Pertemuan Jepang dan Korut Bahas Penculikan, Ini Pandangan Islam Terhadap Penculikan

0
250
pertemuan Jepang dan Korut

Pertemuan Jepang dan Korut – Dalam kehidupan bernegara tak jarang terjadi konflik atau perseteruan antara kedua negara. Baru-baru ini, dilakukan pertemuan Jepang dan Korut ketika hubungan keduanya semakin memanas.

Menurut informasi yang beredar, pertemuan antara Jepang dan Korea Utara membahas tentang penculikan. Pelaku penculikan adalah Pyongyang terhadap warga Jepang di masa lalu.

Pertemuan Jepang dan Korut Membahas Penculikan

Berdasarkan keterangan media setempat, pertemuan Jepang dan Korut bukan kali pertama berlangsung. Kabarnya para pejabat Jepang dan Korut sudah dua kali bertemu di negara ketiga.

Pertemuan sebelumnya terjadi di China dan Singapura. Pihak Korea Utara sejatinya menganggap masalah tentang penculikan sudah selesai.

Tetapi, laporan harian Dong-A Ilbo mengatakan bahwa pembicaraan masih saja berlanjut. Tokyo dan Pyongyang kemungkinan besar mengadakan pertemuan dengan tingkatan yang lebih tinggi di masa depan.

Sebelumnya, Jepang sudah memberitahu Amerika Serikat tentang pertemuan tingkat kerja itu. Tokyo sejatinya meminta pemulangan 12 korban yang mana Korea Utara secara resmi sudah menculiknya pada 1970 dan 1980-an silam.

Sebelumnya, lima korban penculikan sudah berhasil dibawa kembali ke negara Jepang pada tahun 2002 silam. Laporan media setempat juga mengatakan tampaknya Korut sudah menilai bahwa berdialog dengan Tokyo bisa mendorong perpecahan antar negara.

Penculikan dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, pertemuan Jepang dan Korut sejatinya diperlukan demi keamanan kedua negara. Mengingat, penculikan merupakan kejahatan yang begitu meresahkan masyarakat.

Di Indonesia, marak terjadi penculikan dengan korban dari berbagai lapisan usia, terutama anak-anak. Penculikan terhadap anak merupakan sebuah tindakan yang begitu keji.

Bukan hanya itu, penculikan anak juga berdampak buruk terhadap anak-anak, keluarga, serta masyarakat luas.

pertemuan Jepang dan Korut

Agama islam jelas melarang dengan tegas kejahatan penculikan terjadi. Apalagi jika penculikan tersebut berakhir dengan penyiksaan dan pembunuhan terhadap korbannya.

Padahal Nabi Muhammad SAW senantiasa menganjurkan umatnya untuk berbuat baik terhadap siapapun. Selain itu, Allah juga melarang pembunuhan tanpa ada sebab yang pasti.

Cara Mencegah Penculikan dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, berikut ini ada beberapa cara yang bisa Sobat lakukan demi mencegah terjadinya kejahatan penculikan terutama terhadap anak.

1.       Orang tua Harus Memantau Aktivitas Anak-Anak

Langkah pertama dalam mencegah penculikan anak-anak yang sesuai dengan ajaran islam yaitu orang tua harus memantau setiap aktivitasnya. Orangtua memiliki tanggung jawab yang besar terhadap anaknya.

Karena itu, penting bagi orangtua senantiasa memantau aktivitas anak-anak dan tidak pernah menyia-nyiakannya. Nabi Muhammad SAW bersabda:

كَفَى بِالْمَرْءِ إِثْمًا أَنْ يُضَيِّعَ مَنْ يَقُوتُ

“Cukuplah seseorang itu dikatakan berdosa karena ia telah menyia-nyiakan orang yang berada di bawah tanggung jawabnya.” (HR. An-Nasa’i dan Al-Hakim. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

2.       Orangtua Harus Mengajarkan Anak Waspada Terhadap Orang Asing

Bukan hanya itu, orang tua juga perlu senantiasa waspada terhadap orang asing. Penting juga untuk selalu mengajarkan anak-anak tentang bahaya orang asing.

Dengan begitu, anak akan selalu waspada terhadap orang asing dan tidak mudah percaya. Terlebih, orang tua terutama ayah bertanggung jawab terhadap seluruh keluarganya, termasuk anaknya.

Karena itu, penting untuk mengajarkan sikap waspada terhadap anak demi menjamin keamanannya. Ini sejalan dengan:

إِنَّ اللهَ سَائِلٌ كُلَّ رَاعٍ عَمَّا اسْتَرْعَاهُ أَحَفِظَ ذَلِكَ أَمْ ضَيَّعَ؟ حَتَّى يَسْأَلَ الرَّجُلَ عَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ

Sesungguhnya Allah akan bertanya kepada setiap pemimpin tentang apa yang dipimpinnya. Apakah ia pelihara ataukah ia sia-siakan, hingga seseorang ditanya tentang keluarganya”[Hadits shahih: Diriwayatkan oleh an-Nasa-i dalam ‘Isyratun Nisaa’ no. 292] 

3.       Berdoa untuk Kebaikan Anak

Penting juga untuk senantiasa berdoa memohon kebaikan anak dan seluruh keluarga Sobat dari bahaya penculikan atau apapun. Allah SWT berfirman:

  “Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong yang tidak mau menyembahKu akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS. Gafir: 60).

pertemuan Jepang dan Korut

Sobat Cahaya Islam, seperti itulah kiat-kiat agar terhindar dari penculikan yang sesuai dengan ajaran islam. Semoga saja dengan pertemuan Jepang dan Korut tidak memicu lagi terjadinya kasus serupa.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY