Mengapa Kita Dianjurkan Bekerja Keras? Ini Jawabannya

0
17
Mengapa kita dianjurkan bekerja keras

Mengapa kita dianjurkan bekerja keras – Bukan hanya sebagai agama langit, Islam dapat membumi sehingga memandang bekerja sebagai sebuah fitrah. Mengapa kita dianjurkan bekerja keras? Ketika dihadapkan pada pertanyaan tersebut, maka salah satu jawabannya karena Islam sangat membenci pemalas. Secara fiqih, kegiatan mencari nafkah merupakan hal wajib. 

Dalil yang Menjadi Dasar Mengapa Kita Dianjurkan Bekerja Keras

Rasulullah SAW melarang keras untuk mengemis karena menurunkan harga diri, terutama bagi orang yang sebenarnya masih mampu bekerja. Ancaman keras tersebut disampaikan demi melindungi harga diri agar tidak menjadi beban bagi sesamanya. 

Mengapa kita dianjurkan bekerja keras

Mengapa kita dianjurkan kerja keras dalam Islam, sebab seseorang akan mendapatkan penghidupan yang lebih baik. Oleh karena itu, bekerja keras menjadi keharusan setiap muslim agar hidupnya lebih tenang baik saat beribadah maupun berinteraksi dengan masyarakat. 

Berikut ini dalil bagi setiap muslim dianjurkan bekerja keras:

1.     At-Taubah:105

Dalil pertama agar kaum muslim mendapat seruan untuk bekerja keras yaitu pada surah At-Taubah ayat 105 yang berbunyi:

وَقُلِ ٱعْمَلُوا۟ فَسَيَرَى ٱللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُۥ وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَٰلِمِ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Dari ayat tersebut, disimpulkan bahwa mengapa kita dianjurkan bekerja keras yaitu agar Allah dan Rasul melihat pekerjaan Sobat Cahaya Islam.

2.  HR Bukhari 

Selain pada ayat Al Quran, perintah untuk bekerja keras terdapat pada HR Bukhari nomor 2073 yang berbunyi:

ﻷَﻥْ ﻳَﺄْﺧُﺬَ اَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺍَﺣْﺒُﻠَﻪُ ﺛُﻢَّ ﻳَﺎْﺗِﻰ ﺍﻟْﺠَﺒَﻞَ ﻓَﻴَﺎْﺗِﻰَ ﺑِﺤُﺰْﻣَﺔٍ ﻣِﻦْ ﺣَﻄَﺐٍ ﻋَﻠَﻰ ﻇَﻬْﺮِﺥِ ﻓَﻴَﺒِﻴْﻌَﻬَﺎ ﻓَﻴَﻜُﻒَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﺑِﻬَﺎ ﻭَﺟْﻬَﻪُ ﺧَﻴْﺮٌﻟَﻪُ ﻣِﻦْ ﺍَﻥْ ﻳَﺴْﺄَﻝَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﺍَﻋْﻄَﻮْﻩُ ﺍَﻭْ ﻣَﻨَﻌُﻮْﻩُ 

Dari dalil hadits tersebut dapat disimpulkan bahwa seorang muslim tidak memiliki alasan untuk menganggur. Contoh kerja keras yang paling mudah yaitu tidak boleh kehilangan semangat inovatif. 

3.  HR Muslim 

Abu Hurairah menyampaikan bahwa Rasulullah bersabda: 

الْمُؤْمِنُ الْقَوِىُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ

Dari HR Muslim nomor 2664 tersebut dapat disimpulkan bahwa mukmin yang kuat lebih dicintai Allah. 

Manfaat Bekerja Keras Menurut Islam

Mengapa kita dianjurkan bekerja keras ternyata membawa dampak positif. Berikut ini sederet manfaat yang dapat Sobat Cahaya Islam dapatkan:

1.     Beribadah 

Salah satu manfaat dari kerja keras yaitu untuk beribadah kepada Allah. Ketika bekerja, maka Sobat Cahaya Islam akan mendapatkan rezeki halal dan termasuk berjihad di jalan Allah. Selain itu, bekerja juga memiliki nilai sejajar dengan menjalankan rukun Islam. Rasulullah pun mencontohkan bekerja keras serta memiliki etos kerja tinggi. 

2.     Memperoleh Rezeki Halal

Bekerja keras memiliki tujuan untuk mendapatkan rezeki halal. Sebab, Allah menjanjikan kepada umatnya bahwa akan memberi rezeki halal selama melakukan upaya kerja keras dengan etos kerja tinggi. 

3.     Menghapus Dosa

Alasan mengapa kita dianjurkan bekerja keras selanjutnya yaitu dapat menghapus dosa. Bekerja serta mencari nafkah halal merupakan kewajiban kaum muslim sekaligus menjadi amalan yang menghapus dosa. Sebagian dosa tak dapat dihapus dengan bersedekah bahkan istighfar. 

Namun, Sobat Cahaya Islam dapat menghapuskan dosa-dosa dengan mencari rezeki di jalan yang halal. 

Mengapa kita dianjurkan bekerja keras

4.     Kebaikan Sosial

Melalui kerja keras, Sobat Cahaya Islam juga dapat mencari kebaikan dari sisi sosial. Sebab, setiap muslim yang bekerja keras bisa membantu saudara-saudaranya yang membutuhkan pertolongan. Oleh karena itu, ibadah tidak terpaku harus datang ke masjid atau hadir di setiap pengajian. 

Mencari rezeki di jalan yang halal dengan kerja keras juga dapat meringankan kaum fakir miskin dan amal saleh lainnya. 

Dalil mengapa kita dianjurkan bekerja keras ditujukan sebagai pedoman dan pemahaman bahwa Allah sangat melarang hambanya menganggur. Sebab, melalui kerja keras, kaum muslim dapat menghapus dosa hingga membantu saudara-saudara lainnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY