Doa Nabi Yaqub AS yang Diajarkan Oleh Malaikat Maut

0
6705

Dari sekian banyak doa-doa yang kita panjatkan kepada Allah, ada yang memang bisa dengan mudah telah dikabulkan oleh Allah, namun ada pula yang belum terkabul. Bisa jadi doa-doa kita memang ada yang kurang dan masih perlu dipertajam lagi dengan melaksanakan banyak ibadah dan introspeksi diri. Dalam artikel lain kami juga telah mengulas beberapa tips doa dan alasan-alasan kenapa doa tidak kunjung dikabulkan. Pada kesempatan kali ini, kami akan membahasnya lagi, namun lebih tepatnya menambahkan satu tips, yakni doa nabi Yaqub AS, yang menurut sumber yang kami dapatkan akan memberi kepastian yang tinggi pada terkabulnya doa anda.

Tim Cahayaislam mendapatkan trik doa nabi Yaqub AS ini dari guru besar Podok Pesantren Mulya Abadi, KH. Shobirun Ahkam yang menjelaskan bahwasanya doa ini dinukil dari salah satu kitab yang disebut Al Faroju bakda Assyidan. Dalam salah satu riwayat yang terdapat pada kitab tersebut, dikisahkan tentang malaikat maut yang menemui Nabi Yaqub AS. Kisah ini melengkapi detail kisah nabi Yusuf yang ada dalam Al Qur’an.

Malaikat maut yang bertamu dirumah Nabi Yaqub

Dalam riwayat tersebut diceritakan bahwasanya pada suatu ketika datanglah malaikat maut didepan pintu rumah nabi Yaqub untuk bertamu. Sosok malaikat maut itu meminta izin dan mengucapkan salam kepadanya. Namun malaikat maut itu tidak datang dengan niyat untuk mencabut nyawa siapapun pada waktu itu.

Nabi Yaqub yang anaknya telah dilaporkan saudara-saudaranya hilang diterkam binatang buas ketika sedang berkelana dihutan memanfaatkan kesempatan pertemuan beliau dengan malaikat maut tersebut untuk memastikannya. Dalam lirih suaranya yang diselimuti kerinduan pada sosok anaknya Yusuf AS, beliau bertanya kepada malaikat maut tersebut “Wahai malaikat maut, demi dzat yang telah menciptakan sosokmu! Apakah engkau telah mencabut ruh dari anakku Yusuf?”

Malaikat maut yang berdiri didepannya menyergahnya dengan jawaban “Belum! Aku belum mencabut ruh dari Yusuf! Tetapi aku disini akan mengajarkan kepadamu sebuah doa, yang mana ketika doa ini engkau panjatkan, maka Allah pasti akan mengabulkan doamu!” – jawab Malaikat Maut dengan tegas

Malaikat maut mengajarkan doa kepada Nabi Yaqub

Dengan sumringah, Nabi Yaqub kemudian mengangguk mengiyakan agar Malaikat maut mengajarinya doa tersebut. Malaikat maut itu kemudian memerintahkan Nabi Yaqub untuk menengadahkan tangannya dan berdoa: Yaa dzal Ma’rufilladzi laa yanqhoti’u abadan wa laa yukhsiihi ghoiruhu

يا ذا المعروف الذي لا ينقطع أبدا ، ولا يحصيه غيره

Tak lama berselang setelah beliau memanjatkan doa Nabi yaqub yang diajarkan oleh Malaikat maut tersebut, sebelum matahari mulai menyingsing diufuk timur dalam khidmat pengamalan doa tersebut sayup-sayup terdengar ketukan dipintu rumah Nabi Yaqub. Seorang pembawa kabar baik datang berkunjung dengan membawa bingkisan yang berisi baju bekas yang pernah dipakai anaknya, Yusuf AS. Diusaplah kedua matanya dan kembalilah penglihatan beliau dengan diliputi rasa syukur kepada Allah karena anaknya Yusuf masih hidup (Terkait surat Yusuf 93).

ذْهَبُوا بِقَمِيصِي هَٰذَا فَأَلْقُوهُ عَلَىٰ وَجْهِ أَبِي يَأْتِ بَصِيرًا وَأْتُونِي بِأَهْلِكُمْ أَجْمَعِينَ

Nah, dari cerita-cerita Nabi Yusuf, dijelaskan bahwasanya nabi Yaqub memang selalu merana akan kepergian anaknya Yusuf hingga buta. Tidak ada hal lain yang dia inginkan didunia ini selain mendengar kabar bahwa anaknya Yusuf masih hidup. Ketika doa nabi Yaqub AS yang diajarkan oleh malaikat maut dipanjatkan, harapan yang beliau inginkan diijabahi oleh Allah. Kita bisa mempraktikkan doa ini sebagai doa yang baik untuk meningkatkan presentasi dikabulkannya harapan-harapan kita. Semoga bermanfaat ya!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!