Hilal, Metode Menentukan Bulan Baru dalam Islam

0
73

Hilal – Di zaman modern seperti sekarang ini kita bisa mendapatkan informasi dengan sangat mudah dengan danya teknologi internet. Namun sayangnya banyak orang yang tidak memanfaatkan internet untuk mencari ilmu dan memperbanyak pemahaman soal agama.

Banyak muslim yang justru hanya memanfaatkan internet untuk bersocial media, bermain game online, dan lain sebagainya. Padahal jika kita memanfaatkan internet dengan baik tentu wawasan kita akan sangat cepat bertambah.

Salah satu hal sederhana seperti hilal saja banyak muslim yang belum tahu. Istilah hilal sering kali disebutkan ketika menjelang ramadhan atau menjelang hari raya idul fitri. Sebenarnya hilal tidak hanya ada pada dua waktu tersebut namun setiap bulan selalu ada hilal. Lantas apa sebenarnya pengertian hilaal?

Pengertian Hilal

Hilal merupakan istilah untukbulan sabit pertama atau yang paling tipis yang menjadi penanda bulan baru Hijriyah. Hilaal biasanya terlihat rendah diatas langit barat dan bisa diamati setelah matahari terbenam.

Para astronom muslim menggunakan hilaal sebagai penanda masuk bulan baru. Biasanya para ulama akan mengumumkan kapan mulainya bulan Ramadan dan syawal ketika hilal sudah terlihat.

Rasulullah pernah bersabda:

Berpuasalah karena melihat hilal (rukyatul hilal). Berhari rayalah karena melihatnya pula. Jika tidak nampak bagi kalian, maka genapkanlah bulan Sya’ban menjadi 30 hari.”  (HR. Bukhari, no. 1909)

Hiilal biasanya digunakan untuk nentukan kapan mulai puasa ramadan dan menentukan dua hari raya yakni hari raya idul fitri dan hari raya idul adha. Menentukan hilal juga termasuk ibadah dan biasanya yang melakukan pengamatan adalah para astronom atau para ahli ilmu falak.

Lembaga yang melakukan rukyatul hilaal saat ini hanya melakukannya di bulan ramadhan dan untuk menentukan dua hari raya. Sedangkan dibulan lainnya tidak perlu dilakukan rukyatul hilall. Sedangkan untuk menentukan tanggal di setiap bulan hijriyah tidak menggunakan bulan sabit muda melainkan menggunakan perhitungan numerik astronomik.

Saat ini kita memang sudah memiliki kalender hijriyah yang bisa menjade pedoman hisab setiap bulan. Namun hingga saat ini metode menggunakan bulan sabit masih tetap dilakukan. Salah satu organisasi islam seperti Muhammadiyah tidak menggunakan hiilal namun menggunakan kalender hijriyah untuk menentukan bulan ramadhan dan hari raya sehingga tidak akan perbedaan dan pertentangan apabila hillal berlum terlihat.

Sobat cahaya Islam, betapa Allah sudah sangat detail mengatur segala sesuatu di alam semesta ini. manusia diberikan kemudahan dan petunjuk dalam banyak hal termasuk untuk menghitung dan menentukan bulan.

Bulan dan Matahari merupakan cipataan Allah yang sangat bermanfaat bagi manusia. Selain itu juga merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah. Betapa manusia diberi akal agar bisa membaca tanda kekuasaan Allah.

Setelah mengetahui mengenai apa itu hilall maka selanjutnya kita bisa semakin paham bahwa menentukan tanggal baru di bulan Ramadan dan dua hari raya adalah dengan perhitungan tersebut. Kita tidak bisa sembarangan dalam menentukan sesuatu. Namun Allah telah memberikan petunjuk bagi kita agar kita bisa menentukan segala sesuatu dengan aturan yang tepat. Semoga informasi ini menambah wawasan kita semua.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!