Ferry Irawan Sakit, Ujian untuk Menaikkan Level Keimanan

0
73
Ferry Irawan

Ferry Irawan – Beberapa hari ini, media tengah bersedih sebab beberapa artis sedang mengami kesakitan salah satunya Ferry Irawan. Di saat kondisinya sedang memburuk, Allah SWT memberinya cobaan melaui istrinya yang mengajukan gugatan cerai. Naudzubillah.

Sobat Cahaya Islam, bagi kaum muslimin masa sakit dapat umat artikan sebagai masa menggugurkan dosa yang telah lalu, begitu pula kiranya yang Ferry Irawan rasakan. Selain itu, sakit juga merupakan bagian dari ujian yang harus umat jalani agar bisa menambah level keimanan.

Bagaimana Umat Menanggapi Sakitnya Ferry Irawan tersebut?

Sobat Cahaya Islam, umat yang sedang sakit wajib mendapatkan haknya yakni mendapat kunjungan dari rekan maupun sahabat. Selain itu, umat yang sedang sakit juga berhak mendapatkan do’a ketika ada umat yang mengunjunginya. Mendo’akan orang yang sedang sakit saat mengunjungi merupakan aktivitas sunnah yang perlu umat lakukan agar mendapat ridho dari Allah SWT.

Namun, aktivitas sunnah ini nampaknya tak bisa umat lakukan secara maksimal karena bangsa sedang dalam masa pandemi. Hampir setahun lamanya pandemi menemani aktivitas umat, namun tanda kepergian virus ini sendiripun tak bisa diketahui secara pasti.

Dampak dari pandemi ini pun beragam, salah satunya sebagian umat tak dapat dikunjungi manakala sedang sakit. Sebab masa pandemi ini sangat mengkhawatirkan.

Nah, tentu saja sakit malah menjadi sebuah hal yang patut dicurigai sebab akan mendapat pasangka dari sebagian umat bahwa sakitnya adalah gejala Covid – 19.

Bagaimana Cara Agar Umat dapat Ikhlas Menghadapi Rasa Sakit?

Sobat Cahaya Islam, walaupun rasa sakit nyatanya adalah ujian yang Allah SWT peruntukkan bagi hambaNya, nyatanya tak semua mampu bersabar menghadapinya. Alih – alih bersabar, umat malah rentan menggugat Allah SWT dan tak mau menerima takdir sakit.

Sebab mereka merasa bahwa penyakit yang umat derita dapat menghambat kinerja serta aktivitas keseharian umat. Sehingga umat malah tidak ikhlas dalam menghadapi rasa sakitnya. Berikut beberapa rekomendasi cara ataupun langkah agar umat dapat menerima dengan ikhlas rasa sakit yang mereka derita

1.    Menguatkan Mindset Bahwa Rasa Sakit Datangnya dari Sang Pencipta

Ferry Irawan

Tentu sebelum umat berusaha untuk ikhlas dengan rasa sakit yang Sllah SWT berikan umat mengalami dilematis yamg luar biasa. Disi lain, ketidakikhlasan dalam diri hanya akan menjadikan diri merasa terbebani dengan rasa sakit yang umat derita. Sehingga alangkah lebih baik, bila umat ikhlas dan menghadapinya dengan penuh tawakkal.

2.    Menyadari kelemahan Sang Manusia

Setelah umat Islam merasa ikhlas dengan takdir yang Allah SWT berikan, maka langkah selanjutnya yakni dengan rajin melakukan muhasabah diri bahwa manusia adalah kaum lemah tak berdaya, sehingga adanya rasa sakit menjadi bukti bahwa umat kaum yang terbatas.

3.    Tetap Semangat Menjalani Hari dengan Meningkatkan Keimanan

Ferry Irawan

Selain itu, hal yang bisa umat lakukan yakni dengan senantiasa mendekatkan diri pada Allah SWT sebagai wujud dari peningkatan keimanan. Meningkatkan keimanan saat sedang sakit akan menjadi poin plus bagi umat agar senantiasa dapat mendapat ridho Allah Ta’ala. Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala dalam surat Al Baqarah ayat 148 :

وَلِكُلٍّ وِّجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيْهَا فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ اَيْنَ مَا تَكُوْنُوْا يَأْتِ بِكُمُ اللّٰهُ جَمِيْعًا ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Artinya : Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai Ferry Irawan yang sedang sakit serta bagaimana strategi agar umat dapat mendapatkan ridho dari Allah Ta’ala yang berlimpah walaupun sedang sakit. Semoga, ke depan umat dapat lebih menyadari bahwa dirinya adalah makhluk lemah sehingga tidak berjalan secara serampangan dalam hidup. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY