Az-Zahra Putri Dania Meninggal, Ini Amalan yang Bermanfaat Untuknya

0
346

Az-Zahra Putri Dania – Kabar duka kini menyelimuti dunia olahraga bulutangkis di Indonesia. Ini karena salah satu atlet terbaik tanah air yang bernama Az-Zahra Putri Dania meninggal dunia.

Jelas saja kabar meninggalnya Az-Zahra Putri membawa duka mendalam bagi saudara dan kerabat sesama rekan bulu tangkisnya. Para penggemar bulu tangkis di Indonesia pun turut mendoakan kepergian sang atlet.

Atlet Bulu Tangkis Az-Zahra Putri Dania Meninggal Dunia

Informasi meninggalnya Az-Zahra Putri Dania tersebar pada tanggal 27 Februari 2023 lalu dari PBSI secara langsung. Almarhumah meninggal dunia di usia muda tepatnya 19 tahun.

Kepergian mendadak Az-Zahra Putri yang secara mendadak itu membuat pihak PBSI terkejut serta menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya untuk sang atlet. Menurut pernyataan resmi PBSI, Az-Zahra Putri meninggal dunia karena mengalami sakit.

Sebagai informasi, PBSI mengkonfirmasi bahwa Az-Zahra Putri merupakan salah satu atlet jebolan pelatnas. Almarhumah juga pernah menjadi bagian dalam tim junior Indonesia di ajang Piala Suhandinata 2022 lalu.

Masih dalam pernyataan resmi PBSI, pihaknya mendoakan agar Az-Zahra Putri diterima amal ibadahnya di sisi Allah SWT. PBSI juga berharap agar keluarga almarhum mendapat ketabahan atas kepergiannya.

Amalan yang Sangat Bermanfaat untuk Mayit

Sobat Cahaya Islam, meninggalnya atlet Az-Zahra Putri Dania tentu membawa duka mendalam untuk keluarga dan penggemar bulu tangkis di Indonesia. Walaupun begitu, sebagai umat islam kita tak boleh terlalu lama terlarut dalam kesedihan.

Untuk membuat mayit atau jenazah lebih tenang di alam barzah, ada beberapa upaya yang ditujukan kepadanya. Sebab ada beberapa amalan orang lain yang tetap  bermanfaat bagi orang meninggal dunia.

Berikut ini ada beberapa amalan yang sangat bermanfaat untuk si mayit:

1.       Doa Muslimin untuk Mayit

Semua doa kaum muslimin untuk setiap muslim lainnya akan begitu bermanfaat sekalipun untuk si mayit. Hal ini tertuang dalam QS. Al Hasyr ayat 10 yang berbunyi:

 وَالَّذِينَ جَاءُوا مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالإيمَانِ وَلا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

“Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar), mereka berdoa: “Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang“.” (QS. Al Hasyr: 10)

Ayat tersebut menunjukkan bahwa bentuk kemanfaatan yang bisa orang hidup berikan kepada orang yang sudah meninggal dunia yaitu doa. Ayat di atas mencakup umum sehingga bisa diperuntukan kepada orang yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia.

2.       Menunaikan Qodho Puasa Ramadhan Mendiang

Puasa Ramadhan hukumnya wajib bagi semua orang yang masih hidup. Walaupun begitu, jika seseorang sudah meninggal dunia, maka qodho puasa yang masih belum almarhum atau almarhuma dibayarkan wajib diganti oleh ahli waris.

Hal ini tertuang dalam HR. Bukhari Nomor 1952 dan Muslim Nomor 1147 yang berbunyi:

 مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ صِيَامٌ صَامَ عَنْهُ وَلِيُّهُ

“Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki kewajiban puasa, maka ahli warisnya yang nanti akan mempuasakannya. ”

Karena itulah, para ahli waris yang masih hidup perlu membayar qodho puasa jenazah agar bermanfaat bagi mendiang.

3.       Sedekah dengan Mengatasnamakan Almarhum/Almarhumah

Selain itu, para ahli waris atau keluarga yang masih hidup juga bisa memberikan sedekah atas nama mayit. Hal ini sangat bermanfaat bagi almarhum atau almarhumah yang sudah meninggal dunia.

Ini tertuang dalam potongan HR. Bukhari Nomor 2756 yang berbunyi:

“… Apakah bermanfaat jika aku menyedekahkan sesuatu untuknya?’ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Iya, bermanfaat.’ Kemudian Sa’ad mengatakan pada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Kalau begitu aku bersaksi padamu bahwa kebun yang siap berbuah ini aku sedekahkan untuknya.”

Karena itulah, apabila ada kerabat atau keluarga yang meninggal dunia seperti Az-Zahra Putri Dania jangan menangisinya terus menerus. Amalkan beberapa amalan di atas, agar mendiang bisa mendapatkan pahala meskipun sudah meninggal dunia.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY