Mengambil Hikmah dari Tragedi Pantai Batu Bengkung

0
72
pantai batu bengkung

Pantai Batu Bengkung – Berita tentang kematian beberapa mahasiswa di Pantai Batu Bengkung sudah beredar luas. Naasnya, di waktu liburan yang seharusnya menjadi momen membahagiakan malah mengantarkan mereka kepada Sang Pencipta. Tentu hal ini bukanlah sesuatu yang disesalkan, sebab ini adalah kehendak dari Allah Ta’ala.

Sobat Cahaya Islam, takdir kematian pada ummat adalah sebuah kepastian dimanapun tempatnya termasuk di Pantai Batu Bengkung. Hal ini menjadi penegasan kepada ummat untuk selalu melakukan aktivitas kebaikan karena tidak ada yang mengetahui kapan dan dimana Allah SWT mengambil kenikmatan berupa hidupnya.

Apa Ibrah yang Bisa Diambil dari Tragedi Pantai Batu Bengkung?

pantai batu bengkung

Sobat Cahaya Islam, kematian adalah hal yang pasti ditakdirkan untuk seluruh ummat. Sehingga, seseorang tidak akan ditanyai mengapa dia meninggal. Sebab itu termasuk dalam takdir Allah SWT.

Hanya saja, ummat perlu untuk memahami bahwa aktivitas sebelum kematianlah yang akan dipertanggungjawabkan karena merupakan ranah manusia. Apakah meninggalkan dunia dalam keadaan bermaksiat atau sedang melakukan sebuah hal yang syar’i. Sehingga, ummat perlu untuk senantiasa melakukan taqarrub ilallah agar Allah SWT mendekatkan hatinya pada aktivitas kebaikan semata.

Dengan demikian, ummat akan terhindar dari kematian saat melakukan hal kemaksiatan. Pelajaran lain yang bisa dipetik yakni, ummat harus menyadari bahwa dirinya adalah makhluk lemah tak berdaya yang tak mengetahui kapan umur akan diambil. Sehingga sudah selayaknya sering melakukan evaluasi diri agar tak menyesal kelak di hari pertanggungjawaban.

Bagaimana Langkah Agar Ummat dapat Selalu Meningkatkan Keimanan dalam Diri?

pantai batu bengkung

1. Menguatkan Aqidah

Salah satu langkah yang menguatkan keimanan yakni dengan menguatkan Aqidah dalam diri. Ibarat rumah, aqidah adalah pondasinya. Bila pondasi tersebut dibangun dengan kokoh, maka rumah tersebut akan berdiri tegak meski dihantam oleh badai hujan maupun terpaan angin yang kencang. Harapannya, penguatan aqidah yang dilakukan ummat sampai sedalam itu.

2. Berkumpul Dengan Orang Shaleh

Menguatkan Aqidah memang tak bisa dilakukan jika sendirian. Maka dari itu, ummat perlu untuk senantiasa memastikan dirinya selalu berkumpul dengan orang – orang shaleh agar termotivasi untuk meningkatkan keimanan. Selain itu, berkumpul dengan mereka juga akan melunakkan dan menyejukkan hati.

Bagaimana cara agar bisa berkumpul dengan orang shaleh? Cobalah untuk mendatangi majelis ilmu baik online maupun offline. Di masa pandemi kajian semacam ini sangat banyak ragamnya. Dengan demikian, ummat tak perlu merasa canggung maupun kebingungan.

Hal tersebut sesuai dengan firman Allah Ta’ala dalam surat Al Kahfi ayat 28 yang bunyinya:

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ

“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap wajah-Nya.”

3. Berdzikir

Hal lain yang bisa dlakukan yakni dengan mengingat Allah SWT. Dzikir yang dilakukan tentunya akan menjadikan hati lebih nyaman dan tentram lantaran rindu kepada Sang Pencipta. Selain menjalankan amalan kebaikan berupa dzikir, umat juga akan mendapatkan pahala.

4. Mendirikan Sholat Malam

Selain ketiga langkah diatas, umat juga dapat secara rutin mendirikan shalat di sepertiga malam seperti yang Rasulullah SAW biasa lakukan. Selain mendapat ketenangan, ummat juga dapat berdoa serta lebih dekat dengan Allah SWT.

Nah Sobat Cahaya Islam, itulah beberapa langkah yang bisa dilakukan ummat untuk tetap meningkatkan keimanan. Semoga tragedi kematian di Pantai Batu Bengkung menjadi pengingat bagi ummat untuk senantiasa memaksimal aktivitas kebaikan sebab umur tidak pernah ada yang menjamin. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY