Puskesmas Berbah tidak menolong – Puskesmas Berbah diduga tidak menolong korban kecelakaan. Hal ini yang kemudian akan diklarifikasi oleh Dinas Kesehatan DIY kepada pihak puskesmas tersebut dan juga kepada pihak keluarga korban. Namun sesuai dengan peraturan, dalam kondisi yang gawat darurat atau kondisi kecelakaan maka puskesmas seharusnya memberikan pelayanan.


Sebelumnya, beredar unggahan cerita dari korban kecelakaan yang mengatakan tidak mendapatkan pertolongan dan juga bantuan ambulans dari pihak puskesmas Berbah. Hal ini kemudian dilaporkan dan setelah dilakukan klarifikasi, informasinya adalah tidak ada dokter yang jaga saat itu. Namun juga tidak ada tindakan untuk memberi rujukan. Bagaimana pendapat dalam islam?
Puskesmas Berbah Tidak Menolong Korban Kecelakaan, Begini Menurut Islam


Puskesmas Berbah tidak menolong korban kecelakaan, tentu saja ini bukan tindakan yang benar. Terlebih menurut Budhi, puskesmas Berbah mengakui bahwa ada prosedur yang tidak dijalankan. Ini berarti ada yang salah dan jika dilihat dari pandangan islam sendiri jelas tidak dibenarkan. Dalam hal ini, islam sendiri mengajarkan bahwasanya sesama muslimin harus saling tolong menolong.
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.
Ayat ini menegaskan tentang anjuran untuk tolong menolong dalam kebaikan, dan larangan untuk tolong menolong dalam perbuatan dosa. Itu artinya, sebagai seorang muslim seharusnya saling menolong, terlebih kepada yang membutuhkan pertolongan. Namun dalam kasus ini, justru mencerminkan bahwasanya ada sikap yang tidak sesuai dengan ajaran agama islam.
Lalu bagaimana pandangan islam tentang tidak menolong orang yang membutuhkan pertolongan?
Tidak Sesuai Dengan Ajaran Islam
Tidak menolong sesama yang bahkan membutuhkan pertolongan tentu saja tidak sesuai dengan ajaran islam. Apalagi jika dalam keadaan seorang muslim sebenarnya mampu untuk memberikan pertolongan. Tentu saja ini bukanlah sikap yang mencerminkan seorang muslim ya sobat CahayaIslam. Pada dasarnya, sebagai sesama manusia haruslah tolong menolong.
Sama Halnya Mempersulit Orang Lain
Saat kita memutuskan untuk tidak menolong orang lain, padahal kita mampu dan bisa. Maka ini sama halnya dengan mempersulit urusan orang lain. Sementara barangsiapa yang mempersulit urusan orang lain, maka akan dipersulit juga urusannya di masa mendatang. Tentu saja sobat CahayaIslam tidak ingin urusannya dipersulit bukan?
Mengabaikan Kebaikan
Berbuat menolong sesama itu sama dengan berbuat kebaikan. Namun dengan mengabaikan untuk menolong orang lain, ini sama halnya dengan mengabaikan kebaikan. Sehingga ketika seharusnya kita dapat mengumpulkan pahala dari perbuatan baik kita kepada orang lain, kita justru tidak mengambil kesempatan tersebut.
Puskesmas Berbah tidak menolong – korban kecelakaan, sehingga kemudian pihak korban mengangkat cerita tersebut ke sosial media. Kita tahu bahwa menolong sesama adalah salah satu perbuatan yang Allah anjurkan dan tertulis dalam ayat Al Quran. Oleh karena itu, semoga kita termasuk golongan orang yang senang menolong orang lain ya sobat CahayaIslam.
Catatan Kaki:
(1) – Surat Al-Ma’idah Ayat 2






























