Viral Satpam Makan Nasi Hanya Lauk Bawang Demi Sisihkan Gaji Untuk Keluarga, Begini Menurut Pandangan Islam

0
77
Viral Satpam 2

Viral satpam – Baru-baru ini sebuah foto beredar di media sosial facebook yang memperlihatkan seorang satpam memakan nasi dengan lauk hanya bawang merah dan bawang putih mentah.

Unggahan foto ini seketika menuai banyak reaksi dan komentar. Namun dalam unggahan foto tersebut di ceritakan bahwa satpam ini sebenarnya memiliki gaji yang sama besarnya dengan rekan yang lain. Hanya saja sebagian besar ia sisihkan untuk keluarganya di kampung.

Viral Satpam 3

Demi memberikan sebagian pendapatannya untuk keluarga, satpam ini harus menyisihkan tidak lebih dari 350.000 untuk makan setiap bulan. Ini tentu saja mencerminkan bagaimana seseorang berusaha menafkahi keluarganya meski dirinya harus hidup berhemat.

Dalam islam sendiri, kaum muslimin dianjurkan untuk pandai dalam mengatur keuangan. Sehingga tidak menghambur-hamburkan uang untuk yang tidak bermanfaat. Namun tentu saja juga harus memperhatikan kesehatan diri ya dalam berhemat.

Viral Satpam Makan Nasi Hanya Lauk Bawang Demi Sisihkan Gaji, Begini Menurut Pandangan Islam

Viral Satpam 2

Viral satpam makan nasi hanya dengan lauk bawang merah dan putih. Jika pada umumnya bekal makan terdiri dari lauk atau sayur, satpam ini justru hanya memakan nasi dengan bawang.

Tentu saja ini menuai banyak reaksi dan komentar. Hanya saja, sikap berhemat yang satpam ini lakukan demi menyisihkan gaji untuk keluarga patut di acungi jempol.

Ini cerminan kasih sayang yang di berikan oleh sang satpam untuk keluarganya. Islam sendiri juga mengatur bagaimana laki-laki harus menafkahi keluarga dengan baik.

أَسْكِنُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ سَكَنْتُمْ مِنْ وُجْدِكُمْ وَلَا تُضَارُّوهُنَّ لِتُضَيِّقُوا عَلَيْهِنَّ ۚ وَإِنْ كُنَّ أُولَاتِ حَمْلٍ فَأَنْفِقُوا عَلَيْهِنَّ حَتَّىٰ يَضَعْنَ حَمْلَهُنَّ ۚ فَإِنْ أَرْضَعْنَ لَكُمْ فَآتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ ۖ وَأْتَمِرُوا بَيْنَكُمْ بِمَعْرُوفٍ ۖ وَإِنْ تَعَاسَرْتُمْ فَسَتُرْضِعُ لَهُ أُخْرَىٰ

Tempatkanlah mereka (para isteri) di mana kamu bertempat tinggal menurut kemampuanmu dan janganlah kamu menyusahkan mereka untuk menyempitkan (hati) mereka. Dan jika mereka (isteri-isteri yang sudah ditalaq) itu sedang hamil, maka berikanlah kepada mereka nafkahnya hingga mereka bersalin, kemudian jika mereka menyusukan (anak-anak)mu untukmu maka berikanlah kepada mereka upahnya, dan musyawarahkanlah di antara kamu (segala sesuatu) dengan baik; dan jika kamu menemui kesulitan maka perempuan lain boleh menyusukan (anak itu) untuknya. (1)

Ayat ini menjelaskan bahwa seorang laki-laki memiliki kewajiban untuk menafkahi. Dan tentu saja ini juga hendaknya sesuai dengan kemampuannya. Berapapun gaji atau pendapatan yang dimiliki, maka laki-laki wajib memberikan sebagian sebagai nafkah terhadap keluarga.

Melihat apa yang dilakukan oleh satpam ini, menjadi contoh bagi kita semua tentang bagaimana seorang laki-laki perlu memiliki tanggung jawab. Lalu bagaimana pandangan islam tentang hal ini?

Viral Satpam 1

Mendapat Pahala

Ketika seorang laki-laki menunaikan kewajiban untuk menafkahi keluarganya, tentu saja ini menjadi pahala baginya. Bukan hanya cerminan sikap seorang muslim, ini juga menjadikan ladang pahala untuk mencari ridho Allah SWT. Apalagi islam sendiri juga mengatur bagaimana peran seorang laki-laki dalam keluarga. Bukan hanya memberikan kasih sayang, menjadi pemimpin namun juga memberikan nafkah bagi keluarganya.

Mengajarkan Sikap Syukur

Dari tindakan yang dilakukan oleh satpam yang mana ia berhemat untuk menyisihkan gaji bagi keluarganya. Ini mengajarkan sikap syukur bagi kaum muslimin. Dengan berhemat kita bisa lebih bersyukur lagi dengan apa yang Allah SWT berikan.

Berapapun rezeki yang kita dapatkan akan bisa kita syukuri jika mengetahui bagaimana mengatur keuangan itu sendiri dengan baik. Namun tentu saja dalam berhemat juga harus memperhatikan kesehatan diri ya sobat CahayaIslam.

Viral satpam – yang terlihat makan nasi hanya dengan lauk seadanya demi menyisihkan uang untuk keluarganya. Sobat CahayaIslam, ini bisa menjadi pelajaran bagi kita untuk senantiasa bersyukur berapapun rezeki yang Allah berikan.


Catatan Kaki:

(1) – Surat At Thalaq Ayat 7

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY