Etika Bergaul Di Tempat Kerja yang Sesuai dengan Kaidah Islam

0
65
Etika bergaul di tempat kerja

Etika bergaul di tempat kerja – Dalam bergaul, umat Islam memiliki aturan-aturan dan koridor yang harus dipatuhi. Ada etika bergaul di tempat kerja yang harus diikuti agar pergaulan tidak menyalahi norma agama.

Cara bergaul umat Islam tentu saja berbeda dengan umat lain, karena Islam memiliki aturan yang ketat mengenai adab. Terutama jika anda berada di ruang publik atau berhadapan dengan bukan mahram

Adab dan Etika Bergaul Di Tempat Kerja Secara Islami

Allah memerintahkan seluruh umat Islam untuk mau bekerja keras untuk memenuhi kebutuhannya. Allah sangat membenci orang yang malas dan suka berleha-leha. Dalam bergaul di tempat kerja, Islam memiliki aturan yang harus dipatuhi.

Aturan ini dimaksudkan agar kaum Muslimin dapat menjaga diri dan pergaulannya dalam semua aspek kehidupannya, contohnya saat berada di kantor. Mengingat bahwa kantor merupakan ruang interaksi yang sangat kompleks.

Sobat Cahaya Islam, dalam bekerja ada adab dan etika pergaulan yang harus diikuti sesuai dengan syariat Islam. Apa saja? simak ulasan kami tentang etika bergaul di tempat kerja berikut ini.

1. Menjaga Pandangan Dan Lisan 

Allah berfirman dalam surah An-Nur Ayat 30,

قُلْ لِّلْمُؤْمِنِيْنَ يَغُضُّوْا مِنْ اَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوْا فُرُوْجَهُمْۗ ذٰلِكَ اَزْكٰى لَهُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌۢ بِمَا يَصْنَعُوْنَ

“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu, lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (Q.S An-Nur:30)

Menjaga pandangan artinya bukan sekedar menunduk atau menutup mata, namun melindungi diri dan menghindari perbuatan yang dapat memicu syahwat. Salah satunya dengan membatasi hubungan dengan orang yang bukan mahram. 

Etika bergaul di tempat kerja

Jagalah perilaku dan cara berbicaramu saat berada di kantor. Berbicaralah dengan sopan dan rendah hati sehebat apapun kamu dalam pekerjaan.

2. Bekerja Dengan Penuh Tanggung Jawab

Allah sangat menyukai orang-orang yang selalu menjaga kepercayaan, jujur dan bertanggung jawab. Salah satu hal yang sangat penting dalam bergaul di kantor adalah selalu bekerja dengan penuh tanggung jawab.

Berat atau ringannya beban pekerjaan yang dipikul, tidak menjadikan seorang lalai dalam menunaikan tanggung jawabnya terhadap pekerjaan tersebut. Apapun profesinya, tidak ada alasan untuk melalaikan tanggung jawabnya.

3. Menghormati Atasan

Allah berfirman dalam surah An-Nisa ayat 59,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَاُولِى الْاَمْرِ مِنْكُمْۚ فَاِنْ تَنَازَعْتُمْ فِيْ شَيْءٍ فَرُدُّوْهُ اِلَى اللّٰهِ وَالرَّسُوْلِ اِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ وَّاَحْسَنُ تَأْوِيْلًا ࣖ

“Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (Q.S An-Nisa :59)

Dari ayat diatas, disimpulkan bahwa kita harus menghormati atasan kita di kantor. Umat Islam yang beretika adalah mereka yang menghormati pimpinannya. 

4. Tidak Sombong dan Rajin Memuji Bawahan

Ketahuilah bahwa orang yang sombong tidak akan membawa apapun menuju akhirat kecuali rasa benci dari sesamanya. Tidak ada gunanya memiliki sifat sombong karena diatas langit pasti ada langit lagi.

Etika bergaul di tempat kerja

Sebagai atasan, sering memuji bawahan juga merupakan etika yang baik dan dapat meningkatkan motivasi karyawan dalam bekerja. Sehingga pada akhirnya akan memberikan keuntungan yang lebih.

Sobat Cahaya Islam, etika bergaul di tempat kerja sudah diatur dalam hukum Islam. Hal ini untuk memberikan aturan dan batasan agar kita selalu mengingat Allah saat bekerja dan tetap menjaga keimanan kita.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY