Tips Tingkatkan Diri Menuju level Calon Penghuni Surga

0
403
Penghuni Surga

Penghuni Surga – Sobat Cahaya Islam, ada pertanyaan dimana dari dulu sampai sekarang masih dipertanyakan umat yakni terkait “bagaimana cara meningkatkan diri menjadi penghuni surga?”

Pertanyaan tersebut sering umat sampaikan pada berbagai Ustadz dan Ustadzah. Tentu saja, berbagai jawaban yang disampaikan oleh para mubalighoh pastinya bervariasi.

Tapi muara jawabannya pastilah sama – sama. Seseorang dapat menghuni surga bila ia mampu menjadi hamba Allah yang bertaqwa.

Sobat Cahaya Islam, menjadi penghuni surga tentu tidaklah mudah. Ada beberapa hal yang umat lakukan bahkan mengupayakan lebih agar predikat tersebut layak mereka miliki.

Bagaimana Meningkatkan Diri Menjadi Penghuni Surga?

Sobat Cahaya Islam, ada banyak cara yang bisa umat lakukan untuk menjadikan diri layak menjadi penghuni surga. Diantaranya adalah :

1.    Menjalankan Ibadah Shalat Tepat Waktu

Hal pertama yang dapat upayakan yakni dengan berusaha menjalankan shalat secara tepat waktu. Memang tak semua umat dapat melakukannya.

Sebab realitanya tidak mudah. Maka dari itu, umat secepat mungkin harus bersegera saat waktunya shalat.

Penghuni Surga

Namun hal itu juga nampaknya akan sulit umat lakukan. Sebab, bagi sebagian pekerja ada beberapa yang bahkan tak memberikan keluasan waktu untuk melakukan shalat dengan khusyu’.

Maka beruntunglah bagi mereka yang bekerja maupun ada di dalam suatu lingkungan yang dapat menjadikan umat untuk bersegera mendirikan shalat.

2.    Menjalankan Amalan Nafilah

Selain menjalankan amalan wajib, umat juga dianjurkan untuk senantiasa rutin menjalankan amalan nafilah. Misalnya, setelah melaksanakan shalat wajib maka umat dapat menambahinya dengan melakukan amalan nafilah.

Amalan tersebut walaupun tergolong pada Sunnah Nabi namun tak bisa umat remehkan. Siapa sangka, sebab amalan sunnah seperti inilah umat akan mendapatkan pahala tak terhingga?

Atau bahkan, dengan sering menjalankan amalan sunnah umat malah mendapat banyak kebaikan sebagai bonusnya? Masya Allah bukan?

3.    Sering Menolong Sesama

Sobat Cahaya Islam, selain kedua hal diatas umat juga dapat sering menolong sesama umat terutama bagi mereka yang sedang membutuhkan banyak bantuan.

Penghuni Surga

Hal ini sebagaimana firman Allah dalam surat Al Isra’ ayat 7 yakni :

اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ ۗوَاِنْ اَسَأْتُمْ فَلَهَاۗ فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ الْاٰخِرَةِ لِيَسٗۤـُٔوْا وُجُوْهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوْهُ اَوَّلَ مَرَّةٍ وَّلِيُتَبِّرُوْا مَا عَلَوْا تَتْبِيْرًا

Artinya : Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri. Apabila datang saat hukuman (kejahatan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu lalu mereka masuk ke dalam masjid (Masjidil Aqsa), sebagaimana ketika mereka memasukinya pertama kali dan mereka membinasakan apa saja yang mereka kuasai.

Misal ketika ada sebagian umat yang sedang tertimpa musibah, maka umat yang memiliki harta berlimpah wajib untuk memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki.

Hari ini sifat tolong menolong juga sudah mulai meredup dalam diri para umat. Ada sih yang masih memberikan pertolongan, namun terkadang hal tersebut masih diiringi dengan imbalan sehingga jatuhnya tak bisa ikhlas sepenuhnya membantu sesama.

4.    Tidak Melakukan Aktivitas yang Membuat Allah Ta’ala Murka

Hal lain yang juga perlu umat perhatikan yakni jangan sampai umat melakukan hal – hal bertentangan yang menabrak syariat Islam.

Aktivitas tersebut tentu akan menyebabkan umat mendapat murka dari Allah Ta’ala.

Sobat Cahaya Islam, murka manusia bisa saja umat abaikan namun bilamana dengan murkanya sang Pencipta? Tentu resiko yang umat hadapi sangatlah besar dan dalam keadaan yang merugi.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai Penghuni Surga dan beberapa hal yang bisa umat upayakan untuk meraih level tersebut.

Semoga ulasan ini dapat menjadi referensi bagi umat dimanapun berada. Aamiin Yarobbal ‘Aalamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY