National Girlfriends Day dan Hukum Pacaran dalam Islam?

0
58
National Girlfriend Day

National Girlfriends Day – Peringatan ini jatuh pada tanggal 1 Agustus hari ini. Mungkin sebagaian orang bertanya-tanya termasuk sobat cahaya islam apa itu national girlfriends day.

National girlfriends day, berarti hari menyempatkan waktu dengan sahabat perempuan, bisa antara hubungan anak dan ibu, kakak dan adik perempuan atau hubungan dengan pacar.

Sejarah National Girlfriends Day

Sejarah awal mula diperingati hari persahabatan atau hari pacar dimulai pada tahun 2003 oleh Mistress Susan di halamannya savionaire.com. Dia mengatakan bahwa pada tanggal 1 Agustus setiap orang bisa membawa teman perempuanya pergi makan, jalan-jalan, pesta piyama, atau menghabiskan waktu bersama sepanjang hari.

Hari peringatan National Girlfriends Day biasanya hanya orang-orang Amerika saja yang memperingatinya. Seiring berjalannya waktu banyak perempuan dari seluru penjuru dunia mulai ikut memperingati. Hal ini bertujuan untuk meluangkan waktu agar bisa berkumpul bersama di tengah kesibukan yang ada.

Sebagai seorang muslim, tanpa harus ikut memperingati kita harus senantiasa menjaga tali silaturahim dengan sesama. Dilihat dari sisi buruknya, peringatan ini adalah untuk mendukung hubungan haram sebelum menikah antara laki-laki dengan perempuan atau biasa dikenal kata pacaran.

Lalu apa hukum pacaran dalam islam?

Hukum Pacaran Dalam Islam

National Girlfriend Day

Seperti Sobat Cahaya Islamketahui, Islam adalah pedoman hidup bagi seluruh umat manusia. Segala perilaku sudah diatur dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah termasuk  hubungan antara laki-laki dan perempuan.

Disebutkan dalam Q.S: An-Isra: 32

وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلً

Artinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra: 32).

Ayat ini menjeleskan untuk tidak mendekati zina. Sedangkan sobat cahaya islam tahu hubungan pacaran pada saat ini banyak menjurus kepada perzinahan.

Mulai dari berpegangan tangan, bahkan sudah banyak anak muda yang berpacaran dengan gaya kebarat-baratan yang sangat berpotensi melakukan perzinahan dengan melakukan sex bebas.

National GirlsFriends Day Ada Hubungannya dengan Pacaran, Ini 5 Akibat Buruk dari Pacaran

National Girlfriend Day

Kita tahu bahwa pacaran merupakan perkara yang mendekati zina. Allah SWT melarang zina dan hukumnya haram. Selain mendapat dosa, manusia akan mendapat dampak buruk dari zina. Apa saja dampak atau akibatnya?

1. Menurunkan Produktivitas

 Biasanya orang yang memiliki pacar lebih memproritaskan hubungannya dengan pacar, sehingga produktifitas dalam belajar, bekerja dapat menurun.

2. Melanggar Perintah Allah

Pacaran dianggap melanggar perintah Allah karena sudah mendekati perzinahan hal ini bertolak belakang dengan Q.S Al-Isra: 32 tadi.

3. Hidup Lebih Boros 

Seperti kita ketahui saat ini, pacaran biasanya akan melakukan berbagai cara agar pacarnya merasa bahagia. Tidak terkecuali dengan membelikan berbagai kebutuhan, atau sekedar membelikan makanan, atau memberikan uang secara cuma-Cuma. Hal inilah yang membuat hidup menjadi boros.

4. Menjadi Orang yang Tidak Jujur

Berpacaran tidak menutup kemungkinan untuk menjadi orang yang senang berbohong. Misalnya agar mendapat pujian dicap sholeh/ah, mengingatkan pacar untuk sholat wajib dan sholat sunnah.

Lalu setelah menikah perilaku itu tidak ada sama sekali. Sama saja dengan orang bermuka dua. Naudzubillah.

5. Senang Berkhayal

Berkhayal atau berandai-andai sudah kita ketahui dilarang oleh agama, karena bisa membuat manusia tidak bersyukur atas apa yang telah menjadi takdirnya.

Pacaran dapat membuat manusia senang berandai-andai dan berharap jodoh dengan pasangannya. Lalu tidak berjodoh dan malah menyalahkan takdir.

Dari penjelasan di atas, kesimpulan yang bisa Sobat Cahaya Islam ambil yaitu, bahwa segala sesuatu yang mendekati perzinahan harus dihindari. Salah satunya dengan tidak mengikuti peringatan National Girlfriends Day yang mendukung kepada perbuatan zina.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY