Tio Pakusadewo Terjerat Narkoba, Ini Alasan Narkoba Termasuk Maksiat Dalam Islam

0
144
Tio Pakusadewo Kembali Ditangkap Karena Narkoba

Tio Pakusadewo – kembali ditangkap karena kasus narkoba yang menjeratnya. Setelah sebelumnya ditangkap dengan kasus yang sama pada tahun 2017. Tio ini merupakan salah satu aktor yang cukup berbakat dan membintangi beberapa film Indonesia. Bahkan dikabarkan pernah ditawari untuk menjadi anggota DPR, namun ditolak. Melihat fenomena narkoba yang semakin marak ini, kita tahu bahwa semakin banyak orang yang salah dalam pergaulan sehingga harus bertemu dengan barang haram ini.

Tio Pakusadewo Terjerat Narkoba, Begini Alasan Islam Larang Konsumsi Narkoba

Narkoba merupakan bahan adiktif yang biasanya digunakan untuk medis atau praktisi kesehatan. Sehingga narkoba ini tidak boleh sembarangan dikonsumsi. Karena akan menimbulkan efek seperti menurun kesadaran, bahkan hingga ketergantungan. Narkoba ini biasanya digunakan untuk kepentingan dalam pengobatan. Penggunaannya pun dalam porsi yang tepat dan yang pasti tetap dalam pengawasan. Sayangnya, pergaulan saat ini membuat banyak orang justru menyalahgunakan narkoba ini. Dalam islam, mengkonsumsi narkoba adalah maksiat. Apa alasannya?

Tio Pakusadewo Kembali Ditangkap, Ini Alasan Konsumsi Narkoba Termasuk Perbuatan Maksiat Dalam Islam

Tio Pakusadewo Ditangkap, Efek Narkoba Picu Maksiat

Dalam agama islam, perbuatan maksiat merupakan perbuatan dosa yang mana memberikan banyak madharat untuk pelakunya. Sehingga karena banyak efek negatif, maka perbuatan tersebut digolongkan sebagai perbuatan maksiat. Begitu juga dengan mengkonsumsi narkoba yang jelas dilarang dalam agama. Hal ini bukan tanpa alasan, namun ada beberapa alasan mengapa konsumsi narkoba adalah perbuatan maksiat.

الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الْأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِنْدَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ يَأْمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَاهُمْ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ إِصْرَهُمْ وَالْأَغْلَالَ الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهِمْ ۚ فَالَّذِينَ آمَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنْزِلَ مَعَهُ ۙ أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka itulah orang-orang yang beruntung.(1)

Dalam potongan ayat diatas, dijelaskan bahwa segala yang baik dihalalkan dan segala yang buruk dihalalkan. Jika narkoba merupakan salah satu hal yang diharamkan dalam agama, tentu ini dikarenakan banyaknya keburukan yang ditimbulkan. Sehingga perbuatan mengkonsumsi narkoba bisa menjadi jalan untuk menjerumuskan umat muslim dalam perbuatan maksiat.

Narkoba Berikan Banyak Efek Negatif Bahkan Memicu Perbuatan Dzolim

Tio Pakusadewo Beri Pelajaran Narkoba Bertentangan Dengan Islam

Larangan untuk konsumsi narkoba ini didasarkan pada banyaknya efek negatif yang ditimbulkan. Sehingga ini akan merusak akal hingga berpengaruh pada perilaku maupun moral penggunanya. Narkoba memberikan efek tidak sadar, memabukkan, halusinasi hingga tingkat emosi tidak stabil. Dikhawatirkan hal ini juga akan memicu tindakan dzolim atau maksiat yang bisa dilakukan oleh pengguna dibawah efek narkoba itu sendiri. Terlebih dikarenakan narkoba biasanya digunakan untuk kepentingan medis, maka tidak seharusnya dikonsumsi umum.

Tio pakusadewo – yang kembali ditangkap dengan kasus yang sama, yaitu narkoba. Ini menjadi pelajaran untuk umat muslim, bahwasanya pergaulan saat ini bisa mengajak anda ke jalan yang salah. Jika anda tidak pandai dalam memilah pergaulan mana yang baik dan tidak, perbuatan mana yang baik dan tidak. Semoga kita dijauhkan dari perbuatan maksiat ataupun obat terlarang ini ya sobat cahaya islam.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Al-A’raf Ayat 157

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY