Tukang Ojek Perkosa Wanita Disabilitas, Begini Seharusnya Sikap Seorang Muslim Kepada Penyandang Disabilitas

0
63
Tukang Ojek Perkosa 1

Tukang ojek perkosa – Seorang tukang ojek tega memperkosa seorang wanita yang menyandang disabilitas. Perbuatan tukang ojek ini di lakukan di sebuah kebun milik warga.

Sebelumnya, keduanya sudah saling mengenal karena sehari-hari tukang ojek ini mengantar dan menjemput wanita tersebut. Sementara wanita penyandang disabilitas ini bekerja dengan meminta belas kasih orang-orang di jalan. Namun di hari terjadi pemerkosaan ini, sang wanita minta di antar ke sebuah tempat.

Tukang Ojek Perkosa 3

Tukang ojek ini bukan mengantar ke lokasi yang di minta oleh wanita ini, namun justru membawanya ke semak belukar. Kemudian memaksa untuk berhubungan badan dan meninggalkannya begitu saja setelahnya.

Sehingga saat warga temukan, wanita ini kemudian melaporkan perbuatan tukang ojek tersebut. Perbuatan ini sungguh menyimpang dari syariat islam. Islam sendiri mengharamkan perbuatan zina dan juga perbuatan yang mendekati zina.

Tukang Ojek Perkosa Wanita Disabilitas, Begini Seharusnya Sikap Seorang Muslim Kepada Penyandang Disabilitas

Tukang Ojek Perkosa 1

Tukang ojek perkosa wanita disabilitas adalah perbuatan keji dan lagi maksiat. Dalam islam sendiri, kaum muslimin dilarang mendekati zina apalagi berbuat zina.

Dan yang tukang ojek ini lakukan tentu saja melanggar aturan dalam hukum islam. Balasan yang akan pelaku zina terima tentu saja dosa besar hingga azab yang teramat pedih dari Allah SWT.

sikap muslim terhadap penyandang disabilitas

Dan tahukah sobat CahayaIslam, bahwasanya seorang yang menyandang disabilitas seharusnya di perlakukan dengan baik.

لَيْسَ عَلَى الْأَعْمَىٰ حَرَجٌ وَلَا عَلَى الْأَعْرَجِ حَرَجٌ وَلَا عَلَى الْمَرِيضِ حَرَجٌ وَلَا عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ أَنْ تَأْكُلُوا مِنْ بُيُوتِكُمْ أَوْ بُيُوتِ آبَائِكُمْ أَوْ بُيُوتِ أُمَّهَاتِكُمْ أَوْ بُيُوتِ إِخْوَانِكُمْ أَوْ بُيُوتِ أَخَوَاتِكُمْ أَوْ بُيُوتِ أَعْمَامِكُمْ أَوْ بُيُوتِ عَمَّاتِكُمْ أَوْ بُيُوتِ أَخْوَالِكُمْ أَوْ بُيُوتِ خَالَاتِكُمْ أَوْ مَا مَلَكْتُمْ مَفَاتِحَهُ أَوْ صَدِيقِكُمْ ۚ لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَأْكُلُوا جَمِيعًا أَوْ أَشْتَاتًا ۚ فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً ۚ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

Tidak ada halangan bagi orang buta, tidak (pula) bagi orang pincang, tidak (pula) bagi orang sakit, dan tidak (pula) bagi dirimu sendiri, makan (bersama-sama mereka) di rumah kamu sendiri atau dirumah bapak-bapakmu, dirumah ibu-ibumu, dirumah saudara-saudaramu yang laki-laki, di rumah saudaramu yang perempuan, dirumah saudara bapakmu yang laki-laki, dirumah saudara bapakmu yang perempuan, dirumah saudara ibumu yang laki-laki, dirumah saudara ibumu yang perempuan, dirumah yang kamu miliki kuncinya atau dirumah kawan-kawanmu. Tidak ada halangan bagi kamu makan bersama-sama mereka atau sendirian. Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayatnya(Nya) bagimu, agar kamu memahaminya. (1)

Dalam ayat ini menunjukkan bahwasanya tidak ada yang membedakan antara manusia yang satu dengan manusia lainnya. Meskipun ia sakit atau menyandang disabilitas.

Itu artinya, Allah pun tidak membedakan hamba-hambaNya. Semua manusia sama di mata Allah dan yang membedakan tentu saja adalah amalannya. Lalu bagaimana islam menganjurkan kaum muslimin untuk memperlakukan golongan orang yang menyandang disabilitas?

Tukang Ojek Perkosa 2

Berbuat Baik

Kunci yang pertama dalam memperlakukan orang lain tentu saja adalah berlaku baik. Bukan hanya kepada penyandang disabilitas saja, namun kepada siapapun itu kita perlu berbuat baik.

Bahkan ketika kita di perlakukan tidak baik oleh orang lain pun, islam juga mengajarkan untuk tidak membalas dengan perbuatan yang tidak baik.

Maka dari itu, memperlakukan penyandang disabilitas juga harus dengan baik ya sobat CahayaIslam, karena kita semua sama di mata Allah SWT.

Saling Membantu Jika Perlu

Sebagai seorang muslimin, kita memiliki kewajiban untuk menolong orang lain yang membutuhkan. Sama halnya kepada penyandang disabilitas, jika mereka membutuhkan pertolongan maka kita perlu menolong selagi bisa. Dalam islam, memudahkan urusan orang lain juga akan membantu memudahkan urusan kita lho sobat CahayaIslam. Belum lagi Allah akan memberikan pahala sebagai balasannya.

Tukang ojek perkosa – seorang wanita yang menyandang disabilitas. Ini termasuk perbuatan keji dan haram dalam hukum islam. Terlebih lagi kaum muslimin di anjurkan untuk berbuat baik kepada sesama, dan zina adalah perbuatan yang islam larang.


Catatan Kaki:

(1) – Surat An-Nur Ayat 61

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY