Cara Mencintai dalam Islam yang Baik dan Benar (Seri 5 Bahasa Cinta – Bagian 2)

0
49
Cara Mencintai dalam Islam yang Baik dan Benar Seri 5 Bahasa Cinta

Cara mencintai dalam islam – Pada kesempatan sebelumnya tim cahayaislam udah bikin ulasan pertama tentang salah satu dari 5 Bahasa Cinta yang kita coba ulik kaitannya dengan islam dan ajarannya. Dan ternyata kita nemu satu hadits tentang satu contoh sikap Rasulullah yang menunjukkan bahasa cinta yang pertama,yakni The Act of Service.

Nah, pada kesempatan kali kita akan reveal apa bahasa cinta yang kedua agar kita semua bisa belajar mencintai dengan benar dan bisa membuat pasangan kita lebih mencintai kita serta membuat hubungan romansa keluarga menjadi semakin harmonis.

PERHATIAN: Tips bahasa cinta ini ditujukkan untuk sobat cahayaislam yang sudah berkeluarga ya, jangan dipraktekin buat pacaran atau hal hal yang dilarang oleh agama islam

Cara Mencintai dalam Islam Sesuai 5 Bahasa Cinta: Physical Touch (Sentuhan Fisik)

Bahasa cinta kedua dalam buku Gary Chapman ini adalah Physical Touch atau artinya sentuhan fisik. Orang dengan bahasa cinta ini akan merasa sangat dicintai bila disentuh dengan penuh kasih. Menurut penulis, jenis bahasa cinta ini diterapkan dengan menggunakan bahasa tubuh dan sentuhan non verbal untuk menunjukkan cinta kepada pasangan.

Contoh yang bisa dilakukan adalah memeluk pasangan, cuddling, membelai pasangan dan semacamnya. Cara identifikasi apakah pasangan anda memiliki bahasa cinta berupa sentuhan fisik adalah dengan melihat perilaku doi yang touchy (cenderung menyentuh) anda. Gary Chapman menyarankan agar menghindari pengabaian atau kekerasan fisik kepada pasangan dengan bahasa cinta ini.

Rasulullah sudah kasih contoh Cara mencintai dalam islam dengan sentuhan?

Seperti yang sudah tim cahayaislam duga. Ternyata setelah mendalami beberapa lembar hadits tentang kehidupan pernikahan Rasulullah. Kita menemukan bahwa pada zamannya Rasulullah sudah mencontohkan hal ini kepada umatnya.

قلما كان يوم – أو قالت قل يوم – إلا كان رسول الله -صلى الله عليه وسلم- يدخل على نسائه فيدنو من كل امرأة منهن فى مجلسه فيقبل ويمس من غير مسيس ولا مباشرة » قالت « ثم يبيت عند التى هو يومها

Hadits yang diceritakan dari Urwah bin Zubair itu menyatakan bahwa Rasulullah membiasakan dirinya untuk mengunjungi semua istri – istrinya. Kemudian satu persatu akan mendapatkan belaian hangat. Kemudian baginda Rasulullah akan bermalam di rumah istri yang hari itu mendapatkan gilirannya. (Al Hakim 2710)

Rasulullah memiliki bahasa Cinta sentuhan Fisik?

Kami cukup takjub dengan temuan kami eh, karena ternyata ada banyak sekali contoh bahasa cinta physical touch yang teriwayatkan dalam hadits. Baik itu yang tentang rasulullah yang bermesraan dengan istrinya dengan disisir istrinya, berkecup mesra hingga mandi bersama J

Salah satu yang diriwayatkan Abu Dawud misalnya yang paling kami sukai adalah ketika Rasulullah tidur di pangkuan istrinya Aisyah:

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مَنْصُورِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ صَفِيَّةَ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَضَعُ رَأْسَهُ فِي حِجْرِي فَيَقْرَأُ وَأَنَا حَائِضٌ

Hadits Abu Dawud 260 pada kitab Thaharah diatas memberi clue bahwa Rasulullah sebenarnya memiliki bahasa cinta yang dominan berupa sentuhan fisik. Wallahu ‘alam. Semoga bermanfaat dan bisa diaplikasikan dalam kehidupan rumah tangga sobat Cahayaislam semuanya yaa!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!