Sumpah Pemuda: Makna dan Perjuangannya di Mata Allah

0
26

Sumpah Pemuda – Pada Rabu 28 Oktober 2020, Indonesia kembali diperingati peristiwa Sumpah Pemuda. Peristiwa ini berperan besar bagi bangsa Indonesia pada 28 Oktober 1928. Makna yang terkandung di dalamnya ialah nilai-nilai persatuan bangsa. Serta menumbuhkan kebanggaan terhadap tanah air.

Sebagai generasi muda, kita harus menjaga keutuhan bangsa kita. Terlebih  lagi di perkembangan teknologi yang serba canggih ini, generasi muda dituntut untuk menggunakannya secara bijak.

Sobat Cahaya Islam, sumpah nasionalisme dilakukan pada wilayah tertentu. Namun dalam Islam Rasulullah SAW mengatakan bahwa sumpah yang sangat agung ialah sumpah kepada Allah SWT.

Kalimat yang teguh dan tauhid mencetak pemuda harapan dunia yang mampu mengubah sejarah. Rasulullah SAW mempersiapkan para pemuda dengan aqidah yang baik agar menjadi pempimpin yang amanah kedepannya.

Sumpah Pemuda dan Perjuangannya di Mata Allah

Kata-kata pemuda dalam ayat Al Quran disebut sebagai fatan, sebagaimana dalam firman Allah SWT pada surat berikut:

قَالُوا۟ سَمِعْنَا فَتًى يَذْكُرُهُمْ يُقَالُ لَهُۥٓ إِبْرَٰهِيمُ

“Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim”. (Al-Anbiya:60)

نَّحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَأَهُم بِٱلْحَقِّ ۚ إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ ءَامَنُوا۟ بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَٰهُمْ هُدًى

Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk. (Al-Kahfi:13).

Ayat ini menceritakan kisah pemuda-pemuda Ashabul-Kahfi, yakni berusaha dalam keyakinan akidah.

5 Cara Memaknai Sumpah Pemuda

1. Menjaga Budaya Indonesia

Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama atau pun ras. Kita bisa mempelajari budaya masing-masing dan menjaganya. Selain itu kita juga harus saling menghormati perbedaan agar Indonesia menjadi negara yang penuh kesatuan.

2. Berkontribusi Untuk Bangsa

Sebagai pemuda kita adalah pemegang masa depan negara kita. Sehingga kita harus ikut berkontribusi melakukan hal positif, contohnya tidak menyebar luaskan berita hoaks, mengikut kegiatan karang taruna atau kerja bakti.

3. Berbahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Meski pandai berbahasa asing sangat diperlukan saat ini, namun sebagai warga negara yang baik kita tidak boleh melupakan bahasa Indonesia. Sesekali mencari kosa kata yang baru dan mencari maknanya di KBBI.

4. Cintai Produk Lokal

Saat ini banyak produk lokal yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar negeri. Namun orang masih banyak meremehkannya karena merknya belum setenar merk di luar negeri.

Sebagai generasi muda yang baik kita harus membiaskan diri untuk menggunakan produk lokal. Karena menggunakan produk lokal sama dengan mendukung perekonomian nasional.

5. Toleransi

Saling menghargai meski berbeda budaya, agama, atau pun ras harus dikembangkan, bahkan sejak kecil. Sehingga kita akan menjunjung kebersamaan dan memutus steorotip negatif terhadap keberagaman.

Demikianlah memaknai peringatan Sumpah Pemuda dan perjuangannya di mata Allah.  Semoga generasi muda Indonesia tetap menjadi generasi yang menerapkan nilai-nilai Pancasila.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY