Demo Ponpes Al Zaytun, Apakah Termasuk Jalan Keluar yang Benar?

0
150
demo Ponpes Al Zaytun

Demo Ponpes Al Zaytun – Apabila terjadi sebuah masalah di tengah masyarakat, demo kerap kali menjadi upaya untuk menyelesaikannya. Hal ini juga terjadi dalam demo Ponpes Al Zaytun beberapa waktu lalu.

Namun tak jarang demonstrasi berakhir dengan hal yang tidak diinginkan. Bahkan sering kali demonstrasi bisa menyebabkan korban meninggal dunia.

Demo Ponpes Al Zaytun Berujung Nihil

Beberapa waktu lalu, terjadi aksi demo Ponpes Al Zaytun yang tergabung dalam FIM atau Forum Indramayu Menggugat. Sayangnya aksi demo tersebut berujung nihil alias tidak ada kesepakatan yang terjalin.

Massa aksi pun pada akhirnya bubar tanpa mendapatkan jawaban apapun terkait tuntutan mereka. Bahkan massa juga tidak sampai bertemu dengan pihak pengurus pondok pesantren.

Hal itu terjadi karena adanya masa tandingan yang sudah dipersiapkan oleh pihak pondok pesantren Al Zaytun. Demi menghindari terjadinya kericuhan, kepolisian pun melakukan penghalauan.

demo Ponpes Al Zaytun

Karena itulah, massa aksi dari FIM tak dapat mendekat ke gerbang pondok pesantren Al Zaytun. Syahid Mukhlisin selaku koordinator aksi menuturkan pihaknya merasa sedikit kecewa.

Kendati demikian, pihaknya mewanti-wanti supaya 5 tuntutan yang mereka suarakan dapat diakomodir. Kalau ponpes tidak memenuhi, massa mengancam akan melanjutkan aksi demo ke Jakarta.

Demonstrasi dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, aksi unjuk rasa seperti demo Ponpes Al Zaytun kerap dilakukan demi menyelesaikan masalah yang ada. Namun apakah aksi tersebut sesuai dengan ajaran islam?

Pasalnya demonstrasi adalah aksi yang dicetuskan oleh orang kafir. Sebagai orang kafir, tentu mereka tidak menghiraukan dalil dan akalnya.

Kemudian penyakit tersebut pindah ke negeri kaum muslim lewat pengaruh barat. Apalagi, demo sering kali diiringi dengan aksi tidak terpuji dan membahayakan.

Aksi demo pun banyak yang berujung kericuhan dan meresahkan sampai membahayakan masyarakat biasa. Oleh sebab itulah, tidak sedikit orang yang menentang adanya demo seperti ini.

Pandangan Islam Terhadap Aksi Demo

Sobat Cahaya Islam, berikut ini ada poin yang merupakan pandangan islam terhadap aksi demo:

1.       Demo Merupakan Bid’ah

Demo kerap kali orang gunakan untuk menolong agama Allah serta meninggikan derajat umat islam terutama di negeri islam. Dengan begitu, banyak orang yang menganggap demonstrasi termasuk ibadah dan bagian dari jihad.

demo Ponpes Al Zaytun

Padahal hukum asal ibadah merupakan terlarang, kecuali kalau ada dalil yang memerintahkannya. Jika melihat dari sudut pandang seperti ini, maka demonstrasi merupakan bid’ah.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

 مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.” (HR. Bukhari no. 20 dan Muslim no. 1718)

2.       Demo Termasuk Aksi yang Menyerupai Orang Kaf

Selain itu, di dalam demo juga ada tasyabbuh atau penyerupaan dengan orang kafir. Pasalnya demonstrasi tidak dikenal menurut sejarah kaum muslim kecuali setelah bercampur baur dengan orang kafir.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

 “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk darinya”. (HR. Abu Daud no. 3512)

3.       Pendemo Mengantarkan Jiwanya Menuju Siksaan dan Pembunuhan

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, di dalam demo akan terjadi bentrokan antara demonstran dan petugas keamanan. Tak jarang kaum muslim seperti menyerahkan dirinya untuk dihina dan disakiti.

Padahal Nabi Muhammad SAW bersabda:

لَا يَنْبَغِي لِمُسْلِمٍ أَنْ يُذِلَّ نَفْسَهُ قِيلَ وَكَيْفَ يُذِلُّ نَفْسَهُ قَالَ يَتَعَرَّضُ مِنْ الْبَلَاءِ لِمَا لَا يُطِيقُ

“Seorang mukmin tidak boleh menghinakan dirinya. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya : Bagaimana seorang mukmin menghinakan dirinya ? Beliau menjelaskan : (yakni) dia menanggung bencana diluar batas kemampuannya” [Musnad Ahmad, Hadits no. 22347]

Sobat Cahaya Islam, itulah pandangan islam terhadap aksi demonstrasi seperti demo Ponpes Al Zaytun.  Semoga saja ada upaya hukum yang tepat dan menjadi solusi dari masalah tersebut.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY