Peringatan Hari Pahlawan, Refleksi Mental Heroik Para Syuhada

0
361
Peringatan hari pahlawan

Peringatan hari pahlawan – Tinggal menghitung hari, rakyat Indonesia akan memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November setiap tahunnya. Peringatan hari pahlawan yang selalu dijadikan momentum mengenang jasa pahlawan ini memang selalu ditunggu.

Rakyat Indonesia tidak pernah melupakan sejarah dimana para pahlawan gugur membela kemerdekaan dan harga diri bangsa.

Sobat Cahaya Islam, dalam momentum hari pahlawan ini, bagaimanakah sosok pahlawan dalam khasanah Islam? Siapa saja pahlawan yang paling berani membela agama Islam di medan perang?

Refleksi Para Syuhada Dalam Momentum Peringatan Hari Pahlawan

Allah SWT bersabda dalam Al Qur’an surah Ali Imran ayat 169 yang berbunyi,

وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ قُتِلُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَمْوَاتًا ۗ بَلْ اَحْيَاۤءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُوْنَۙ

Dan jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; sebenarnya mereka itu hidup di sisi Tuhannya mendapat rezeki,(QS Ali Imran : 169)

Dalam ayat tersebut disebutkan bahwa mereka yang gugur mengorbankan nyawanya di jalan Allah, mereka hidup abadi di sisi Allah dengan berbagai kemuliaan yang disandangnya.

Siapa sajakah sosok pahlawan yang sangat berjasa membela Islam pada zamannya?

1. Abu Bakar As-Shiddiq

Nama pertama yang terlintas pada saat mengenang jasa para sahabat Rasulullah adalah Abu Bakar As-Siddiq. Beliau adalah orang pertama yang memeluk agama Islam setelah istri Rasulullah yaitu Siti Khadijah.

Peringatan hari pahlawan

Abu Bakar senantiasa berada di sisi Rasulullah tanpa merasa takut sedikitpun. Bahkan beliau rela mengorbankan apapun demi perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan agama Islam.

2. Umar bin Khattab

Sobat Cahaya Islam, siapa yang tidak mengenal sahabat Rasulullah yang dijuluki Singa Padang Pasir ini? Umar merupakan musuh Rasulullah sebelum beliau mendapatkan hidayah dan memeluk agama Islam.

Setelah memeluk Islam, Umar bin Khattab menjadi sahabat yang berada di garda depan dalam memperjuangkan agama Islam. Beliau berperang dengan gigih dan menjaga Rasulullah kemanapun dan dimanapun Rasul berada.

3. Ali bin Abi Thalib

Sobat Cahaya Islam pasti sangat mengenal nama sahabat dan pejuang agama Islam yang sangat tangguh ini. Ali bin Abi Thalib mendampingi Rasulullah saat berhijrah dari Mekkah ke Madinah.

Beliau kemudian menikah dengan salah satu putri Rasulullah yaitu Fatimah Az-Zahra, namun wafat di tangan salah seorang penghafal Quran bernama Ibnu Muljam.

4. Thalhah bin Ubaidillah

Ketika perang Uhud pecah antara kaum Muslimin dengan kaum kafir Quraisy, Thalhah bin Ubaidillah merupakan pahlawan yang mati syahid mengorbankan nyawanya untuk melindungi Rasulullah yang saat itu telah terdesak.

Beliau menerima luka sabetan pedang sebanyak 70 luka,tidak terhitung jumlah luka akibat tusukan tombak dan panah. Bahkan pergelangan tangannya pun terpotong hingga akhirnya beliau gugur sebagai syuhada.

5. Khalid bin Walid

Pada masa Khalifah Al Rasyidun, Khalid bin Walid merupakan panglima perang yang sangat ditakuti. Beliau mendapat julukan sebagai Al-Mashul atau Pedang Allah Yang Terhunus.

Peringatan hari pahlawan

Julukan ini disandangnya karena beliau tidak pernah takut dan segan melawan siapa saja yang mengusik kaum Muslimin kala itu. Atas julukan ini, para musuh sangat segan dan takut kepada beliau.

Dalam pandangan Islam, pahlawan merupakan sosok yang sangat dikagumi dan dihormati.  Mental heroik yang merupakan refleksi dari kepahlawan tokoh-tokoh Islam diatas sesuai dengan isi surah At-Taubah ayat 20 yang berbunyi,

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَهَاجَرُوْا وَجَاهَدُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ بِاَمْوَالِهِمْ وَاَنْفُسِهِمْۙ اَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللّٰهِ ۗوَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفَاۤىِٕزُوْنَ

Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah, dengan harta dan jiwa mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah. Mereka itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan. (At-Taubah : 20)

Kaum muslimin harus bersedia mengorbankan harta, jiwa dan raganya di jalan Allah, sehingga kelak mendapatkan derajat yang sangat tinggi di sisi Allah SWT.

Refleksi peringatan hari pahlawan melalui tokoh Islam, menunjukkan bahwa perjuangan ini tidak harus berlangsung di medan perang namun bisa juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY