangtua cenderung kian melebar. Bagi orangtua, ini dapat terjadi lantaran merasa terkejut dan ada perubahan pada anak. Sementara itu, remaja menganggap bahwa orangtua tak dapat memahami dan mengerti apa yang ia inginkan.
Pentingnya Membina Komunikasi Dengan Remaja dalam Keluarga
Meskipun cukup sulit untuk membina komunikasi dengan remaja, komunikasi tersebut harus tetap dilakukan. Pasalnya anak merupakan Amanah dari Allah yang harus orangtua jaga dan bina. Bentuk pembinaan dan penjagaan orang tua adalah dengan berkomunikasi kepada anaknya.
Terlebih jika hubungan dengan anak mulai merenggang dan jarang melakukan obrolan dari hati ke hati. Oleh sebab itu, orangtua perlu mendeteksi sedini mungkin apabila kondisi tersebut ada dalam keluarganya. Hal itu penting agar segera membina komunikasi serta melanjutkan proses pembinaan terhadap anak remajanya.
Selain itu, orang tua juga perlu menyampaikan pesan-pesan yang dapat anak remajanya mengerti. Pesan tersebut baik secara verbal maupun nonverbal. Bentuk komunikasi antarpersonal orang tua nantinya berdampak bagi anak remaja tersebut.
Saat anak remaja melakukan kesalahan, maka orang tua bisa lebih mudah memberikan arahan dan bimbingan berupa perintah, larangan, ataupun nasihat. Tentu saja hal tersebut akan terjalin lebih mudah dengan komunikasi yang nyaman antara kedua belah pihak.
Tips Membina Komunikasi dengan Anak Remaja dalam Islam
Sobat Cahaya Islam, ada beberapa tips yang bisa Sobat terapkan untuk membina komunikasi dengan remaja. Hal yang penting untuk Sobat pahami adalah mengetahui perasaan antara orangtua dan anak. Berikut ini ada sejumlah tips yang Sobat coba untuk mulai membina komunikasi dengan anak remaja:
1. Mendengarkan
Salah satu kunci agar komunikasi lancar adalah mau mendengarkan satu sama lain. Sebab remaja cenderung mempunyai keinginan untuk menyampaikan apa yang ia pikirkan dan rasakan. Oleh sebab itu, orangtua bisa coba memberikan waktu serta dengarkan apa yang ia sampaikan.


2. Tidak Memarahinya
Bangun sebuah percakapan dua arah dengan anak remaja. Jangan sampai Sobat justru menceramahinya dan mengharuskan remaja sebatas mendengarkan. Sebab hal tersebut justru membuat anak remaja merasa dihakimi.
Bukan itu saja, orangtua juga mungkin akan merasa lelah dan mengeluh tidak bisa mengacak anak remajanya berbicara. Ajaklah anak remaja berbicara selembut mungkin seperti anjuran islam dalam Al Quran yang berbunyi:
وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ
“Dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai,” (Luqman: 19).
3. Jangan Menyerangnya
Mungkin remaja melakukan perbuatan yang tak sesuai dengan keinginan orang tua. Kendati demikian, bukan berarti ibu dan ayah boleh menyerang apalagi sampai memukul anak karena hal tersebut.


Islam pun sangat melarang umatnya melakukan pemukulan karena alasan apapun seperti yang tercantum dalam:
“Selama dalam perbaikan tidak memerlukan pemukulan maka janganlah memukul. Karena Nabi shallallahu’alaihi wasallam sendiri bila harus memilih antara dua pilihan maka beliau memilih yang paling mudah selama bukan dosa.” (HR. Bukhari 3560 dan Muslim 2327 dari ‘Aisyah secara marfu’)
4. Menyederhanakan Masalah
Ada baiknya Sobat menghindari memperbesar masalah hanya karena remaja dan orangtua mempunyai pendapat berbeda. Sobat bisa menjadikan komunikasi lebih sederhana dan coba untuk saling mengerti satu sama lain. Selain itu, Sobat juga bisa menjadikan Al Quran sebagai pedoman untuk menyelesaikan masalah .
Allah SWT berfirman:
فَٱسْتَمْسِكْ بِٱلَّذِىٓ أُوحِىَ إِلَيْكَ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ
Artinya: “Maka berpegang teguhlah kamu kepada agama yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya kamu berada di atas jalan yang lurus.” (Az Zukhruf ayat 43)
Sobat Cahaya Islam, coba mulai membina komunikasi dengan remaja yang baik dan sesuai ajaran agama islam. Bangun hubungan yang harmonis dengan remaja dalam keluarga, agar tidak saling terpecah belah.
































