Mengobati sifat riya’ – Riya’ adalah salah satu penyakit hati yang sangat dibenci oleh Allah SWT. Riya’ merupakan sifat sombong atau cenderung membanggakan diri. Sehingga tidak jarang sifat riya’ ini menyebabkan seseorang merendahkan orang lain, menghina atau merasa orang lain tidak lebih baik. Tentu saja ini bukan sifat yang baik dan sungguh dapat membuat seorang muslim celaka.
Penyakit hati adalah penyakit yang sumbernya dari hati. Sehingga apabila rusak hati maka rusak seluruh anggota tubuh lainnya. Itulah kenapa penyakit hati sangat berbahaya karena dapat menjerumuskan kita pada perbuatan dosa besar. Dalam hal ini, salah satu penyakit hati yang berbahaya adalah riya’. Lalu bagaimana cara mengobati sifat riya’?
Mengobati Sifat Riya’, Ini Beberapa Cara Menurut Islam


Mengobati sifat riya’ tentu saja sangat penting agar tidak semakin dalam terjerumus dan celaka. Islam sendiri telah mengajarkan agar kaum muslimin menghindari sifat riya’. Sekecil apapun kesombongan yang ada dalam diri kita, itu tetap saja mendatangkan dosa besar. Itulah kenapa Allah membenci kesombongan seperti halnya hukum yang tertulis dalam ayat Al Quran mengenai riya’.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُبْطِلُوا صَدَقَاتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْأَذَىٰ كَالَّذِي يُنْفِقُ مَالَهُ رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian.
Ayat ini menjelaskan tentang apa itu riya’ dengan gambaran seseorang yang menafkahkan sebagaian hartanya namun menyebut-nyebutnya hingga menyakiti orang yang menerima sedekah tersebut. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk riya’. Tentu saja sikap ini menunjukkan bahwa seseorang tidak beriman kepada Allah SWT dan juga dapat menghilangkan pahala atas sedekah yang dilakukan.
Lalu bagaimana cara untuk mengobati sifat riya’?
Menentang Segala Bentuk Keinginan Riya’
Riya’ adalah salah satu perilaku syaitan, sehingga kaum muslimin dilarang untuk bersikap demikian. Untuk mengobati sifat riya’ ini salah satunya adalah dengan menentang keinginan untuk riya’. Sehingga kaum muslimin harus bisa mengontrol diri dan juga mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini agar kita menjadi takut untuk melakukan perbuatan yang menyimpang dari perintah Allah SWT.
Menyembunyikan Ibadah atau Amalan
Ketika seseorang melakukan ibadah atau suatu amalan seperti sedekah, menampakkan tindakan tersebut dapat mengundang perasaan riya’. Itu sebabnya, cara yang baik untuk mengobati penyakit hati berupa perasaan riya’ adalah dengan menyembunyikan ibadah atau amalan yang kita lakukan. Sehingga ini tidak menyebabkan dorongan untuk sombong.
Belajar Lebih Tulus
Bagi orang yang memiliki tujuan pamer, membanggakan diri tentu saja bukan hal mudah untuk menggunakan perasaan tulus. Namun hal ini dapat menjadi salah satu pelatihan bagi kaum muslimin agar tidak mudah terjerumus dalam keinginan atau inspirasi tentang hal-hal yang mengacu pada kesombongan.
Menghindari sifat riya’ – Penyakit hati adalah penyakit yang paling berbahaya dan dapat menjerumuskan pada kezaliman. Begitu juga dengan sifat riya’. Itu sebabnya, Allah melarang kaum muslimin untuk memelihara sifat tersebut agar mendapatkan keselamatan dalam hidup.
Catatan Kaki:
(1) – Surat Al-Baqarah Ayat 264





























