Gempa Bumi Pacitan: Teguran Tuhan?

0
234
Gempa Bumi Pacitan Apakah Ulah Manusia

Gempa Bumi Pacitan – Tanggal 7 Juni 2023 dini hari, terjadi gempa yang terasa dari Pacitan hingga Yogyakarta. Selain gempa berkekuatan Magnitudo 6.0 tersebut, gempa memang kerap terjadi di Indonesia. Tak sedikit orang yang memanfaatkan situasi ini untuk menjadi viral dengan mengkait-kaitkan gempa dengan teguran Tuhan.

Sebagai umat Muslim, bolehkah kita menghubungkan bencana alam seperti gempa dengan adzab dari Allah? Agar tidak salah dalam memahami teguran Allah, ada baiknya sobat Cahaya Islam Simak dulu penjelasannya di bawah ini.

Gempa Bumi Pacitan Menurut Al-Qur’an

Memang, ada kelompok yang berpendapat bahwa bencana alam merupakan tindakan Allah menghukum manusia karena lalai dengan kewajiban mereka. Di sisi lain, kelompok lainnya berpendapat bahwa kita tidak perlu menyangkut-pautkan bencan alam dengan adzab atau teguran Tuhan.

Berdasarkan sudut pandang Al-Qur’an, semua peristiwa di dunia ini merupakan kehendak Allah. Bahkan, Allah sudah mencatat semuanya di Lauh Mahfudz. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur’an yang berbunyi:

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (1)

Jadi, gempa tidak punya status khusus yang membedakannya dengan kejadian lain. Semuanya atas izin Allah dan Allah telah merencanakannya sejak sebelum Allah menciptakan alam semesta ini.

Gempa Bumi Pacitan– Apakah Berkaitan dengan Ulah Manusia (Maksiat)?

Selanjutnya, apakah mungkin sebuah Allah membuat bencana alam seperti gempa karena ulah manusia yang kerap kali melakukan maksiat? Bisa saja seperti itu, seperti halnya yang pernah terjadi pada kaum Nabi Luth dan kaum-kaum lain yang tidak mau beriman hingga berakhir tragis.

Tapi, apakah tiap gempa maupun bencana alam lain merupakan teguran dari Tuhan? Tentu saja tidak. Berbicara tentang teguran Allah, semua hal bisa jadi bentuk teguran Allah. Allah tak segan untuk menegur hamba-hambanya agar kembali mengingat-Nya dengan banyak hal seperti sulit rezeki, sakit, gagal panen, dll. Bahkan, rasa berat untuk beribadah juga bisa menjadi teguran nyata dari Allah.

Selain itu, ada juga teguran Allah yang berupa kenikmatan seperti kesuksesan, kekayaan, hingga umur Panjang tapi banyak maksiat. Dalam Islam, teguran-teguran ini kita kenal dengan istilah istidraj.

Kesimpulan

Intinya, jangan terburu-buru memvonis bahwa korban gempa merupakan mereka yang mendapat adzab Allah. Pasalnya, hanya Allah yang tahu semua rahasia dari setiap kejadian. Sebagai umat Muslim, sobat Cahaya Islam harus percaya bahwa kejadian bencana alam seperti gempa yang terjadi di Pacitan hingga Yogyakarta adalah atas izin Allah. Apapun yang terjadi, kita hanya berkewajiban untuk terus menjadi hamba yang semakin taat.


Referensi:

(1) Al-Qur’an Surat Al-Hadid Ayat 22

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY