Perilaku Jujur dalam Islam: Sifat Baik Pembawa Berkah

0
179
Perilaku-Jujur-dalam-Islam-yang-Membawa-Berkah

Perilaku Jujur dalam Islam – Salah satu ajaran agama Islam yang mulia adalah kejujuran. Tentu saja, ini berlaku dalam semua bentuk muamalah. Nantinya, kejujuran inilah yang akan mendatangkan berkah. Oleh karena itu, setiap umat Islam wajib berperilaku jujur.

Dalil Perilaku Jujur dalam Islam

Ada banyak dalil tentang perintah jujur, baik itu dari ayat Al-Qur’an maupun hadits Nabi. Salah satunya adalah hadits sahih dari ‘Abdullah bin Mas’ud di bawah ini:

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ

“Hendaklah kalian berlaku jujur, karena kejujuran akan mengantarkan pada kebaikan dan kebaikan akan mengantarkan pada surga.” (1)

Dari hadits di atas, jelas bahwa kejujuran adalah adalah awal dari kebaikan. Kita bisa melihat bahwa orang-orang baik umumnya adalah orang yang jujur. Begitu juga sebaliknya, orang yang tidak jujur umumnya akan berperilaku tidak baik.

Pencuri, koruptor, perampok, dan lain-lain adalah orang-orang yang tidak jujur. Di sisi lain, kejujuran akan membuat seseorang suka berbuat baik seperti membantu & menolong orang lain, menghormati & menghargai orang lain, dll.

Pentingnya Kejujuran dalam Bisnis dan Pekerjaan

Lebih lanjut, ada perintah khusus untuk senantiasa menjunjung tinggi kejujuran dalam mencari rezeki. Pasalnya, banyak orang di zaman sekarang ini yang menghalalkan cara apapun demi mendapatkan uang seperti menipu, curang, dll. Dalam hal ini, Rasulullah bersabda:

إِنَّ التُّجَّارَ يُبْعَثُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فُجَّارًا إِلاَّ مَنِ اتَّقَى اللَّهَ وَبَرَّ وَصَدَقَ

“Para pedagang akan dibangkitkan di hari kiamat sebagai orang jahat, kecuali mereka yang bertakwa, berbuat baik, dan berlaku jujur.” (2)

Saat ini, kita bisa melihat banyaknya kejadian peniupuan. Apalagi di zaman yang serba online ini di mana penjual dan pembeli tidak bertemu langsung, maka akan lebih rentan adanya penipuan. Sebagai umat muslim, kita tidak boleh meniru cara-cara licik seperti itu karena agama Islam mengajarkan kejujuran.

Kejujuran Membawa Berkah

Dalam sebuah pekerjaan atau bisnis, yang kita cari bukan hanya sekedar keuntungan, tapi juga keberkahan. Jika hasilnya tidak berkah, uang sebanyak apapun akan terasa kurang. Sebaliknya, uang yang berkah akan membuat pemiliknya merasa cukup, meski tidak terlalu banyak. Terkait hal ini, Rasulullah bersabda:

الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُوِرَكَ لَهُمَا فِي بَيْعِهِمَا

“Penjual dan pembeli punya hak pilih selama belum berpisah. Jika keduanya jujur dan terus terang, keduanya akan mendapat keberkahan dalam transaksi itu.” (3)

Ada banyak contoh keberkahan dari sikap jujur seperti ini. Misalnya, kejujuran bisa memudahkan kita memperoleh kelapangan dan jalan keluar saat ada masalah. Dalam menjelaskan Q.S. At-Taubah 119, Ibnu Katsir berkata bahwa perilaku dusta bisa mengantarkan pada kebinasaan. Oleh karena itu, jauhilah dusta dan berpeganglah dengan sikap jujur. Mudah-mudahan sobat Cahaya Islam memperoleh kepalangan & jalan keluar atas sikap jujur sobat semua. Aamiin.


Referensi:

(1) Sunan Abi Dawud 4989

(2) Jami’ at-Tirmidhi 1210

(3) Mishkat al-Masabih 2802

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY