Memberikan pinjaman – Dalam kehidupan, kita tidak luput dari meminta atau memberikan pertolongan orang lain. Salah satunya adalah memberikan hutang kepada orang yang membutuhkan. Baik itu kerabat, teman atau bahkan keluarga. Allah menganjurkan kaum muslimin untuk saling tolong-menolong. Namun tentu saja dalam memberi hutang juga harus sesuai dengan syariat islam.
Dalam islam, saat kita memberi hutang atau pinjaman juga termasuk dalam sedekah lho. Namun tentu saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk meminjamkan uang kepada orang lain. Seperti membuat perjanjian tertulis, adanya saksi dan lain sebagainya. Namun tahukah sobat CahayaIslam, bahwasanya memberi hutang dapat menjadi salah satu sebab pahala besar?
Memberikan Pinjaman, Beberapa Hal Ini Bisa Jadi Pahala Besar Lho!


Memberikan pinjaman adalah salah satu bentuk sedekah yang dapat menjadi pahala untuk kita. Walaupun Allah tidak menganjurkan berhutang terkecuali karena keperluan mendesak atau terhimpit kesulitan namun bukan berarti Allah melarang. Terlebih bagi orang yang memberikan hutang untuk orang yang kesulitan, ini dianjurkan. Allah bahkan memberi syarat saat memberi hutang kepada orang lain.
وَإِنْ كَانَ ذُو عُسْرَةٍ فَنَظِرَةٌ إِلَىٰ مَيْسَرَةٍ ۚ وَأَنْ تَصَدَّقُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Dan jika (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
Dalam ayat Al Quran ini menjelaskan tentang bagaimana Allah akan memberikan pahala bagi orang yang yang memberi pinjaman dan juga kelonggaran bagi yang berhutang. Selain itu, tahukah sobat CahayaIslam bahwa Allah akan memberikan pahala bagi orang yang melakukan beberapa hal ini saat memberikan pinjaman kepada orang lain.
Memberikan Pinjaman Kepada Orang Yang Kesulitan


Salah satu sebab pahala besar bagi orang yang memberikan hutang adalah hutang untuk orang yang kesulitan. Dengan memberi pinjaman kepada orang yang membutuhkan maka ini sama saja memberi pertolongan dan kemudahan bagi orang lain. Siapapun yang memberikan kemudahan orang lain maka akan dipermudah juga urusannya oleh Allah SWT.
Memberikan Kelonggaran atau Tenggang Waktu
Allah SWT akan membalas dengan pahala besar bagi orang yang memberikan kemudahan pembayaran pinjaman bagi orang yang berhutang. Ini sama halnya menolong kesulitan orang lain. Dalam ayat Al Quran pun Allah menganjurkan kaum muslimin untuk memudahkan pembayaran bagi orang yang kita berikan pinjaman.
Tidak Menagih Saat Orang Lain Kesulitan
Dalam islam, Allah menganjurkan untuk kita tidak menagih orang lain yang sedang dalam kesulitan. Bahkan Allah juga menjanjikan pahala yang lebih baik bagi orang yang menyedekahkan apa yang ia pinjamkan untuk orang lain. Ini karena sama halnya kita sedang bersedekah dengan cara tidak menagih bahkan mengikhlaskan yang sudah kita pinjamkan kepada orang lain.
Memberikan pinjaman – sama halnya dengan bersedekah menurut pandangan islam. Terlebih cara yang baik untuk mendapatkan pahala salah satunya dengan cara memberi pinjaman dengan beberapa hal yang bisa dilakukan. Diantaranya saat kita memberikan kelonggaran waktu, kemudian memberikan hutang saat orang lain dalam kesulitan, atau saat kita mengikhlaskan hutang yang diberikan.
Catatan Kaki:
(1) – Surat Al-Baqarah Ayat 28
































