Peringatan Sumpah Pemuda, Makna Isi Sumpah Pemuda Ditinjau dari Agama Islam

0
33

Peringatan Sumpah Pemuda – Sumpah Pemuda diperingati setiap tanggal 28 Oktober yang bermula dari tahun 1928 yang menyatukan beberapa organisasi pergerakan pemuda dari berbagai wilayah dalam satu wadah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk persatuan bangsa untuk meraih kemerdekaan.

Sebab, melihat tahun-tahun sebelumnya organisasi pergerakan pemuda masih berjalan sendiri. Adapun organisasi pergerakan pemuda yang terhimpun di dalamnya antara lain  Jong Java, Jong Celebes, Pemoeda Soematra, Pemoeda Indonesia, dan Sekar Roekoen.

Sebagai masyarakat yang hidup setelah Indonesia dinyatakan merdeka, maka patut berupaya memperingati beberapa momen bersejarah salah satunya peringatan Sumpah Pemuda ini yang telah genap berumur 92 tahun.

Sobat Cahaya Islam, pemuda merupakan elemen terpenting kemajuan bangsa yang memiliki kedudukan sebagai penerus bangsa. Umat Islam khususnya anak muda perlu meneladani pemuda pergerakan yang telah lalu.

Untuk bisa meneladaninya, diperlukan telaah lebih lanjut lewat naskah sumpah pemuda dan dijelaskan dengan sudut pandang Islam.

Makna dari Isi Peringatan Sumpah Pemuda Ditinjau dari Agama Islam

Cara meneladani hal yang terlalu yakni bisa dengan mengkaji bukti-bukti sejarah baik berupa karya, tulisan, maupun lisan yang turun temurun. Mari kita bahas bersama isi Sumpah Pemuda dengan tinjauan agama Islam.

  1. Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Bertumpah Darah yang Satu, Tanah Air Indonesia

Mengaku bertanah air yang satu ini berarti perintah untuk mencintai tanah air. Dalam agama Islam cinta tanah air merupakan sebagian dari iman, yang mana perlu ditanamkan dalam diri setiap muslim.

Tindakan yang perlu dilakukan untuk mencintai tanah air, yakni menjaga keutuhan tanah air yang bisa dikatakan sebagai jihad fi sabilillah, menjaga lingkungan negaranya sebagai bentuk kepedulian terhadap tempat tinggal.

  1. Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Berbangsa yang Satu, Bangsa Indonesia

Berbangsa yang satu bangsa Indonesia, Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa masyarakatnya. Meskipun begitu, mereka terhimpun dalam satu kesatuan. Seperti dalam konteks umat Islam di mana setiap umat Islam adalah saudara.

Menerapkan nilai yang kedua ini dapat dilakukan dengan secara saling toleransi (tasamuh) karena pada hakikatnya Allah SWT menciptakan perbedaan masyarakat untuk saling mengenal dan melengkapi satu sama lain.

Adapun dalil tentang toleransi tercantum dalam Al-Qur’an surah Al-Hujurat ayat 13 sebagai berikut.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Arti: Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Ayat di atas sangat populer untuk menumbuhkan sikap toleransi dalam berbangsa dengan pluralitas yang beragam.

  1. Kami Putra dan Putri Indonesia, Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia

Bahasa yang ditemukan di Indonesia banyak ragamnya, apalagi dialeknya. Oleh karena itu, perlunya satu bahasa pemersatu yaitu bahasa Indonesia. Agama Islam pun juga sama, umat Islam di seluruh dunia dari berbagai negara yang bermacam bahasanya.

Namun, dalam menjalankan syariat seperti sholat menggunakan satu bahasa saja yakni bahasa Arab. Al-Qur’an yang menjadi pedoman muslim, juga menggunakan bahasa Arab tidak bisa dilafalkan dengan bahasa selainya, bukti keautentikannya (keaslian) Al-Qur’an terjaga.

Muslim mengaku Islam perlu mempelajari bahasa Arab sebagai pedoman untuk membaca Al-Qur’an, mengkaji ilmu agama yang referensinya kebanyakan dari Timur Tengah.

Itu tiga makna isi Sumpah Pemuda yang bisa kalian ketahui bila ditinjau dari agama Islam. Semoga kita dapat meneladani para pejuang di peringatan Sumpah Pemuda ini. Semoga bermanfaat! Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY