Setelah Tertangkap, Haters Minta Maaf ke Dewi Persik

0
88
Haters minta maaf ke Dewi Persik

Haters minta maaf ke Dewi Persik – Beberapa waktu lalu jagat maya heboh dengan pernyataan Dewi Persik yang tengah mencari haters yang memperoloknya.

Setelah pencarian selama beberapa waktu, identitas pelaku ditemukan. Berita mengenai haters haters minta maaf ke Dewi Persik sontak menjadi perbincangan hangat.

Kasus-kasus pencemaran nama baik ataupun memperolok publik figur sering sekali terjadi di Indonesia. Baru-baru ini hal tersebut menimpa Dewi Persik. Hal tersebut sontak membuatnya geram dan langsung membawanya ke jalur hukum.

Alasan Haters Minta Maaf ke Dewi Persik

Bagi yang mengikuti berita entertaiment tanah air tentu sudah tidak asing dengan kasus Dewi Persik. Artis tersebut sempat mendapatkan cacian dari perempuan bernama Winarsih dengan kata-kata yang menjatuhkan.

Berdasarkan info yang beredar, olokan tersebut menyebutkan jika Dewi Persik iri pada Lesti Kejora, seorang germo, lonte, sundel. Selain itu pelaku juga mengatakan bahwa pedangdut tersebut pintar ngomong dan banyak lakinya.

Sadisnya olokan yang dilontarkan tersebut tentu membuat pihak Dewi Persik termasuk ibunya sakit hati. Setelah beberapa waktu berlalu, pelaku yang memperoloknya ketemu dan akan medibawa ke jalur hukum.

Sebab merasa bersalah, pelaku meminta maaf dengan menyebutkan jika apa yang ia utarakan sebelumnya adalah bohong. Dewi Persik merupakan orang baik dan berasal dari keluarga baik-baik.

Winarsih, sebagai pelaku mengakui apa yang ia lakukan adalah perbuatan salah dan berjanji tidak mengulanginya lagi. Bahkan Winarsih sempat bersujud memohon maaf kepada ibunda sang artis.

Larangan Memperolok Orang Lain dalam Pandangan Islam

Islam mengatur secara ketat hubungan antar sesama umat manusia. Ada banyak hal yang tidak boleh mereka lakukan karena bisa menyakiti hati saudara seimannya termasuk mengata-ngatai dengan perkataan buruk.

Hal seperti ini telah termaktub dalam Al-Quran supaya umat manusia dapat dengan mudah mempelajari sekaligus mengamalkannya. Salah satu surah yang menyebutkan larangan memperolok antar sesama adalah Al-Hujurat ayat 11, berbunyi:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاۤءٌ مِّنْ نِّسَاۤءٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّۚ وَلَا تَلْمِزُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوْا بِالْاَلْقَابِۗ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِيْمَانِۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

Artinya:

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barangsiapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.

Jenis-Jenis Mencela dan Memperolok

Masih ada beberapa orang yang belum memahami apakah perbuatan yang mereka lakukan benar atau salah. Sebenarnya kegiatan mencela dan memperolok sering terjadi baik antara keluarga ataupun teman.

Supaya dapat menghindari perbuatan tercela yang dapat menyakiti hati orang lain tersebut, perhatikan jenis perbuatan mencela dan memperolok berikut:

1.  Memanggil Orang dengan Sebutan Buruk

Perbuatan ini cukup umum terjadi di masyarakat baik dengan alasan sudah dekat atau memang bertujuan menghina.

Haters minta maaf ke Dewi Persik

Perlu Sahabat Cahaya Islam ketahui, memanggil orang menggunakan sebutan buruk sangat tidak boleh. Seperti penjelasan pada paparan berikut:

Sa’id bin Al-Musyyab rahimahullah mengatakan,

لَا تَقُلْ لِصَاحِبِكَ: يَا حِمَارُ، يَا كَلْبُ، يَا خِنْزِيرُ. فَيَقُولَ لَكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ: أَتُرَانِي خُلِقْتُ كَلْبًا أَوْ حِمَارًا أَوْ خِنْزِيرًا؟

“Janganlah Engkau berkata kepada temanmu, “Wahai keledai!”, “Wahai anjing!”, atau “Wahai babi!” Karena kelak di hari kiamat Engkau akan ditanya, “Apakah Engkau melihat aku diciptakan sebagai anjing, keledai, atau babi?” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf 5: 282).

2. Menghina dengan Ucapan Kasar di Depan Banyak Orang

Memperolok sesama umat manusia di tempat sepi saja tidak boleh apalagi di hadapan banyak orang. Mirisnya kini media sosial sering dimanfaatkan untuk memperolok sesama dengan kata-kata menyakitkan.

Haters minta maaf ke Dewi Persik

Perlu Sahabat Cahaya Islam Ketahui, memperolok orang lain dengan ucapan buruk termasuk dosa besar. Hal itu sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud Radhiyallahu Anhu sebagai berikut:

 سِبَابُ المُسْلِمِ فُسُوقٌ، وَقِتَالُهُ كُفْرٌ

“Mencela seorang muslim adalah kefasikan (dosa besar), dan memerangi mereka adalah kekafiran.” (HR. Bukhari no. 48 dan Muslim no. 64).

Belajar dari kasus haters minta maaf ke Dewi Persik, sebagai umat Islam sudah selayaknya  mempertimbangkan segala sesuatu yang mereka lakukan. Jangan sampai menyakiti hati orang lain karena dosanya besar.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY