Renungilah Kematian Peramal Mbak You dan Jauhi Kemusyrikan

0
37
peramal Mbak you

Peramal Mbak You – Setelah kematian Mama Laurent, umat juga dibuat kaget dengan adanya pemberitaan kematian Peramal Mbak You. Untuk sementara ini, umat tak dapat memastikan penyebab kematiannya. Hal ini tentu akan menjadi pembelajaran bagi umat terkait persiapan bekal untuk kematian masing – masing.

Sobat Cahaya Islam, kematian Peramal Mbak You adalah kematian dari sekian umat yang mengklaim dirinya sebagai seorang peramal. Maka dari itu, alangkah baiknya bila umat senantiasa waspada dengan berbagai aktivitas dalam kehidupan agar dapat memanen banyak kebaikan dalam hidupnya. 

Bagaimana Sikap Umat Seharusnya terhadap Kematian Peramal Mbak You?

peramal Mbak you

Sobat Cahaya Islam, setiap umat yang mengalami kematian berhak untuk mendapatkan do’a dari umat yang mengetahui pemberitaan kematian tersebut. Selain itu, umat juga perlu melakukan takziah kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kewajiban seperti ini haruslah terus berjalan sebagai konsekuensi seorang hamba, bukan karena sekedar budaya saja. Sebab banyak dari sebagian umat yang masih menganggap takziah adalah budaya dalam Islam. Sehingga upaya untuk bertakziah menjadi tidak semaksimal karena anggapan tersebut.

Namun, fakta hari ini banyak menunjukkan bahwa takziah hanya termaknai sebagai budaya semata. Saking ekstrimnya, terdapat sebagian umat yang rela meninggalkan kewajiban tersebut sebab terdapat anggapan bahwa takziah tidak memberikan keuntungan materi serta menghilangkan banyak waktu. Miris bukan? Harusnya semakin bertambahnya zaman, umat semakin mawas diri dari pengaruh arus pemikiran selain Islam agar tak gampang tersesat.  

Apakah Dosa Peramal Mendapatkan Ampunan Dari Allah SWT?

Peramal Mbak You

Sobat Cahaya Islam, sebagian umat tentu masih bertanya – tanya terkait sudut pandang Islam terhadap peramal. Sebab, pekerjaan tersebut sama halnya dengan mendahului takdir yang sudah menjadi keputusan Allah SWT.

Meramal bisa saja menjadikan seseorang tidak mempercayai atau bahkan meragukan keimanannya. Tentu, kondisi ini akan menyebabkan seseorang menjadi musyrik. Lantas, bagaimana jika seseorang yang melakukan aktivitas meramal belum bertaubat?

Pertaubatan tempat utamanya ada dalam hati serta komitmen umat. Tidak akan ada yang tau secara persis kapan pertaubatan akan segera umat laksanakan. Selain itu, seseorang yang melakukan aktivitas meramal tentu harus mempertanggung-jawabkan di hari perhitungan nanti.

Semua anggota tubuh akan menjadi saksi nyata bagaimana kehidupan yang selama ini umat jalankan. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Fushilat 20-21 :

حَتَّى إِذَا مَا جَاءُوهَا شَهِدَ عَلَيْهِمْ سَمْعُهُمْ وَأَبْصَارُهُمْ وَجُلُودُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (20) وَقَالُوا لِجُلُودِهِمْ لِمَ شَهِدْتُمْ عَلَيْنَا قَالُوا أَنْطَقَنَا اللَّهُ الَّذِي أَنْطَقَ كُلَّ شَيْءٍ وَهُوَ خَلَقَكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ (21)

Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan. Dan mereka berkata kepada kulit mereka: “Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?” Kulit mereka menjawab: “Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali pertama dan hanya kepada-Nya lah kamu dikembalikan.” (QS. Fushilat: 20-21)

Terkait dosa atau tidaknya, tentu hal tersebut bukan termasuk dalam sisi yang dapat umat perbincangkan. Namun, Islam telah mengajarkan kepada umat dengan jelas terkait mawas diri. Mawas diri yakni bagaimana usaha umat untuk menjaga serta melindungi dirinya dari perbuatan yang ternista seperti meramal dan lainnya.

Bagaimana Strateginya Agar Umat tak Mudah Percaya dengan Ramalan?

Sebagai umat muslim, menjauhi segala hal yang berbau kemusyrikan termasuk akhlak terpuji. Sebab, hal ini sama halnya dengan menjaga ajaran Islam semakin terimplementasikan dalam diri. Salah satu strategi yang umat bisa lakukan yakni dengan menjauhi berbagai referensi bacaan terkait ramalan zodiak baik tentang masa depan maupun hubungan asmara.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai kematian Peramal Mbak You serta tips agar tak mudah terpengaruh dengan bacaan yang mendekatkan pada kemusyrikan.  Semoga ke depan, umat dapat lebih bijak dalam memilih referensi bacaan termasuk terkait ramalan maupun zodiak yang seringkali umat gunakan untuk iseng melihat masa depan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY