Lee Jong Suk Berulang Tahun yang Ke 31, Bagaimana Pandangan Islam Tentang Merayakan Ulang Tahun?

0
29

Lee Jong Suk – Pada hari Senin tanggal 14 September kemarin, Lee Jong Suk berulang tahun yang ke 31. Akan tetapi, pada saat itu Lee Jong Suk masih menjalankan tugas wajib militer yang dibebankan pemerintah Korea Selatan kepadanya. Meskipun demikian, banyak penggemar yang tetap mengucapkan selamat ulang tahun kepada Lee Jong Suk.

Sobat Cahaya Islam, islam mengajrakan kita untuk terus melakukan amal shaleh mengingat usia kita akan terus berkurang dan pada akhirnya kita akan meninggalkan kehidupan duniawi yang fana ini.

Coba kita pikirkan, setiap kita berulang tahun, umur kita bertambah akan tetapi usia kita untuk hidup di dunia ini berkurang. Akan tetapi, ada saja orang yang merayakan ulang tahun mereka. Lalu, bagaimana pandangan islam tentang merayakan ulang tahun?

Pandangan Islam Tentang Merayakan Ulang Tahun yang Dilakukan Lee Jong Suk

Ulang tahun bukan berarti kita kembali pada masa sebelumnya. Masa dimana pada saat itu kita terlahir ke dunia. Ulang tahun adalah sebuah pengingat betapa tuanya kita sekarang ini dan begitu cepatnya waktu berlalu. Selain itu, ulang tahun adalah sebuah pertanda bahwa masa hidup kita di dunia ini sudah berkurang satu tahun.

Akan tetapi, mengapa banyak orang yang justru merayakan berkurangnya satu tahun usia mereka dengan berulang tahun dan meniup lilin? Padahal, asal mula adanya ulang tahun ini berasal dari Mesir.

Pada saat itu, yang memerintah kerajaan di Mesir adalah Fir’aun. Bagi masyarakat Mesir, Fir’aun adalah seorang dewa atau tuhan bagi mereka. Sehingga mereka merayakan ulang tahun Fir’aun setiap tanggal kelahirannya telah waktunya tiba.

Sedangkan, islam melarang adanya acara ulang tahun. hal tersebut dikarenakan menyerupai kebiasaan masyarakat jahiliyah pada masa sebelum datangnya islam ke muka bumi ini.  Adapun hadist yang melarang untuk merayakan ulang tahun, yaitu:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031)

Hadist tersebut menjelaskan bahwa apabila kita mengikuti kebiasaan masyarakat jahiliyah, maka kita sama dengan masyarakat jahiliyah itu sendiri.

Adapun pandangan islam tentang merayakan ulang tahun, diantaranya adalah:

  1. Merayakan Ulang Tahun Adalah Bid’ah

Walaupun kita tidak berniat untuk merayakan ulang tahun denag meniup lilin, akan tetapi kita justru merayakannya dengan anak yatim piatu di panti asuhan. Hal tersebut tetap tidak diperbolehkan, karena merupakan suatu bid’ah yang artinya tidak ada ajaran dari Rasulullah mengenai hal tersebut.

  1. Dilarang Karena Menyerupai Kebiasaan Masyarakat Jahiliyah

Islam menjelaskan bahwa kebiasaan masyarakat jahiliyah adalah merayakan ulang tahun untuk para dewa mereka dan bersenang-senang ketika hari itu. Sedangkan menurut salah satu hadist, jika kita mengikuti kebiasaan suatu kaum maka kita akan termasuk ke dalam kaum tersebut.

  1. Serupa Dengan Orang yang Tidak Beragama Islam

Orang yang tidak beragama islam atau orang kafir suka membuat segala sesuatu yang bertentangan dengan ajaran islam. Kemudian, mereka akan membuat hal tersebut seperti suatu trend yang membuat semua orang menganggap hal itu tidak melanggar aturan islam.

Itulah pandangan islam tentang merayakan ulang tahun yang dilakukan Lee Jong Suk. Semoga kita sebagai umat islam selalu taat pada peraturan dalam islam. Sehingga kita tidak lagi menjadi masyarakat jahiliyah.

 

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!