Memahami Depresi, Kurang Ibadah dan Cara Mengatasinya dengan Doa dan Iman

0
192
memahami Depresi dan Kaitannya dengan Kurangnya Ibadah

Memahami Depresi – Sebenernya adalah sebuah hal yang ironis. Ketika dunia berputar begitu cepat dan segala kemudahan berada di depan mata kita. Namun, statistik menyatakan data tingginya tingkat depresi orang orang di zaman modern ini. Kalo kata orang orang tua sih, mungkin hal ini karena kurang ibadah! Pro kontra sih soal hal ini, kita bahas yuk tentang hal ini, agar kita lebih jauh dan cermat bisa memahami depresi itu sendiri.

Memahami Depresi dengan Doa dan Komunikasi dengan Pencipta Kita

Depresi seringkali membuat seseorang merasa sangat sendirian dan terisolasi. Berdoa dan merenungkan iman dapat membantu mengatasi perasaan ini dengan mengingatkan seseorang tentang keberadaan Allah dan keyakinan bahwa Dia selalu hadir dalam setiap langkah dan nafas kita sebagai hambaNya.

Bekomunikasi dengan Allah di keheningan malam. Kemudian memahami tanda tanda jawabannya dalam kehidupan kita adalah cara baik untuk memahami depresi kita. Islam ajarkan kontemplasi. Lakukan hal itu dalam doa anda, meskipun dengan tangis dan peluh yang menetes deras. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ

“Dan apabila para hambaKu bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan pinta orang yang berdoa apabila ia memohon (dengan ikhlas) kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu melaksanakan perintahKu, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran“. (Al-Baqarah ayat 186).

Selain itu, Doa juga bisa membantu mengatasi kekhawatiran dan kecemasan yang seringkali menyertai depresi. Dalam doa, seseorang dapat menyerahkan kekhawatiran mereka kepada Allah dan mencari perlindungan dari-Nya.

Doa dan Iman Menghantarkan Penghargaan Nilai Diri, Kedamaian dan Semangat untuk Bertindak

Doa adalah cara untuk berkomunikasi dengan Allah. Melalui doa, seseorang dapat mencurahkan perasaannya, berbicara tentang kesulitan yang dihadapi, dan mencari kekuatan untuk menghadapinya. Banyak orang yang mengalami depresi merasa tenang setelah berdoa. Dan pada kenyataannya, depresi seringkali membuat seseorang merasa tidak berharga atau tidak berguna. Iman dalam Allah dapat mengingatkan seseorang bahwa mereka memiliki nilai dalam pandangan-Nya, dan doa bisa menjadi cara untuk mencari bimbingan dan tujuan dalam hidup.

Selanjutnya, secara otomatis orang yang berdoa dan menaikkan level keimanan akan berusaha menjadi insan yang lebih bertaqwa. Iman dalam Allah dan doa dapat memberikan inspirasi untuk bertindak. Seseorang mungkin merasa didorong untuk mencari bantuan medis atau terapi, menjalin hubungan dengan orang lain, atau melakukan tindakan positif lainnya untuk mengatasi depresi.

Disisi lain, Iman juga dapat mengingatkan seseorang tentang nilai kesabaran dan harapan. Meskipun depresi bisa sangat sulit, iman dalam Allah dapat memberikan harapan bahwa perbaikan adalah mungkin, dan kesabaran adalah salah satu nilai yang dianjurkan dalam Islam.

***

Jadi dari penjelasan singkat artikel kali ini ada lho ternyata hubungan antara depresi dan kurangnya ibadah. I know mungkin bagi sobat sobat cahaya islam yang doyan belajar atau memang tahu betul soal psikologi akan cukup menyinyir dan mengatakan bahwa depresi tidak sesimpel itu. Memang depresi sangatlah rumit dan memiliki banyak sekali faktor sebabnya. Diagnosa dan observasi adalah hal penting dalam usaha menyadari dan proses penyembuhan. Namun kita hanya ingin connect the dots aja, bahwasanya depresi juga terkait erat dengan kurang dekatnya seseorang dengan Allah. Karena salah satu hal yang menyejukkan jiwa adalah kedekatan spiritual hamba dengan TuhanNya. Semoga dengan ini kita bisa menjadi lebih termotivasi untuk lebih dekat dan banyak beribadah kepada Allah ya. Aamiin

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY