Menjadi Pemuda Fathonah di Era Bebas

0
446
pemuda Fathonah

Pemuda Fathonah – Bagi keluarga muslimin, siapa sih yang tak ingin anaknya menjadi pemuda Fathonah? Kira- kira pemuda dengan sifat seperti ini bagaimana ya? Pasti akan memiliki banyak teman.

Selain itu, tentu pemuda seperti ini akan mendapat peluang pahala yang besar dan ridho dari Allah Ta’ala.

Sobat Cahaya Islam, menjadi pemuda fathonah di era serba bebas hari ini tentu tidaklah mudah. Akan ada banyak tantangan dan hambatan yang harus kalian lalui.

Ya namanya juga ingin menjadi hamba Allah yang terbaik. Usahanya tentu harus lebih dong.

Bagaimana Seharusnya Muslim Mengambil Sikap Terkait Pemuda Fathonah?

Sobat Cahaya Islam, menjadi pemuda fathonah merupakan sebuah hal yang perlu untuk diperjuangkan. Hanya saja, tak semua kaum muslimin memiliki pemahaman yang serupa.

Malah sebagian besar ada yang malah mengikuti arus pergaulan bebas. Sehingga, alih – alih menjadi pemuda yang cerdas malah jadi generasi disruptif.

Hal yang perlu umat ketahui yakni terkait makna dari fathonah sendiri. Dalam Islam, pemuda yang fathonah adalah orang – orang yang cerdas.

Cerdas bukan berarti hanya sekedar paham intelektual saja, namun juga dapat membedakan antara hal yang baik dan buruk.

Sebisa mungkin agar amalan tersebut sesuai dengan syariat Islam bukan malah berdasar penafsiran manusia.

Bayangkan saja, kalau baik dan buruk maupun benar salah harus terukur dengan penilaian manusia, lantas dimana peran sesungguhnya Islam sebagai filter umat yang sempurna?

Tips Menjadi Pemuda yang Fathonah

Sobat Cahaya Islam, pemuda yang Fathonah tentu bukan predikat yang mampu umat raih dengan mudah. Ada beberapa hal yang harus umat lakukan. Simak langkah – langkahnya di bawah ini ya:

1.    Mematangkan Aqidah

pemuda Fathonah

Tips pertama yang harus umat wujudkan yakni berusaha untuk mematangkan aqidah dalam diri. Kematangan aqidah adalah hal wajib yang perlu disegerakan oleh umat.

Hal ini akan membantu mereka untuk dapat memahami hukum dari segala aktivitas yang mereka lakukan. Jika umat sudah mendalami syariat, tentu karakter fathonah akan mudah melekat dalam diri umat.

Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat An Nisa ayat 80 yakni :

مَنْ يُّطِعِ الرَّسُوْلَ فَقَدْ اَطَاعَ اللّٰهَ ۚ وَمَنْ تَوَلّٰى فَمَآ اَرْسَلْنٰكَ عَلَيْهِمْ حَفِيْظًا ۗ

Artinya : Barangsiapa menaati Rasul (Muhammad), maka sesungguhnya dia telah menaati Allah. Dan barangsiapa berpaling (dari ketaatan itu), maka (ketahuilah) Kami tidak mengutusmu (Muhammad) untuk menjadi pemelihara mereka.

2.    Berkomitmen untuk Menjadi Pemuda Pembelajar

pemuda Fathonah

Selain kematangan aqidah, jangan lupakan untuk senantiasa terus belajar dimanapun berada. Sebab salah satu unsur pembentuk kematangan dalam beraqidah adalah jiwa pembelajar yang tinggi.

Libatkan diri dengan lingkungan orang – orang yang senantiasa belajar dan memahami Islam.

3. Tak Berkeluh Kesah

Tips ketiga yang perlu umat pahami yakni jangan sampai mudah untuk berkeluh kesah. Sebab keluhan hanya akan menjadikan kecerdasan dalam diri umat luntur dan malah punah.

Sebab sesuatu yang baik jika tak dipupuk dengan kontinuitas belajar akan menumpulkan intelektualitas umat.

Selain itu, di era disruptif ini malah sering terdapat fakta bahwasannya umat suka berkeluh kesah hanya lantaran masalah sepele. Padahal, umat Islam harusnya perlu mengejar cita-cita menjadi yang terbaik.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai Pemuda Fathonah dan beberapa tips untuk konsisten.

Semoga artikel ini dapat menjadi insight dimanapun umat berada. Berat memang untuk mencoba menjadi pemuda berkarakter ala kepribadian Islam.

Namun, berat tidak berarti tak mungkin bukan? Umat pasti bisa melawan dan menjadi pemuda ideal. Semangat!

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY