Kenapa Kita Bisa Bangun Sahur di Bulan Ramadan, Sedangkan Sulit Bangun Tahajud di Bulan Lain?

0
36
Kenapa Kita Bisa Bangun Sahur di Bulan Ramadan, Sedangkan Sulit Bangun Tahajud di Bulan Lain

Bangun Sahur – Pernah kepikiran nggak sih sobat cahayaislam? kenapa pas lagi Bulan Ramadan, kita bisa bangun dini hari untuk sahur. Ya meski di awal awal cukup meronta ronta juga sih denger alarm handphone bunyi jam 2 / 3 pagi. Tapi lama kelamaan kita jadi biasa dan malah gampang aja gitu buat bangun Sahur. Hal ini berlawanan lho dengan bulan bulan lainnya, selain Ramadan. Beberapa dari kita insha Allah pengen banget bisa membiasakan bangun malam dan sholat tahajud. Atau yang paling basic deh, bisa bangun awal dan tepat waktu buat sholat Subuh. Nah gimana tuh?

Tim cahayaislam udah survey ke beberapa responden nih. Bertanya soal kenapa kita bisa Bangun sahur dan biasa melakukan bangun dini hari di bulan suci, tidak di bulan bulan lainnya. Tak lupa juga kita bertanya pada beberapa alim ulama terkait hal ini.

Bangun Sahur Mengandung Unsur Motivasi Spiritual untuk Umat Islam

Bulan Ramadan adalah bulan suci dalam agama Islam di mana umat Muslim diwajibkan untuk berpuasa sebagai bentuk ibadah. Karena itu, ada motivasi spiritual yang kuat di bulan ini untuk menjalankan segala ibadah dengan lebih tekun, termasuk bangun malam untuk sahur. Di sisi lain, kita juga pahami bahwa ada keberkahan dalam makan sahur kita. Orang-orang yang berpuasa selama bulan Ramadan sadar akan keutamaan dan keberkahan yang terkandung dalam melakukan ibadah pada bulan ini. Hal ini bisa menjadi pendorong yang kuat untuk bangun malam demi menunaikan ibadah sahur.

Kondisi Lingkungan dan Vibes Ramadan yang Bikin Kita lebih Semangat Bangun Sahur

Suasana bulan Ramadan di mana banyak orang bangun malam untuk ibadah dapat menciptakan lingkungan yang mendukung untuk juga ikut bangun malam. Suasana ini bisa membuat orang merasa lebih termotivasi dan termobilisasi untuk ikut serta dalam ibadah sahur. Sobat cahayaislam perhatikan aja, nggak ada tuh orang teriak waktu sahur di masjid atau langgar di sekitar kita di bulan selain Ramadan. Atau kita nggak akan nemu bocil atau remaca keliling komplek sambil bangunin sahur.

Selain itu, Pada bulan Ramadan, ada dukungan sosial yang lebih besar dari keluarga, teman, dan komunitas dalam menjalankan ibadah, termasuk sahur. Ini bisa membuat seseorang lebih termotivasi dan lebih mudah bangun malam untuk bersama-sama makan sahur.

Menurut Pakar Kesehatan, Pola Tidur Kita Cenderung Lebih Teratur di Bulan Ramadan

Coba kita pikir deh. Di bulan selain Ramadan apakah kita sering ada acara di luar rumah pada malam hari. Misalnya kita nongkrong bareng temen sampai malam, hangout dan lain sabagainya. Menurut pakar kesehatan, selama bulan Ramadan, umat Muslim biasanya menyesuaikan pola tidur mereka untuk memasukkan waktu sahur di tengah malam. Mereka biasanya tidur lebih awal agar bisa bangun lebih mudah untuk sahur, dibandingkan dengan bulan-bulan lain di mana pola tidur mungkin lebih tidak teratur. Tapi jangan salah, ada juga lho sobat muslim yang malah jam kerja biologisnya jadi kebalik balik. Biasanya aktif pagi sampai malam hari. Ketika ramadan tiba berubah menjadi manusia nokturnal.

***

Kesimpulannya adalah, Tentu, mempersungguh sahur merupakan bukti bahwa kita bisa melakukan sesuatu dengan niat yang kuat dan tekad yang mantap. Saat kita berpuasa, sahur menjadi sangat penting karena memberi energi untuk menjalani puasa seharian. Dengan memiliki niat yang kuat untuk menjalankan ibadah puasa, kita dapat mengatasi keterbatasan tidur dan keinginan untuk makan sehingga dapat bangun makan sahur tepat waktu.

Kemampuan untuk bangun dengan niat yang kuat juga mencerminkan kedisiplinan dan kesungguhan dalam menjalankan kewajiban agama. Ini merupakan bagian penting dari ibadah puasa yang menuntut kesabaran, pengendalian diri, dan komitmen yang tinggi. Semoga bermanfaat ya!

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY