Warung Pecel Lele Malioboro Dikeluhkan Mahal Oleh Wisatawan, Begini Pandangan Menurut Islam

0
50
Warung Pecel Lele 1

Warung pecel lele – Akhir-akhir ini warung penjual pecel lele yang ada di Malioboro menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat. Ini karena adanya wisatawan yang mengeluhkan mengenai harga pecel lele yang disebut-sebut mahal. Diketahui bahwa lokasi warung tersebut berada di kawasan pertokoan selatan kantor DPRD DIY. Dan warung ini kabarnya tidak termasuk PKL sehingga lebih tepatnya merupakan restoran. Sehingga masih dikoordinasikan dengan dinas Pariwisata.

Warung Pecel Lele 2

Harga mahal yang dikeluhkan oleh wisatawan ini menuai banyak komentar. Bahkan ada beberapa orang yang juga mengiyakan bahwasanya harga pecel lele di kawasan Malioboro cukup mahal. Dalam hal ini, mengkritik bukanlah suatu hal yang dilarang. Ini juga bisa menjadi perbaikan bagi yang bersangkutan. Namun dalam mengkritik juga harus memperhatikan etika dan adab yang sesuai dengan ajaran islam.

Warung Pecel Lele Malioboro Dikeluhkan Mahal Oleh Wisatawan, Begini Pandangan Menurut Islam

Warung Pecel Lele 1

Warung pecel lele Malioboro dikeluhkan memasang harga yang cukup mahal. Sehingga beberapa waktu lalu viral mengenai komentar dari seorang wisatawan. Dalam islam sendiri, berdagang adalah salah satu jalur bisnis atau usaha yang dianjurkan. Apalagi di jaman Nabi Muhammad SAW, beliau juga melakukan kegiatan berdagang. Dan tentunya dengan memperhatikan adab-adab yang sesuai dengan aturan dalam agama islam. Sehingga tidak menyebabkan riba ataupun dosa.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.

Dalam ayat ini menjelaskan tentang bagaimana Allah menganjurkan jalan untuk perniagaan atau jual beli. Allah juga melarang perbuatan riba sehingga disini diperintahkan untuk menggunakan asas suka sama suka. Sehingga tidak ada yang merasa lebih diuntungkan dan yang dirugikan. Lalu bagaimana pandangan islam mengenai warung yang memberikan harga mahal? Begini adab berdagang menurut agama islam.

Warung Pecel Lele 3

Menjauhi Perkara Riba

Dalam berdagang, mengambil keuntungan adalah hal yang lumrah atau wajar. Dan tentu saja ini diperbolehkan menurut islam. Hanya saja, dalam mengambil keuntungan juga harus memperhatikan beberapa hal. Salah satunya tidak mengambil keuntungan yang berlebihan, serta menjauhi perkara riba.

Barang Yang Dijual Halal dan Kualitas Baik

Salah satu adab atau etika dalam berdagang adalah memastikan bahwa apa yang dijual dalam kualitas yang baik dan juga halal. Begitu juga saat menjual makanan, yang terpenting memastikan kandungan makanan tersebut halal dan juga masih dalam kondisi yang baik. Sehingga layak untuk diperjual belikan tentu saja.

Jujur dan Amanah

Dalam berdagang sangat penting memiliki sifat jujur dan juga amanah. Hal ini tercermin dalam kegiatan jual beli yang dilakukan. Misalnya tidak ada kecurangan dalam timbangan, kemudian juga tidak ada kecurangan-kecurangan hanya untuk mengambil keuntungan. Ini sangat penting dperhatikan dan juga merupakan anjuran dalam ajaran islam.

Warung pecel lele – di Malioboro dikeluhkan oleh wisatawan karena harganya cukup mahal. Dalam islam, berdagang juga memiliki adab dan etika yang harus diperhatikan. Yang terpenting sobat CahayaIslam, dalam berdagang harus memenuhi ketentuan syariat islam yang berlaku.


Catatan Kaki:

(1) – Surat An-Nisa Ayat 29

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY