Menyambut Hari Guru, Ini Derajat Guru dalam Islam

0
625
menyambut Hari Guru

Menyambut Hari Guru – Setiap tanggal 25 November seluruh masyarakat di Indonesia serempak menyambut Hari Guru Nasional (HGN).

Yang mana pada perayaan tersebut teman-teman memberikan ungkapan terima kasih dan memberikan pidato menyentuh hati kepada guru-guru tercinta.

Tema Hari Guru tahun ini sudah pemerintah tetapkan, yakni “Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan”.

Yang mana harapannya adalah agar semangat Pendidikan di Indonesia semakin tergugah dan tetap bangkit meskipun di masa pandemic ini.

Logo yang menjadi ikon Hari Guru kali ini juga keputusannya berdasarkan hasil pemenang sayembara HGN 2020 atas nama Teguh Prasongko E.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memilihnya karena memang sangat sinkron dengan kondisi bangsa saat ini.

Pada logo tersebut tergambar beberapa figure, mulai dari Bapak guru, Ibu guru, beserta siswa dan siswi yang mana semuanya tengah kompak mengenakan masker.

Tergambar jelas pula bahwa ada simbol wifi, laptop, telepon serta aplikasi telekonferensi.

Yang mana menjadi kebutuhan dalam melakukan PJJ(Pembelajaran Jarak Jauh) pada saat pandemic.

Namun tahukah Anda, Sobat Cahaya Islam, seperti apa derajat guru di dalam agama islam? Mari kita simak ulasannya.

Tema Dalam Rangka Menyambut Hari Guru, Ini Derajat Guru Dalam Islam

Guru selalu orang-orang kenal sebagai sosok pahlawan tanpa tanda jasa.

Padahal guru merupakan orang yang paling banyak memberikan jasanya untuk membentuk manusia berpendidikan hingga menjadi orang baik, bijaksana dan sukses.

Bahkan banyak orang yang menjadi terhormat dan mulia berkat seorang guru.

Di mana guru sudah mengabdikan seluruh waktu dan hidupnya dalam membentuk karakter seorang murid untuk masa depannya.

Namun dalam menyambut hari guru ini, artikel ini akan menjelaskan derajat guru di dalam agama islam.

Guru memiliki posisi yang begitu mulia karena telah memiliki karunia ilmu dari Allah SWT kemudian menyampaikannya kepada seluruh muridnya dengan ikhlas.

Hal ini tentu menjadi amal kebajikan karena seorang guru sudah menjadi perantara bagi manusia untuk memperoleh ilmu pengetahuan.

Ilmu sendiri berperan menjadi pedoman bagi manusia dalam menjalani hari-hari menapaki masa depan.

Hal ini menjadikan guru mendapat kedudukan yang mulia di dalam agama Islam. Apa saja?

1.     Serupa dengan Pahala Sedekah

Ilmu yang terjaga dan guru sampaikan kepada orang-orang pahalanya sama saja dengan mengeluarkan sedekah.

menyambut Hari Guru

Ketika tidak memiliki harta dan benda untuk Anda sedekahkan maka dengan menyampaikan ilmu kepada orang lain sama nilainya dengan menyedekahkan harta.

Bahkan sedekah ilmu tidak akan membuat Anda semakin miskin namun menjadi semakin pandai dan alim serta mendapat kehormatan dari orang banyak karena ilmu yang Anda miliki.

2.     Mendapatkan Derajat yang Tinggi

Dalam rangka menyambut hari guru maka perlu juga Anda ketahui bahwa seorang pengajar atau orang yang menyampaikan ilmu mendapatkan derajat yang tinggi.

Sebagaimana dalam firman Allah SWT yang bunyinya,

“Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepada kalian “luaskanlah tempat duduk” di dalam majlis-majlis maka luaskanlah (untuk orang lain), maka Allah SWT akan meluaskan untuk kalian, dan apabila dikatakan “berdirilah kalian” maka berdirilah, Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berilmu beberapa derajat, Allah mengetahui atas apa-apa yang kalian kerjakan.” (QS. AL-Mujadilah: 11).

3.     Mendapatkan Kebaikan yang Berlimpah

Seorang guru yang mengamalkan sebuah ilmu derajatnya itu lebih baik dari memiliki kekayaan yang melimpah.

Karena sekaya-kayanya orang adalah mereka yang memiliki ilmu bermanfaat untuk mereka sampaikan kepada orang lain yang membutuhkan.

Demikian di atas merupakan tema dalam rangka menyambut Hari Guru serta bagaimana derajat guru di dalam islam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY