Puasa Arafah, Apa Itu? Muslim Wajib Tahu!

0
48

Puasa Arafah – Bulan dzulhijah mempunyai banyak sekali keistimewaan. Seperti halnya pengerjaan puasa arafah. Hal ini terjadi, berawal dari kisah nabi Ibrahim yang mengorbankan anaknya Nabi Ismail untuk disembelih sebagi bukti kecintaannya kepada Allah Subhanahu’Wata’ala.

 

Keistimewaan-keistimewaan pada bulan Dzulhijah pun meliputi, adanya puasa di tanggal satu sampai 10 Dzuhijah. Pada 10 pertama bulan dzulhijah ini, bahkan dijadikan Allah sebagai media bersumpah.Firman Allah yang terdapat dalam Qur’an surat Al-Fajr: 1-2

“Demi Fajr. Dan demi malam-malam yang sepuluh,” (QS. Al Fajr: 1-2)

Hal ini berdasarkan hasil Tafsir dari Ibnu Katsir, yang menjelaskan bahwa ayat ini merujuk kepada sepuluh hari pertama dari bulan Dzulhijah. Selain keistimewaannya ini, sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Sayyidina Ibn Abbas, dari Rasulullah Sallahu’alaihi Wassalam;

Rasulullah SAW bersabda “tidaklah ada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih Allah cintai dari hari-hari ini (maksudnya sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah).

10 hari pertama dari bulan dzulhijah diisi dengan puasa dzulhijah, tarwiyah, dan arafah. Dua puasa ini merupakan amalan yang sudah dilakukan oleh Rasulullah.

Puasa Arafah dan Keistimewaan Bulan Dzuhijah

1. Puasa Arafah

Mungkin dari beberapa sobat cahaya islam, belum ada yang tahu apa itu puasa Arafah. Puasa Arafah merupakan puasa hari raya arafah yang dilaksanakan pada hari ke-9 pada bulan dzulhijah. Puasa ini, tidak terikat dengan waktu. Melainkan  puasa yang diikat dengan tempat, bernama arafah yang ada di Saudia Arabia.

Ada juga yang menyebutkan bahwa puasa arafah ini berkaitan dengan mimpi nabi Ibrahim, ketika esok harinya Ia mengetahui makna dari mimpinya semalam. Kata “arafa” dalam bahasa arab berarti mengetahui.

Pelaksanaan puasa arafah ini, berdasarkan hadits Nabi Muhammad;

Dari Abu Qatadah Al-Anshariy (ia berkata),” Sesungguhnya Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah di tanya tentang (keutamaan) puasa pada hari Arafah?” Maka dia menjawab, “ Menghapuskan (kesalahan) tahun yang lalu dan yang sesudahnya.” (HR. Muslim no.1162 dalam hadits yang panjang)

Dijelaskan pula keistimewaan pada puasa Arafah ini, mampu menghapuskan dosa atau kesalahan di tahun sebelumnya dan ditahun yang akan datang. Sobat cahaya islam dapat melaksanakannya dengan niat,

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

“Aku berniat puasa sunah Arafah, esok hari. Karna Allah Ta’ala.”

Hari raya qurban telah ditetapkan oleh Majelis Ulama Indonesia, yakni jatuh pada tanggal 31 Juli 2020. Maka sobat cahaya islam dapat melaksanakan puasa arafah pada tanggal 30 Juli 2020. Sebelum pelaksanaan puasa arafah, ada baiknya melaksanakan puasa dzulhijah serta tarwiyah terlebih dahulu.

2. Keistimewaan bulan dzulhijah

Keistimewaan bulan dzulhijah, tidak hanya terdapat pada puasa arafah saja. Tetapi meliputi seluruh puasa pada 10 hari pertama bulan hari raya qurban ini.

Selain itu, memperbanyak dzikir mampu membuat pahala semakin berlimpah jika dilakukan pada bulan ini. Terutama untuk orang-orang yang berhaji. Dzikir yang perlu sahabat cahaya islam perbanyak, lafal tahlil, takbir, serta tahmid.

Dzulhijah disebut pula sebagai hari raya qurban, maka bagi orang-orang yang mampu diharuskan untuk memotong sapi, kambing, atau domba untuk berkurban. Rasulullah menyebutkan bahwa hukum qurban adalah sunnah yang dikuatkan atau sunnah muakkad. Qurban dijadikan sebagi bukti cinta kepada yang Maha Pencipta serta hewan yang dijadikan tunggangan di akhirat kelak. Sesuai sabda Rasulullah;

Aisyah menuturkan dari Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda, “Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah hewan itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya.” (Hadits Hasan, riwayat al-Tirmidzi: 1413 dan Ibn Majah: 3117)

10 hari pertama bulan dzulhijah keistimewaannya sangat banyak. Seperti puasa dzulhijah, tarwiyah, dan puasa arafah. Muslim yang baik tentu tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk mendapatkan banyak pahala serta ridho dari Allah.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!