Pasar Blauran Kebakaran, Ini 4 Hikmah Kebakaran Dalam Islam?

0
35

Pasar Blauran Kebakaran – Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada hari ahad, 30 Agustus 2020. Pasar tidak terbakar, hanya sebuah toko elektronik di Kranggan yang terbakar. Peristiwa ini tentunya menimbulkan tanda tanya yang besar. Mengapa hanya sebuah toko yang terbakar?. Apakah ini sebuah teguran dari Allah?

Sobat cahaya islam, islam mengajarkan kita untuk mempelajari segala sesuatu yang ada di bumi ini. Salah satunya adalah hikmah dari setiap musibah yang menimpa kita. Hal itu dikarenakan Allah tidak mungkin memberikan sebuah musibah tanpa adanya alasan dibaliknya.

4 Hikmah dari Pasar Blauran Kebakaran

Ada baiknya kita mempelajari beberapa hikmah dari kejadian pasar Blauran kebakaran untuk menambah wawasan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Berikut beberapa hikmah dari kejadian pasar Blauran kebakaran :

  1. Tidak memasang pengaman secara berlebihan

Toko elektronik di pasar Blauran tersebut memasang pintu pengaman berlapis sehingga sulit dibuka pada saat kebakaran tersebut terjadi. Waspada diperbolehkan, tetapi segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. hal tersebut senada dengan hadist yang berbunyi:

كُلُوا وَاشْرَبُوا وَالْبَسُوا وَتَصَدَّقُوا ، فِى غَيْرِ إِسْرَافٍ وَلاَ مَخِيلَةٍ

Makan dan minumlah, berpakaianlah dan bersedekahlah tanpa bersikap berlebihan dan sombong.”  (HR. An-Nasa’I, no. 2559. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

  1. Allah sedang melatih kita untuk bersabar

Datangnya sebuah musibah kepada kita pasti membuat kita merasakan emosi, apalagi jika musibah tersebut berkaitan dengan harta, anak, istri, saudara, atau orangtua. Disinilah Allah melatih dan menguji kesabaran kita. Sudah sejauh manakah kesabaran kita dalam menghadapi ujian-Nya? Sudah sampai manakah kita percaya pada segala ketetapan qada’ dan qadar-Nya?.

Kesabaran manusia ada batasnya, kesabaran Allah tidak ada batasan. Allah hanya ingin menjadikan kita manusia yang lebih kuat dan tegar daripada sebelumnya. Kita sebagai manusia justru seringkali berburuk sangka kepada Allah dan menyalahkan semua ketetapan-Nya.

  1. Introspeksi diri

Allah mungkin menginginkan kita untuk introspeksi diri kita sendiri. Mungkin didalam harta kita tersebut ada hak milik orang lain yang belum kita berikan melalui zakat atau sedekah. Selain itu, mungkin kita pernah menyakiti hati orang lain tanpa kita sadari atau ketika kita sibuk melayani seorang pembeli yang anak yatim piatu, tanpa sadar kita berkata kasar kepadanya. Kita harus introspeksi diri dan memohon ampunan kepada Allah atas kesalahan yang mungkin kita perbuat tanpa kita sadari.

  1. Allah ingin kita kembali mengingat-Nya

Dalam rutinitas duniawi kita yang semakin sibuk, kita justru semakin melupakan Allah yang telah menciptakan kita dari tiada menjadi ada. Dengan adanya suatu musibah bisa membuat kita kembali ingat kepada-Nya. Salah satu contoh dari musibah tersebut adalah terbakarnya salah satu toko di pasar Blauran yang ada di Surabaya.

Itulah empat hikmah dari pasar Blauran kebakaran. Semoga kita selalu ingat kepada Allah, tuhan yang menciptakan kita. Selain itu, semoga kita dapat menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Amiinn..

 

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!