Hari Bumi, Mengingat Penciptaan Langit dan Bumi

0
168
Hari Bumi

Hari Bumi – Tanggal 22 April ditetapkan sebagai Hari Bumi. Berbagai macam acara biasanya diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Bumi. Misalnya, acara penanaman pohon bersama, pemadaman listrik bersama, atau acara yang berkaitan dengan lingkungan dan alam.

Acara peringatan di tahun ini sedikit berbeda dari tahun-tahun biasanya. Covid-19 masih saja meneror masyarakat dunia. Meski demikian, acara peringatan tetap berlangsung melalui sosial media. Peringatan Hari Bumi yang dilangsungkan Rabu, 22 April 2020 di isi oleh pesan-pesan, dan ajakan untuk menjaga bumi melalui sosial media. Siapa saja bisa berpartisipasi di event ini.

Hari Bumi

Hari Bumi Sebagai Refleksi Untuk Selalu Menjaga Alam

Sebuah peringatan hendaknya bukan cuma dijadikan sebagai acara seremonial belakang. Akan lebih baik lagi jika ada tindakan nyata untuk mengimplementasikan makna dari hari peringatan tersebut. Hari Bumi adalah sebuah peringatan untuk mengajak semua orang bertindak nyata untuk menjaga bumi dan alamnya.

Masih banyak pekerjaan rumah bagi kita semua untuk menjadikan bumi sebagai tempat tinggal yang layak bagi semua makhluk hidup. Nyatanya banyak manusia yang acuh terhadap kelestarian alam, manusia justru malah merusak bumi ini.

Aktivitas-aktivitas yang justru merusak alam makin hari makin bertambah. Gunung-gunung di dihancurkan menggunakan peledak, diubah jadi pemukiman dan perumahan. Lahan-lahan subur para petani di pelosok desa pun tak ketinggalan. Penduduk desa dipaksa untuk menyerahkan lahan pertanian mereka kepada perusahaan-perusahaan swasta untuk dijadikan pertambangan.

Sungguh sangat memprihatinkan keadaan bumi kita sekarang. Padahal manusia sebagai khalifah di muka bumi ditugaskan oleh Allah untuk menjaga bumi. Pengrusakan demi pengrusakan terus berjalan tanpa henti. Akibatnya alam menjadi tak seimbang. Banyak terjadi bencana alam, seperti tanah longsor, banjir, angin ribut, dsb.

Hari Bumi

Penciptaan Langit dan Bumi Menurut Al-Qur’an

Tahukah Sobat Cahaya Islam, berapa lama proses penciptaan langit dan bumi?

Allah menciptakan langit dan bumi yang maha luas ini 6 hari. Allah menceritakan proses penciptaan semesta di dalam Al-Quran. Prosesnya tidak diceritakan oleh Allah dalam firmanNya secara rinci.

“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. Al A’raf ayat 54)

Sebagian ulama berpendapat bahwa “hari” dalam ayat di atas bukan hitungan hari du dunia seperti yang kita jalani sekarang. Melainkan “hari” tersebut adalah rentang waktu 1 hari sama dengan 1000 tahun di dunia.

Allah menciptakan bumi lebih dulu, setelah itu baru langit. Hal ini tercantun di dalam Surah Fushilat ayat 9 hingga 12. Meski bumi lebih dulu diciptakan, namun penyempurnaan bumi dilakukan setelah Allah menciptakan langit.

Hari Bumi

Hari Bumi yang kita peringati hari ini bisa dijadikan sebagai momen untuk mengingat bahwa Allah lah yang menciptakan langit dan bumi. Allah menciptakan manusia sebagai khalifah di muka bumi untuk mewujudkan kemakmuran,. keselamatan dan kebahagiaan, dan menegakkan kebenaran.

Sobat Cahaya Islam, jadikan peringatan Hari Bumi ini sebagai hari bagi kita untuk menjaga bumi dari kerusakan. Karena Allah telah menugaskan kita sebagai khalifah di bumi ini.

 

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!