Tes Sperma Puasa Berapa Hari? Begini Penjelasannya Berdasarkan Hukum Islam

0
257
tes sperma puasa berapa hari

Tes sperma puasa berapa hari – Pertanyaan paling umum yang diajukan saat akan mengetes kesehatan sperma adalah tes sperma puasa berapa hari?. Sebab, timbul simpang siur mengenai hal tersebut sehingga membuat banyak orang kebingungan.

Bagi Sahabat Cahaya Islam yang ingin tahu mengenai pembahasan tersebut, sebaiknya simak sampai tuntas penjelasan di sini.

Menjawab Pertanyaan Tes Sperma Puasa Berapa Hari Berdasarkan Hukum Islam

Setelah penulis mencari sumber-sumber pendukung, ternyata belum ditemukan pembahasan mengenai keharusan berpuasa sebelum tes sperma. Berpuasa yang dimaksud adalah menahan dari dari makan dan minum.

Mengaitkan dengan hukum Islam, tes kesehatan sperma sebaiknya tidak dilakukan pada saat menjalankan puasa. Hal ini disebabkan karena proses pengeluaran sperma biasanya dilakukan dengan onani.

tes sperma puasa berapa hari

Sementara itu, onani adalah salah satu penyebab batalnya puasa seseorang. Keterangannya ada dalam kitab Al-Majmu’ berikut ini:

 إذا استمنى بيده وهو استخراج المنى افطر بلا خلاف عندنا لما ذكره المصنف

Terjemah: Bila seseorang melakukan onani dengan tangannya, yaitu upaya mengeluarkan sperma, maka puasanya batal tanpa ikhtilaf ulama bagi kami sebagaimana disebutkan oleh penulis matan (As-Syairazi). (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, [Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah: 2010 M], juz VI, halaman: 286).

Lebih lanjutnya dijelaskan bahwa seorang yang melakukan onani tidak dibebani kafarat. Sebab, berdasarkan hukum Islam, kafarat dijatuhkan pada orang yang jima atau melakukan hubungan suami istri. Berikut sumber rujukannya:

 ولو أفسد صومه بغير الجماع كالأكل والشرب والاستمناء والمباشرات المفضية إلى الانزال فلا كفارة لأن النص ورد في الجماع وما عداه ليس في معناه هذا هو المذهب الصحيح المعروف

Terjemah: Bila seseorang merusak puasanya dengan selain jimak (hubungan seksual), yaitu makan, minum, onani, dan kontak fisik yang menyebabkan ejakulasi, maka tidak ada kafarat karena nash hanya berbicara soal jimak. Sedangkan aktivitas selain jimak tidak termasuk dalam kategori jimak. Ini pandangan shahih dan terkenal mazhab Syafi’i. (Lihat Imam An-Nawawi, 2005 M/1425-1426 H: II/261).

Maksud Puasa Sebelum Tes Sperma Menurut Ahli Kesehatan

Bukan puasa menahan lapar dan haus, puasa sebelum tes sperma yang dimaksud adalah puasa mengeluarkan sperma, baik dengan onani atau hubungan seksual. Jangka waktunya tidak begitu lama, minimal 3 hari dan maksimalnya 5 hari.

tes sperma puasa berapa hari

Tindakan tersebut bertujuan agar sperma yang keluar saat tes bisa maksimal. Dengan begitu dokter lebih mudah dalam memeriksa kesehatan sperma. Membahas persiapan sebelum tes sperma, berikut penjelasan lebih lengkapnya:

  • Hindari aktivitas mengeluarkan sperma setidaknya 72 jam sebelum tes
  • Dua hingga lima hari sebelum tes, jangan minum alkohol dan kopi
  • Jangan mengonsumsi obat-obatan yang mempengaruhi hormon
  • Pada pasien yang menjalani prosedur vasektomi, tes sperma bisa dilakukan 8-12 minggu setelah prosedur.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, tes sperma akan dilakukan dengan prosedur khusus. Penasaran dengan bagaimana prosesnya? Simak penjelasan di bawah ini:

  • Dokter akan memberikan wadah untuk menampung air mani
  • Pasien diminta memasuki sebuah ruangan khusus
  • Sebelum melakukan mastrubasi, pasien sebaiknya mencuci tangan terlebih dahulu
  • Di dalam ruangan, posisikan diri senyaman mungkin
  • Kemudian, pasien dapat melakukan mastrubasi
  • Tampung air mani yang keluar ke dalam wadah yang telah dipersiapkan
  • Setelah air mani terkumpul, tutuplah wadah tersebut
  • Berikan sampel air mani yang telah terkumpul di dalam wadah ke tenaga medis untuk kemudian diperiksa di laboratorium

Kesimpulannya, tes sperma puasa berapa hari yang dimaksudkan adalah puasa mengeluarkan sperma. Hal itu perlu dilakukan setidaknya 3 hari sebelum menjalankan tes.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY