Ternyata, Amal Kita Tidak Bisa Membawa Masuk Surga

0
313
Ternyata-Amal-Kita-Tidak-Bisa-Membawa-Masuk-Surga

Masuk Surga – Orang tua dan guru-guru kita selalu mengajari kita untuk tidak lupa beribadah dan beramal solih agar kelak kita masuk ke dalam surga. Memang, surga adalah tempatnya orang-orang taat beribadah kepada Allah dan beramal solih.

Akan tetapi, banyak yang tidak tahu bahwa yang membuat kita masuk surga bukanlah amal yang kita lakukan di dunia. Bahkan, amal kita di dunia ini tidak akan mampu membawa kita ke dalam surga-Nya. Apa maksudnya? Lalu, apa yang bisa memasukkan kita ke dalam surga? Perlu sobat Cahaya Islam ketahui, yang bisa menghantarkan kita ke surga adalah rahmat dari Allah.

Amal atau Rahmat Allah yang Dapat Membawa Kita Masuk Surga?

Dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah bersabda:

لَا يُدْخِلُ أَحَدًا مِنْكُمْ عَمَلُهُ الْجَنَّةَ، وَلَا يُجِيرُهُ مِنَ النَّارِ، وَلَا أَنَا إِلَّا بِرَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ

“Tidak ada amalan seorangpun yang bisa memasukkannya ke dalam surga, dan menyelematkannya dari neraka. Tidak juga denganku, kecuali dengan rahmat dari Allah” (1)

Hadits di atas menjelaskan bahwa satu-satunya yang dapat memasukkan seseorang ke surga dan menyelamatkannya dari siksa neraka adalah rahmat Allah. Artinya, Rasulullah sekalipun tidak mempunyai kuasa untuk memasukkan ummatnya ke dalam surga Allah.

Namun bagi orang awam, hadits ini mungkin terdengar aneh dan bertentangan dengan ayat-ayat Al-Qur’an, salah satunya yang berbunyi:

وَتِلْكَ الْجَنَّةُ الَّتِي أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Itulah surga yang dikaruniakan untuk kalian, disebabkan amal sholeh kalian dahulu di dunia” (2)

Dalam hadits di atas, surga terlalu sempurna sehingga amal manusia yang banyak cacatnya tidak akan cukup membayar mahalnya surga. Jadi, hanya rahmat Allah-lah yang dapat membuat seseorang dapat memasuki surga-Nya. Sementara itu, ayat di atas menunjukkan surga sebagai balasan, hadiah, atau reward bagi orang-orang yang beriman dan beramal solih.

Ikhlas Beribadah dan Beramal Bukan Jaminan Masuk Surga

Imam Al-Ghazali pernah berkata. “Semua manusia akan binasa, kecuali mereka yang berilmu. Semua orang yang berilmu akan binasa, kecuali mereka yang mengamalkannya. Orang yang mengamalkan ilmunya akan binasa, kecuali mereka yang ikhlas. Tapi, orang yang ikhlas pun masih berada dalam kekhawatiran besar.”

Artinya, amal yang ikhlas bukan jaminan masuk surga. Hal ini menunjukkan bahwa kita benar-benar tidak bisa hanya mengandalkan amal-amal di dunia ini untuk masuk surga. Tapi, kita masih butuh rahmat atau belas kasihan dari Allah. Surga adalah milik Allah sehingga hanya Allah-lah yang berhak memasukkan seseorang ke surga-Nya menurut kehendak-Nya.

Lalu, Kenapa Kita Masih Harus Beribadah dan Beramal Solih?

Pertanyaan yang sering muncul adalah, kalau yang bisa membuat kita masuk surga adalah rahmat Allah, buat apa kita masih beribadah dan beramal solih? Sekilas, pertanyaan itu cukup masuk akal. Namun, justru pertanyaan tersebut menggiring opini orang awam agar bermalas-malasan dalam beribadah dan enggan melakukan amal baik.

Jawabannya sederhana: Jika orang yang ikhlas beramal saja tidak mendapat jaminan masuk surga, apalagi orang yang tidak mau melakukan amal solih. Justru, kita beribadah dan melakukan amal solih adalah dalam rangka memantaskan diri agar mendapatkan rahmat Allah.

Semoga sobat Cahaya Islam semua tetap istiqomah dalam beribadah dan beramal solih sehingga mendapatkan rahmat Allah di akhirat kelak agar dimasukkan ke dalam surga-Nya. Aamiin..


Referensi:
(1) HR. Muslim no. 2817
(2) Q.S. Az-Zukhruf Ayat 72

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY