Mahasiswa UGM Mengakhiri Hidup dan Terjun dari Lantai 11 Hotel Porta

0
670
Hotel Porta

Hotel Porta  – Media sosial baru-baru ini ramai membicarakan tentang kematian seorang mahasisawa UGM. Pria berusia 18 tahun bernama Tegar Sinar Ramadhan, memilih mengakhri hidup dari lantai 11 Hotel Porta by Ambarrukmo di jl. Colombo, Yogyakarta, Sabtu 8 Oktober 2022.

Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta untuk dilakukan proses identifikasi lebih jauh.

Kematian tersebut menggegerkan media sosial. Berita kematian juga menyebar dimana-mana, menyayangkan kematian tersebut karena masih berusia sangat muda.Manusia pasti mendapatkan ujiannya masing-masing, tinggal tergantung diri kuat atau tidak menghadapinya.

Banyak orang yang gugur dalam menghadapi cobaan tersebut dan memilih mengakhiri hidupnya seperti alm.Tegar ini. Lantas apa yang menyebabkan kematiannya?

Penyebab Kematian Mahasiswa UGM di Hotel Porta

Polisi belum mengetahui pasti apa penyebab dari kematiannya. Tapi berhasil menemukan surat keterangan kejiwaan yang dikeluarkan psikolog sebuah rumah sakit di Yogyakarta. Surat tersebut berisi kondisi psikolog korban.


Komisaris Sumanto dari kapolsek Bulak Sumur mengakui masih mendalami kasus bunuh diri pemuda tersebut. Jarak antar lokasi kejadian dengan kampus UGM hanya berjarak sekitar satu kilometer. Apakah hal tersebut masih saling berkaitan atau tidak, belum diketahui pasti.

Hotel Porta

Dari hasil sementara, polisi menyimpulkan bahwa alm.Tegar memang sengaja melompat dari lantai sebelas.

Berdasarkan informasi karyawan, sudah ada yang mengingatkan korban ketika mau melompat  tetapi itu hanyalah informasi awal dan polisi masih menyeledikinya.

Polisi juga menemui salah satu rekannya, diketahui alm.Tegar bukan berasal darii Yogyakarta. Kabar kematiannya menjadi ramai di media sosial, karena beredarnya video menjelaskan kematiannya di Tiktok.

Islam sendiri sangat melarang perbuatan bunuh diri ini. Ada beberapa alasan mendasar sekaligus menjadi peringatan bagi umat muslim yang bertekad melakukan bunuh diri.

Alasan Islam Melarang Bunuh Diri

Kejadian bunuh diri ini, bisanya dilakukan sebagai jalan pintas bagi orang yang tidak kuat menghadapi cobaan yang diberikan atau lari dari sebuah masalah .

Padahal ini bukanlah sebuah solusi, bahkan merupakan perbuatan tercela. Islam memiliki alasan mengapa bunuh diri ini dilarang berikut ini sejumlah alsannya.

1. Merupakan dosa besar

Bunuh diri merupakan sebuah dosa besar yang teramat buruk dan Allah sangat membenci perbuatan ini. Sebagaimana yang telah Allah sampaikan dalama surah An-Nisa ayat 29-30.

“Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. Dan barangsiapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, maka Kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (QS. An Nisa: 29-30).

Hotel Porta

Rasulullah juga menyampaikan dalam sabdanya.

“Barangsiapa yang membunuh dirinya dengan sesuatu, ia akan di adzab dengan itu di hari kiamat” (HR. Bukhari no. 6105, Muslim no. 110).

2. Akan mendapatkan adzab yang pedih

Adzab yang diberikan tidak main-main, hal ini sesuai dengan bagaimana dirinya membunuh diri sendiri. Misalnya jika bunuh diri dengan besi, maka kelak besi berada ditangannya untuk menikam-nikam perutnya sendiri.

Begitu juga jika meminum racun, maka kelak ia meminum racun sedikit demi sedikit di dalam neraka. Kejadian tersebut menjadi kekal juga abadi. Hal ini berdasarkan dua hadits berikut ini, yang telah disampaikan oleh Rasulullah pada umatnya.

“Barangsiapa yang membunuh dirinya dengan besi, maka besi itu kelak akan berada di tangannya dan akan dia gunakan untuk menikam perutnya sendiri di dalam neraka Jahannam, kekal di sana selama-lamanya. Barangsiapa bunuh diri dengan minum racun, maka kelak ia akan meminumnya sedikit-demi sedikit di dalam neraka Jahannam, kekal di sana selama-lamanya. Barangsiapa yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari atas gunung, maka dia akan dijatuhkan dari tempat yang tinggi di dalam neraka Jahannam, kekal di sana selama-selamanya” (HR. Bukhari no. 5778, Muslim no. 109).

Betapa menakutkan adzab juga siksaan yang akan diterima oleh orang yang melakukan bunuh diri. Semoga kasus kematia alm.Tegar di Hotel Porta bisa mengingatkan kita betapa pedih adzab orang yang bunuh diri.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY