Fenomena Aurora di Bumi 2024, Ternyata Tercantum dalam Al Quran

0
51
fenomena aurora di bumi

Fenomena aurora di bumi – Di bumi banyak sekali fenomena alam yang menakjubkan. Terbaru, ada fenomena aurora di bumi yang menarik perhatian masyarakat. Kabarnya fenomena ini sebagai akibat dari adanya badai matahari ekstrem.

Badai matahari ekstrem tersebut sudah berlangsung sejak hari Jumat 10 Mei 2024 lalu. Selain aurora, badai matahari juga mengakibatkan masalah sinyal. Hal ini dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di sejumlah negara.

Kemunculan Fenomena Aurora di Bumi

Fenomena aurora di bumi adalah fenomena yang terjadi karena infeksi antara partikel matahari di dalam medan magnet. Hal itu mengakibatkan badai geomagnetik yang menghasilkan tirai cahaya warna warni di sejumlah lokasi berlintang tinggi.

Penamaan fenomena aurora sendiri berasal dari bahasa Yunani yakni Dewi Fajar Rom. Percikan matahari merupakan kejadian alam yang alami. Penyebabnya berada di inti matahari.

Tetapi para ilmuwan belum mengetahui apa yang menyebabkan hal itu terjadi. Percikan tersebut bisa menjauhi matahari selama satu minggu hingga akhirnya menghilang. Percikan api terbesar yang pernah tercatat mampu melampaui ukuran planet Jupiter.

Bahayanya Fenomena Aurora

Sobat Cahaya Islam, sejatinya fenomena aurora di bumi cukup membahayakan. Bagaimana tidak, saking besarnya ukuran bola api yang membentuk aurora, mampu menghancurkan bumi dan seisinya.

Tetapi apabila bola api raksasa satu ini mencapai bumi akan menyebabkan aurora di bagian kutub bumi. Efek dari percikan bola api juga menyebabkan satelit di angkasa rusak, aliran telepon putus, dan manusia tidak mendapat arus listrik.

Kabarnya, saat ini panas yang ada di langit sampai seribu kali dari panas awalnya. Ini bisa menyebabkan merkurius dan venus dapat menjadi korban keganasannya. Energi yang dilepas saat partikel itu bertubrukan bisa tampak secara visual lewat warna cahaya berbeda-beda.

Fenomena Aurora dalam Al Quran

Sobat Cahaya Islam, ternyata fenomena aurora sudah tertulis di dalam Al Quran. Hal ini menunjukkan agama islam memiliki pandangan tersendiri terhadap fenomena aurora yang terjadi. Adapun pandangan tersebut di antaranya:

1. Bentuk Kekuasaan Allah SWT

Sobat seperti yang disinggung sebelumnya, pemicu fenomena aurora cukup membahayakan manusia bumi. Walaupun memancarkan warna warni cantik, badai matahari pemicu aurora dapat mengancam kehidupan manusia.

fenomena aurora di bumi

Kendati demikian, Allah SWT menunjukkan kuasa-Nya dengan menciptakan perlindungan untuk manusia. Hal ini ditunjukkan lewat magnet alami untuk menangkal partikel berenergi tersebut, sebagaimana yang tertulis di dalam Al Quran,

وَجَعَلْنَا السَّمَاۤءَ سَقْفًا مَّحْفُوْظًاۚ وَهُمْ عَنْ اٰيٰتِهَا مُعْرِضُوْنَ ۝٣٢

Kami menjadikan langit sebagai atap yang terpelihara, tetapi mereka tetap berpaling dari tanda-tandanya (yang menunjukkan kebesaran Allah, seperti matahari dan bulan).” (Al-Anbiya’ · Ayat 32)

2. Wujud Cinta Allah

Meskipun terkesan membahayakan, ternyata kemunculan fenomena aurora memiliki fungsi tersendiri. Bagaimana tidak, lewat aurora, sebenarnya Allah ingin melindungi manusia dari dampak buruk angin matahari yang mematikan.

fenomena aurora di bumi

Para saintis menuturkan, jika tak ada fenomena aurora, semua makhluk yang ada di muka bumi ini dapat hangus terbakar. Oleh karenanya, Allah bersumpah dengan fenomena ini karena fungsinya begitu penting dalam kehidupan, sementara manusia tidak menyadarinya.

Dalam Al Quran, Allah SWT berfirman,

Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja.” (QS. Al-Insyiqaq: 16)

Sobat Cahaya Islam, begitu rincinya Allah SWT menciptakan segala hal termasuk fenomena aurora di bumi. Sebagai muslim, hendaknya Sobat selalu berlindung kepada Allah ketika ada fenomena apapun. 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY