4 Tips Jadi Pemuda Jujur Anti Lip – Service

0
52
pemuda jujur

Pemuda jujur – Siapa sih yang tak senang dengan pemuda jujur? Pastilah banyak yang ingin berteman dengan mereka. Namun generasi yang jujur ini tentu tak mudah ditemui sekarang.  

Sobat Cahaya Islam, langkanya pemuda jujur jaman sekarang bisa saja terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya dari kondisi pergaulan jaman sekarang.

Bagaimana Umat Mencetak Pemuda Jujur?

Sobat Cahaya Islam, mencetak pemuda jujur bukanlah hal yang mudah sebagaimana membalikkan telapak tangan.

Sebagaimana hukum alamnya, kejujuran di jaman sekarang bukanlah hal yang terlalu dinomorsatukan. Sebab sedikit sekali generasi yang mampu dan mau mempertahankannya.

Alih – alih mengungkap kebenaran walaupun pahit, malah banyak yang sengaja diam dan bungkam.

Seperti halnya kekacauan di negeri ini. Mulai dari kondisi keluarga personal masing – masing bahkan sampai tataran perpolitikan negara.

Tentu ada campur tangan dari kebohongan yang secara terus menerus disampaikan oleh generasi. Naudzubillah.

Dalam Islam sendiri, tak selamanya pemuda harus untuk berbuat jujur. Hanya saja, kondisinya harus sesuai dengan metode syar’i yang ada.

Misalnya, berbohong kepada lawan musuh di medan perang.

Bayangkan saja, bagaimana jadinya pasukan Islam bila selalu jujur dengan lawan? Pasti nanti akan kalah dan tertaklukkan.

Tips Menjadi Pemuda yang Jujur

Agar bisa meraih predikat jujur, tentu ada beberapa tips yang perlu generasi lakukan. Simak di bawah ini ya!

1.    Mematangkan Aqidah dalam Diri

pemuda jujur

Tips pertama yang harus umat lakukan yakni senantiasa mematangkan aqidah.

Aqidah yang matang ditandai dengan kondisi sang generasi yang mampu membedakan antara hal buruk dan baik berdasarkan syariat Islam.

Sebagaimana yang umat ketahui, bahwa mayoritas umat hari ini lebih sering menjadikan perasaannya sebagai landasan untuk menentukan hukum tertentu.

2.    Membentengi Diri dari Kebohongan

Langkah selanjutnya dari kematangan aqidah, yakni menjadikan generasi untuk berusaha membentengi diri dari berbagai aktivitas yang bohong.

Mengapa demikian? Sebab umat hari ini lebih rentan dan mudah untuk terjerat dengan berbagai pergaulan yang penuh dengan kebohongan baik melalui pencitraan dan yang lainnya. Kehadiran sosial media dan akses informasi yang cepat seharusnya menjadikan generasi lebih produktif dengan amalan baik. Namun, malah yang terjadi sebaliknya.

Mereka lebih sering terjerumus pada berbagai #challenge tak bermanfaat seperti berjoget ria, membuka aurat bahkan sampai mengungkapkan aib. Terlebih bagi seorang wanita yang harusnya menjaga muru’ah.

Hal ini sebagaimana apa yang telah tersampaikan dari lisannya Rasulullah SAW yakni :

عَنْ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعُوْد رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ ، فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ إِلَى الْبِرِّ ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِيْ إِلَى الْجَنَّةِ ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِّيْقًا ، وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ ، فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِيْ إِلَى الْفُجُوْرِ ، وَإِنَّ الْفُجُوْرَ يَهْدِيْ إِلَى النَّارِ ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّابًا

Artinya : Dari ‘Abdullâh bin Mas’ûd Radhiyallahu anhuma, ia berkata: “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Hendaklah kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan seseorang ke Surga. Dan apabila seorang selalu berlaku jujur dan tetap memilih jujur, maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah oleh kalian berbuat dusta (berbohong), karena dusta membawa seseorang kepada kejahatan, dan kejahatan mengantarkan seseorang ke Neraka. Dan jika seseorang senantiasa berdusta dan memilih kedustaan maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai pendusta (PEMBOHONG).’” [HR Bukahari, Muslim, Abu Dawud,At Tirmidzi, Al Baihaqi, Ibnu Hiban]

3.    Mencari Kawan Sevisi – Misi

pemuda jujur

Salah satu strategi manjur untuk menghindarkan diri dari godaan pemuda maksiat yakni memilih lingkungan yang kondusif.

Sebisa mungkin umat harus bisa mencari kawan yang memiliki visi misi sama yakni untuk perjuangan kebenaran Islam.

Sebab tak semua generasi mampu membentengi diri dengan keimanan yang kuat. Alih – alih mewarnai individu lain dengan keimanannya, malah terwarnai dan akhirnya lupa akan tujuan awal di lingkungan tersebut.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai pemuda jujur dan beberapa tips untuk menjadi garda terdepan bagi peradaban Islam yang Gemilang. Semoga ulasan artikel ini dapat menjadi insight baru bagi generasi dimanapun berada. Aamiin Yarobbal ‘Aalamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY