Perseteruan Mantan Istri dan Istri Daus Mini, Pahami tentang Nafkah Suami kepada Keluarga

0
106

Daus Mini – Kabar perseteruan antara mantan istri dan istri Daus Mini yang sekarang menjadi buah bibir di kalangan netizen. Baru-baru ini rumah tangga Daus Mini bersama Shelvie Hana Wijaya sang istri tengah terlibat perseteruan dengan Yunita Lestari mantan istri Daus perihal nafkah kepada Ichal, yaitu anak Daus dengan Yunita.

Daus Mini menikah dengan Yunita pada Juli 2011. Dari pernikahan tersebut Daus dan Yunita dikarunia seorang anak laki-laki (Ivander Haykal Firdaus akrab disapa Ichal) yang lahir pada tanggal 2 Januari 2012. Namun, pada Mei 2014 rumah tangga mereka harus berpisah karena suatu hal dan hak asuh anak ada pada Yunita sebagai ibu Ichal.

Setelah bercerai dengan Yunita, komedian yang memiliki nama asli Achmad Firdaus ini juga pernah menikah dengan Rahandini Destia Astrinatri pada Maret 2018. Namun, diusia pernikahan yang masih seumur jagung keduanya bercerai hingga menimbulkan spekulasi negatif dari netizen tentang Rahandini karena Daus Mini dicerai lewat pesan whatsapp.

Setelah resmi bercerai dengan Rahandini, Daus Mini kemudian menikah dengan Shelvia Hana Wijaya pada 9 Desember 2018. Hingga saat ini keduanya belum dikarunia anak. Perseteruan antara Yunita dengan Shelvie terjadi karena Shelvie curiga terhadap status Ichal adalah bukan anak kandung Daus. Selain itu, karena Yunita terus meminta nafkah atas Ichal.

Sobat Cahaya Islam, dari kasus Daus Mini kita dapat mengambil pelajaran dari dua hal. Pertama, nafkah seorang anak yang orangtuanya sudah bercerai. Kedua, dugaan tentang anak yang dinafkahi adalah anak kandung atau bukan. Sebagaimana pembahasan kita kali ini, Sobat Cahaya Islam dapat menyimak ulasan berikut:

Daus Mini di antara Mantan Istri dan Istri, Ini Penjelasan Islam tentang Nafkah Anak yang Orangtuanya Cerai

Yunita Lestari, mantan istri Daus Mini saling berseteru dengan istri Daus Mini yang sekarang, yaitu Shelvie Hana Wijaya perihal pemberian nafkah dari Daus kepada Ichal, anak dari Daus dan Yunita. Selain itu, Shelvie juga meragukan status Ichal sebagai anak kandung Daus. Perseteruan ini menimbulkan lontaran sindiran dari status Instagram masing-masing.

Dalam Islam, orangtua wajib memberikan nafkah kepada anaknya. Pun seorang anak juga masih berhak mendapatkan nafkah dari orangtua meski bapak dan ibunya telah berpisah. Sampai kapan? Dalam Islam ada dua kategori. Kategori ini dibedakan berdasarkan jenis kelamin dan kondisi finansial anak.

1.      Kewajiban Orangtua Menafkahi Anak

Sebagai orangtua wajib hukumnya memberikan nafkah kepada anak khususnya seorang bapak. Meski dalam statusnya keluarga tersebut telah berpisah dan si anak tidak dalam hak asuh si bapak. Hal tersebut tetap wajib hukumnya. Oleh karena itu, memberikan nafkah bagi anak adalah kewajiban orangtua dan sebagai anak hal tersebut adalah hak.

Dalam Al-Quran dijelaskan sebagai berikut:

“Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut.” (QS. Al-Baqarah: 33)

2.      Batasan Orangtua Menafkahi Anak

Sampai kapan orangtua wajib menafkahi anaknya? Pertama, jika anaknya perempuan maka orangtua wajib menafkahi si anak hingga ia menikah. Kedua, jika anaknya laki-laki yang sudah mapan dan berkecukupan lagi meski masih kecil maka orangtua boleh tidak menafkahi anak.

Nah, Sobat Cahaya Islam, dari perseteruan di keluarga Daus Mini kita dapat mengambil pelajaran tentang nafkah seorang bapak kepada anak.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY