Felicia Tissue Di-ghosting? Inilah Pandangan dalam Islam

0
72
Felicia Tissue

Felicia Tissue – Nama Felicia Tissue melambung tinggi di media sosial maupun pemberitaan setelah kasus dighosting oleh mantannya. Dari telusuran berbagai media, ia terlihat sudah menerima kejadian yang menimpa dirinya. Walaupun sebenarnya, secara fitrah manusia akan sulit melupakan sakit hati yang disebabkan orang yang pernah mengasihinya.

Sobat Cahaya Islam, masalah Felicia Tissue bisa saja dialami oleh para generasi ummat hari ini. Walaupun terdengar sepele bagi sebagian ummat, nyatanya hal ini dapat menjadikan mental generasi menjadi down bahkan bisa dengan nekat melakukan suicide. Wah serem ya, Padahal dalam Islam mengikatkan diri pada lawan jenis adalah hal yang tak dibenarkan bahkan mendekati zina.

Bagaimana Pandangan Ummat Terhadap Masalah Felicia Tissue?

Felicia Tissue

Sebagai umat Islam tentu akan memahami bahwa pacaran adalah sebuah hal yang tidak disyariatkan dalam Islam. Kalaupun berdalih agar sebelum menjelang pernikahan perlu melakukan pengenalan antar pasangan, Islam telah memberikan fasilitas berupa ta’aruf syar’i.

Bahkan di dalam ta’aruf syar’i pun tidak dilakukan berduaan seperti contoh sekarang, namun juga harus ditemani oleh orang yang memahami konsep ta’aruf. Hal ini pun untuk mengantisipasi agar tidak terjadi permasalahan seperti hari ini misalnya ghosting.

Terkait permasalahan Felicia sendiri, maka sebenarnya tidak ada yang bisa disalahkan. Sebab pacaran bukanlah status yang dianggap sah dalam ajaran manapun. Sehingga resiko dari adanya ikatan yang tidak sah haruslah diterima dengan lapang dada bukan dengan cara yang sebaliknya.

Apalagi jika ini dilakukan oleh umat muslim, tentu seharusnya tidak mendekati aktivitas yang demikian. Sebab, pacaran disamakan dengan hal – hal yang mendekatkan umat pada zina dan tidak memberikan kebaikan sama sekali.

Namun nampaknya konteks pacaran maupun hal yang sejenis menjadi trend di masa kini. Justru generasi yang tidak memiliki pasangan kekasih masuk dalam ke anggapan pemuda – pemudi kuno. Sehingga, hal ini malah mengaburkan pemahaman akan zina itu sendiri.  Selain itu, hari ini generasi rentan untuk terjebak dalam pergaulan bebas.

Bahkan di masa pandemi seperti sekarang, grafik dari kejahatan kriminal di aspek pergaulan bebas meningkat tajam. Tentu hal ini sangat ditakutkan. Sebab generasi seharusnya menjadi calon pengganti di masa depan agar bangsa menjadi lebih baik.

Bagaimana Strategi Untuk Menjaga Generasi dari Pergaulan Bebas?

Felicia Tissue

Sobat Cahaya Islam, generasi umat adalah penerus dari perjuangan syiar Islam. Ummat akan sangat merugi bila generasi terjebak dalam pergaulan bebas ataupun permasalahan degradasi moral lainnya. Beberapa strategi diantaranya yakni :

1.      Mengajarkan Bahwa Islam adalah Pilihan

Salah satu strategi yang bisa dilakukan yakni dengan mengajarkan Islam sebagai keyakinan yang dipilih, bukan sekedar doktrin. Sebab Islam yang diyakini dengan doktrin belaka malah menjadikan ummat tak memahami esensi dari segala aktivitas yang dilakukan. Maka dari itu, hakikat manusia berislam harus dikaji terlebih dahulu.

2.      Menjelaskan Batasan dalam Muslim

Selain itu, ummat juga perlu memahamkan batasan antara muslim dan muslimah. Hukum asal interaksi antar lawan jenis adalah infishal (terpisah) secara mutlak walaupun ada yang diperbolehkan secara syar’i seperti pendidikan, jual beli maupun dalam hal tolong-menolong.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُ صُفُوفِ الرِّجَالِ أَوَّلُهَا وَشَرُّهَا آخِرُهَا وَخَيْرُ صُفُوفِ النِّسَاءِ آخِرُهَا وَشَرُّهَا أَوَّلُهَا

“Sebaik-baik shaf laki-laki (dalam shalat berjamaah, pen.) adalah yang paling depan dan yang paling jelek adalah shaf yang paling belakang. Sebaliknya, shaf perempuan yang paling baik adalah yang paling belakang dan yang paling jelek adalah yang paling depan.” (HR. Muslim, no. 440).

Hadits ini menunjukkan bahwa semakin dekat shaf laki – laki dan wanita maka godaa yang ditimbulkan semakin besar juga.

Nah Sobat Cahaya Islam, itulah ulasan mengenai permasalahan Felicia Tissue dan sang mantan jika dilihat dari sudut pandang Islam. Semoga generasi ummat dapat semakin menjaga diri dari aktivitas ketidakpastian serta hal – hal yang malah membuat diri menjadi jauh dari Rabbnya. Aamiin. 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY