5 Bahasa Cinta dan Tauladan Rasulullah kepada Umatnya Tentang Kasih Sayang (Bagian 1)

0
83
5 Bahasa Cinta dan Tauladan Rasulullah kepada Umatnya Tentang Kasih Sayang

5 Bahasa Cinta – Beberapa waktu belakangan beberapa tim cahayaislam lagi terobsesi banget nih tentang materi materi yang berkaitan dengan cinta. Sampai akhirnya kita nemu satu buku yang kontennya cukup menarik. Buku itu berjudul The 5 Love Languages: The Secret to Love That Lasts (yang artinya 5 Bahasa Cinta – Rahasia untuk mencintai yang langgeng, gitulah kira kira).

Buku karangan penulis yang juga ternyata penyiar radio bernama Gary Chapman ini membahas kurang lebih tentang 5 jenis bahasa cinta manusia. Dalam buku ini kita diajarkan untuk lebih memahami bahasa cinta kita dan pasangan kita. Sehingga ketika kita bisa saling memenuhi jenis bahasa cinta itu, maka cinta akan bisa berlangsung lama dan langgeng.

Nah, kita gak akan Reveal semuanya nih, tim cahayaislam akan bikin artikel ini satu satu dan menjadi beberapa seri artikel. Jadi stay tune terus ya sobat cahayaislam!

5 Bahasa Cinta No. 1 – The Act of Service (Tindakan Melayani)

Salah satu dari 5 bahasa cinta yang dibahas dalam buku itu adalah Tindakan Melayani (Act of Service). Orang dengan bahasa cinta ini biasanya akan bisa merasa dicintai dan memahami cinta dari tindakan melayani. Misalnya memberikan bantuan untuk meringankan tanggung jawab mereka, perhatian perhatian kecil dalam bentuk bantuan kepada mereka kayak masakin, mijitin, nganterin atau menemani ke suatu tempat, bantu mengangkat barang berat untuk mereka.

Jika pasangan sobat cahayaislam ada yang merasa tipe seperti itu, maka coba deh kasih lebih perhatian kepada mereka dengan tindakan dukungan atau bantuan. Atau mungkin kamu sendiri yang merasa memiliki bahasa cinta ini, tapi punya pasangan yang agak cuek dan jarang membantu kamu. Bisa kok kamu komunikasikan hal ini supaya cinta kalian langgeng dalam ridho Allah.

Rasulullah udah kasih contoh The Act of Service Lho!

Suatu ketika Rasulullah yang sedang i’tikaf di Masjid Nabawi di zamannya mendapati istri – istrinya hendak pulang setelah selesai beribadah. Melihat hal itu, Rasulullah berkata kepada mereka agar tidak terburu – buru dan menunggu Beliau, karena Nabi Muhammad ingin mengantar mereka pulang.

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عُفَيْرٍ، قَالَ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ، قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْحُسَيْنِ ـ رضى الله عنهما ـ أَنَّ صَفِيَّةَ، زَوْجَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَخْبَرَتْهُ‏.‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْحُسَيْنِ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فِي الْمَسْجِدِ، وَعِنْدَهُ أَزْوَاجُهُ، فَرُحْنَ، فَقَالَ لِصَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَىٍّ ‏”‏ لاَ تَعْجَلِي حَتَّى أَنْصَرِفَ مَعَكِ ‏”‏‏.‏ وَكَانَ بَيْتُهَا فِي دَارِ أُسَامَةَ، فَخَرَجَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم مَعَهَا، فَلَقِيَهُ رَجُلاَنِ مِنَ الأَنْصَارِ، فَنَظَرَا إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ثُمَّ أَجَازَا وَقَالَ لَهُمَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏”‏ تَعَالَيَا، إِنَّهَا صَفِيَّةُ بِنْتُ حُيَىٍّ ‏”‏‏.‏ قَالاَ سُبْحَانَ اللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ‏.‏ قَالَ ‏”‏ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنَ الإِنْسَانِ مَجْرَى الدَّمِ، وَإِنِّي خَشِيتُ أَنْ يُلْقِيَ فِي أَنْفُسِكُمَا شَيْئًا

Dalam hadits riwayat Bukhari 2038 diatas yang tertera dalam kitab i’tikaf sudah jelas bahwa Rasulullah memberikan contoh satu dari 5 bahasa cinta yakni Tindakan melayani. Nah, gimana? Sobat cahayaislam sekarang tahu kan bahwa bahkan di masanya, Rasulullah telah melakukan ini kepada istri – istrinya. Maka tak kaget kalau kehidupan rumah tangga Rasulullah begitu harmonis. Semoga bermanfaat ya!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!